
Tidak ada balasan sepatah katapun dari Yi Bo Ataupun Bao Tang saat ini , keduanya meringkuk lantai bersama yang lainnya , termasuk juga Bao Chen yang kini sudah pingsan akibat tidak bisa menahan rasa sakit yang ada di tubuhnya saat ini
setelah dirasa cukup memberikan pelajaran bagi Yi Bo dan yang lainnya , Lin Feng membawa Ling Ling keluar dari Aray yang menutup tempat itu meninggal kan mereka semua di sana
'Nikmatilah saat saat terakhir kalian di sana , karena sebentar lagi tempat ini akan menjadi kuburan kalian, dan aku harap di kehidupan selanjutnya kalian semua bisa merubah sifat kalian , jika tidak aku tidak akan keberatan untuk membunuh kalian sekali lagi ' Terdengar suara Lin Feng menggema di telinga Yi Bo dan yang lainnya , tapi tidak ada reaksi dari mereka karena saat ini mereka semua sudah pasrah dengen nasib Mereka saat ini , mau marah atau menyesal pun sudah tidak ada gunanya , justru mereka berterimakasih pada Lin Feng karena membiarkan mereka mati di markasnya sendiri , tanpa siksaan lebih lanjut apalagi Lin Feng dengan baik hati tidak menghancurkan jiwanya , karena jika itu terjadi mereka tidak akan bisa bereinkarnasi nantinya
sementara di luar , bangunan yang sbelumnya nampak megah itu kini sudah hancur menjadi puing puing dengan mayat berserakan di segala penjuru tempat itu , hanya tersisa bangunan tempat Lin Feng sebelum nya berada yang Samapi saat ini masih belum hancur seperti bangunan lainnya ,
Tak lama setelah itu datang Fan Bo di ikuti yang lainnya menghadap Lin Feng dan Ling Ling , sementara untuk pasukan mereka sudah berjejer rapi di depan reruntuhan markas topeng malam yang sudah rata itu
"Lapor Dewa agung , Dewi agung , Tugas sudah di selesaikan , mohon untuk memberikan perintah lanjutan pada kami , "Fan Bo menundukkan kepalanya saat tiba di hadapan Lin Feng dan Ling Ling , begitupun dengan empat orang lainnya
"Baiklah , perintahkan pada pasukan kalian untuk mengumpulkan semua mayat yang ada di tempat ini kemudian bakar semuanya agar tidak menjadi penyakit di kemudian hari , dan terkahir kalian hancurkanlah bangunan yang masih berdiri itu , karena di dalam nya masih ada Yi Bo dan bawahan nya yang masih hidup, tapi mereka sudah tidak bisa bergerak kemana mana karena aku sudah mengurung mereka disana , jadikan tempat ini kuburan mereka dan jika ssmuanya sudah selesai silahkan kalian temui kami berdua di hutan kecil yang tak jauh dari tempat ini " Setelah mengatakan itu tubuh Lin Feng dan Ling Ling langsung lenyap dari pandangan mereka berlima
"kalian semua tentu sudah mendengar apa yang di katakan oleh dewa agung sbelumnya , cepat kerjakan jangan sampai membuat dewa agung menunggu kita terlalu lama " Setelah kepergian Lin Feng dan Ling Ling , Fan Bo lengsung memerintah kan semua pasukan yang ada di sana untuk mengerjakan apa yang di perintahkan kan oleh Lin Feng sebelum nya , Sementara diri nya bersama 4 penguasa wilayah lainnya langsung mengahncurkan bangunan besar yang masih berdiri di tengah tengah markas tersebut.,
Yang membuat bangunan tersebut Langsung ambruk dan menimbulkan ledakan saat bangunan tersebut terkena serangan gabungan mereka, bahkan bangunan tersebut langsung menjadi serpihan kecil saat ini dan menciptakan kawah di sana , sementara para pasukan yang tengah bertugas mengumpulkan mayat mayat disana tidak terkena dampak dari penghancuran bangunan tersebut karena memang mereka berlima hanya menargetkan satu tempat itu saja
mereka semua membutuhkan waktunya hampir setengah jam untuk untuk mengumpulkan mayat mayat itu , Mereka membutuhkan waktu selama itu karena banyak potongan tubuh yang tertimbun reruntuhan yang membuat mereka sedikit memakan waktu untuk mengumpulkan itu
Fan Bo melemparkan api kecil dari jarinya menuju tumpukan mayat tersebut , yang kemudian dengan cepat melahap potongan tubuh itu dengen cepat , setelah semuanya selesai , Fan Bo langsung mengajak semua orang untuk menuju tempat Lin Feng dan Ling Ling berada ,
Di hutan kecil yang berada tak jauh dari lokasi markas Topeng malam ,
__ADS_1
Lin Feng dan Ling Ling kini tengah berantai di bawah pohon menunggu Fan Bo dengan yang lainnya muncul
"Sepertinya mereka sudah selesai , " Lin Feng yang merasakan banyak sekali aura menuju ke arahnya langsung mengeluarkan satu cincin penyimpanan yang sudah ia siapkan sebelum nya , di dalam cincin itu terdapat jutaan buah buahan abadi yang sudah ia petik sbelumnya untuk di bagikan pada seluruh pasukan yang bergabung dalam penyerangan kali ini
"Duduklah , dan bagikan pada mereka semua , per Orangnya berikan dua , kemudian kalian makanlah untuk memulihkan stamina kalian" Lin Feng menghampiri Fan Bo kemudian melempar kan cincin penyimpanan yang sudah ia siapkan sebelumnya
"Terimakasih Dewa Agung " Kemudian Fan Bo langsung memeriksa cincin yang di berikan padanya itu , setelah ia melihat apa isi dari cincin itu , dengan semangat ia mengeluarkan dua buah abadi untuk dirinya sendiri , setelah itu ia membagikan pada pasukan nya , setelah semua pasukan Nya mendapat kan bagiannya , Fan Bo memberikan cincin penyinapanan itu pada Shen Qi , nampak wajah semua pasukan yang melihat buah buahan abadi yang di bagikan oleh Fan Bo pada pasukan nya sebelum nya , membuat Mereke semua menjadi tidak sabar untuk segera mendapatkan nya juga , karena mereka tau manfaat apa saja yang akan mereka terima setelah mengonsumsi buah buahan itu , apalagi saat ini jatah mereka 2 Buha setiap orang makin menambah semangat di wajah mereka yang bahkan sampai berdiri untuk mengantri untuk mendapatkan nya juga
satu jam kemudian terdengar ledakan dari tubuh pasukan yang nampak saat ini masih dalam keadaan menutup mata karena saat ini mereka tengah berkultivasi setelah sebelumnya mengonsumsi buah buahan yang di berikan oleh Lin Feng
Tak lama setelah itu semua prajurit yang sudah menyelesaikan meditasi nya langsung bangun dan membungkukkan tubuh mereka secara serempak ke arah Lin Feng
"Terimakasih Dewa agung "
"Baiklah , silahkan kalian kembali dulu ke tempat kalian masing masing ,Satu Minggu lagi kita bertemu di Istana elemen , untuk membahas rencana mengenai pembangunan alam dewa agar Kembali ke masa jayanya seperti saat ayahku berkuasa , "
kemudian Lin Feng langsung merobek ruang di depan nya , dan menciptakan Lima celah ruang untuk digunakan mereka agar bisa langsung kembali ke tempat nya masing masing
"Masuklah , kalian akan langsung muncul di tempat kalian masing masing , sampai jumpa nunggu depan " Lin Feng menyuruh mereka untuk memasuki celah ruang yang sudah ia buat
sementara diri nya bersama Ling Ling bergabung dengan kelompok Shen Qi, karena ia sudah berjanji sbelumnya untuk mengunjungi sakte Macan Angin setelah urusan disini selesai
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung