
Di dalam aray , saat ini Zen Yan sudah selesai menyerap tekhnik yang di berikan Lin Feng sbelumnya,. ada senyum di bibirnya setelah mengetahui betapa berharganya teknik yang ia peroleh nya itu , setelah itu pandangan nya tertuju pada ke lima orang yang tak jauh dari posisi nya yang kini tengah berbincang dengan akrab di temani buah buahan abadi sebagai cemilan mereka saat ini , tapi bukan itu yang membuat Zen Yan bingung sekaligus penasaran saat ini , sebab sosok orang kelima yang ada di depan nya itu sangatlah muda dan memiliki wajah yang sangat tampan dan yang paling membuat nya kaget adalah baju yang di gunakan oleh sosok pemuda tampan tersebut adalah baju yang sama dengan yang di kenakan oleh orang bertopeng yang bertarung dengan nya sebelum nya ,
memikirkan itu , Zen Yan yang sudah tidak sabar ingin mengetahui siapa sebenarnya pemuda tersebut yang kini terlihat sangat akrab dengan ke empat sauadra nya , bahkan terlihat jika mereka seperti sudah sangat mengenal lama
Dia dengan tergesa gesa langsung bangun dari duduk nya
"wush"
"Bang"
"Aduh , sialan apa itu "
Baru saja bergerak dia langsung terpental kebelakang karena kepalanya seperti menghantam sesuatu yang sangat keras ,
sambil memegang keningnya yang nampak sedikit benjol akibat tertabrak sesuatu yang tak kasat mata sbelumnya , Zen Yan mengumpat dengan marah karena gara-gara itu dirinya menjadi pusat perhatian kelima orang yang tak jauh dari posisi nya , bahkan nampak mereka tengah tertawa melihat dirinya yang tengah memegangi keningnya yang benjol tersebut
__ADS_1
sementara Lin Feng yang sudah puas menertawakan Zen Yan langsung menjentikkan jarinya yang dengan otomatis kubah transparan yang mengurung Zen Yan itu hilang ,
"Kemarilah paman , tidak usah memasang wajah kesal seperti itu , lebih baik paman segera datang ke sini atau paman kehabisan buah buahan yang ada di sini " Lin Feng memanggil Zen Yan yang nampak melihat ke arahnya
sementara di pihak Zen Yan ia tidak tau apa yang terjadi kenapa pemuda tampan itu memanggil nya paman , kemudian dia mencari cari di ingatan nya siapa tau ia memiliki kenalan dulu yang mungkin memiliki putra yang berada di hadapan nya itu , tapi sekeras apapun ia mencari ia tidak menemukan satupun ingatan mengenai pemuda tampan tersebut , tapi meskipun begitu Zan Yan langsung melesat dengan kecepatan tinggi untuk mendatangi tempat Lin Feng dan yang lainnya karena takut kehabisan buah buahan abadi yang ada di sana
Di tempat lain ,
Di mansion klan Zen , Ling Ling dan yang lainnya masih mengobrol sambil menunggu Lin Feng dan kelima orang lainnya datang , mereka memang di larang menonton langsung apa yang akan Lin Feng lakukan pada Zen Yan di luar sana , tapi Lin Feng meninggalkan batu roh yang sudah Lin Feng siapkan agar bisa mereka gunakan untuk melihat apa ayang terjadi di sana ,
Jadi mereka samua bisa melihat apa saja yang terjadi di luar sana mulai dari Lin Feng yang menghajar Zen Fan dan ketiga saudara nya , juga sampai saat Lin Feng mematahkan tangan Zen Yan hanya menggunakan satu pukulan saja , dan juga yang paling membuat mereka tertawa terbahak bahak saat adegan Zen Yan yang berniat memarahi ke empat suadara nya karena merasa ada yang tidak beres di sana , tapi malah di sindir oleh Lin Feng yang mengatakan jika Zen Yan lah yang lemah membuat Zen Yan menundukkan kepala nya , apalagi ekspresi ketakutannya setelah Lin Feng berbicara padanya
"Ternyata sekuat itu saudara Feng Sebenarnya , bahkan orang yang terkenal kuat seperti Ayah pun langsung kalah hanya dalam satu kali pukulan , bahkan sepertinya hanya menggunakan kekuatan fisik saja yang di padukan dengan elemen petir hitam misterius milik saudara Feng " Zen Yanzi masih tidak percaya dengan apa yang di lihatnya tadi , karena dalam bayangannya sebelum nya , dia mengira jika sang ayah akan bisa menahan Lin Feng setidaknya sampai puluhan kali bertukar gerakan atau bahkan lebih ، tapi kenyataannya malah sebaliknya
"Saudari Ling , apakah kamu tau sekuat apa saudara Feng sebenarnya , karena setelah melihat adegan sebelum nya ,kami semua menjadi sangat penasaran mengenai hal ini , ?" Zen Hun Yi yang berada di samping Ling Ling langsung menanyakan pertanyaan yang ada di kepalanya saat ini dan itu juga berada di kepala mereka semua saat ini
__ADS_1
"Aku tau sekuat apa Gege , tapi aku tidak bisa mengatakan nya pada kalian sebelum mendapat kan izin dari Gege , tapi satu hal yang bisa aku katakan pada kalian , Jika pertarungan sbelumnya Gege tidak menggunakan kekuatan nya sama sekali jika pun ada paling banyak hanya 1% saja , Karena dengan kekuatan fisiknya saja , bahkan 100 atau bahkan 1000 orang sekuat paman Yan pun tidak akan cocok menjadi lawan nya saat ini , "
"Deg"
Semua orang yang ada di sana menahan nafasnya setelah mendengar apa yang di katakan Ling Ling sebelum nya , terlihat wajah semua orang yang ada di sana menggambarkan kekagetan akan Informasi tersebut , kagum dan berbagai rasa lainnya bercampur menjadi satu ,
sementara di tempat Lin Feng dan kelima orang paman nya ,
"Booomm"
Aura kuat langsung meledak dari tubuh Zen Yan setelah mengonsumsi buah buahan abadi pemberian Lin Feng sbelumnya , sementara ke empat orang lainnya langsung memandang satu sama lain , pasalnya mereka tidak menerobos meski sudah memakan beberapa buah buahan sebelum nya , tapi kenapa Zen Yan yang merupakan yang terkuat di antara mereka malah bisa menerobos bahkan belum habis hanya beberapa gigitan saja , apalagi pancaran energi dari tubuh Zen Yan sangat kuat menekan pundak mereka berempat , tapi tak lama setelah itu aura tubuhnya kembali tenang secara cepat, bahkan tubuh Zen Yan tidak memancarkan fakultasi energi sama sekali , tidak ada kebocoran Qi sama sekali dari tubuhnya , padahal sebelumnya jelas jelas mereka melihat jika ledakan energi yang sangat kuat menekan tubuh mereka , tapi mengapa saat ini tubuh Zen Yan malah se akan akan tidak memiliki Qi sama sekali layaknya manusia biasa ,
flashback:
Sebelum penerobosan Zen Yan ,
__ADS_1
Zen Fan sudah menjelaskan apa yang terjadi Dari awal hingga akhir padanya , sehingga Zen Yan yang awalnya ingin marah pada ke empat Saudara nya itu langsung mengurungkan niatnya , apalagi dengan kejadian sbelumnya dia mendapatkan tehnik kehampaan dari Lin Feng , dan teknik itu sengaja Lin Feng berikan karena Lin Feng melihat kekuatan Zen Yan sudah berada di ujung penerobosan setelah bentrok sbelumnya jadi Lin Feng memberikan tekhnik itu agar jika Zen Yan menerobos tidak akan ditarik ke alam yang lebih tinggi ,
untuk mereka berempat mengapa tidak menerobos meski sudah memakan buah buahan abadi juga , jawaban nya adalah karena mereka semua termasuk Zen Yan sudah pernah memakan nya dulu pemberian Xhuhan , jadi buah buahan abadi sudah tidak lagi begitu berpengaruh pada mereka , tapi beda kasus dengan Zen Yan yang memang di ambang penerobosan sebelum nya