
Cukup lama mereka berbincang bincang mengenai berbagai hal , hingga harus terhenti karena Lin Feng tiba tiba diam karena mendapat kan pesan dari dalam dunia jiwanya
"Ada apa Gege .?" Tanya Ling Ling pada Lin Feng yang tiba tiba diam itu
"Tidak ada yang serius , hanya mendapatkan kabar dari saudara Zi jika saat ini mereka berenam puluh sudah selesai berkultivasi dan kini mereka tengah bersiap untuk melakukan latihan bersama , " Lin Feng menjelaskan kenapa drinya sebelum nya tiba tiba seperti orang melamun
"Maaf nak kalau paman mu ini menyela, tapi jika boleh tau apakah mereka berenam puluh sekuat mereka berlima atau bagaimana.?" Zen Yan yang penasaran dengan obrolan kedua nya langsung saja ikut kedalam obrolan itu
"untuk kekuatan mereka berenam puluh saat ini berada di bawah mereka berlima satu ranah , karena saat ini mereka memiliki ranah kekuatan yang sama dengan kekuatan yang paman miliki saat ini " ucapan Lin Feng langusng membuat Zen Yan bangun dari tempat duduknya , bukan karena kekuatan 60 orang itu yang membuat nya sampai seperti itu , tapi dia terkejut karena kelima anak anaknya itu berada di atas Ranah nya , pantas saja saat ia mengeluarkan ranahnya saat marah waktu di sakte saat itu mereka berlima nampak sangat Santai tidak tertekan sama sekali , jadi ini jawabannya
Sementara untuk Zen Fan dan yang lainnya yang memang tidak mengetahui kekuatan Zen Yan dan kelima anak anak mereka saat ini hanya mendengar kan saja , sebab mau ikut bicarapun Mereka tidak tau apa yang akan mereka katakan
"Ada apa paman , kenapa paman sampai bereaksi seperti itu.?" Lin Feng dengan polos mengeluarkan pertanyaan ini , membuat Zen Yan langusng duduk kembali ke tempat nya
__ADS_1
"Tidak ada , paman hanya tidak menyangka jika Mereka berlima sudah sekuat itu sekarang , pantas paman waktu itu di tertawakan oleh bocah kurang ajar itu saat paman sengaja membocorkan kekuatan paman pada mereka berlima " Zen Yan tersenyum kecut saat mengatakan ini , tapi jauh di lubuk hatinya saat ini ia sangatlah bangga dengan Kelima nya yang sudah jauh melangkahi nya
"Bisakah kalian memberi tahu kami dulu urutan ranah yang kalian bicarakan itu , dan juga tantang kekuatan yang kalian sebutkan sebelumnya , karena kami hanya seperti orang bodoh saat melihat kalian mengobrol dari tadi " Zen Fan yang yang sudah tidak tahan langsung protes Karena dari tadi merasa di abaikan oleh Zen Yan dan Lin Feng yang asik mengobrol
"apa yang ingin kamu tahu saudara kedua , apakah mengenai kekuatan anak mu yang kini sudah jauh melampaui mu itu, atau mengenai ranah yang aku miliki saat ini.?'' Zen Yan menaikkan salah satu alisnya menggoda Zen Fan saat mengatakan ini , membuat Zen Fan hanya mendengus karena bukan nya menjawab tapi malah dengan sangaja menggoda nya
"Jika memang tidak mau menjawab sebaiknya kau diam saja saudara pertama , biar Feng'er saja yang menjelaskan nya pada ku dan juga pada yang lainnya yang nampak juga penasaran saat ini " Zen Fan dengan kesal menjawab ucapan Zen Yan sebelum nya dan menyuruh nya diam , kemudian ia sangaja membawa yang lainnya agar Lin Feng mau menjelaskan mengenai pertanyaan sebelum nya , karena ia tahu Lin Feng paling tidak bisa kalau sudah menyangkut para bibinya
"Sudah biar aku yang jelaskan , tapi ini hanya garis besarnya saja bukan semuanya , karena memang kalian belum waktunya untuk mengetahuinya , tapi meski begitu akan ada waktunya untuk kalian mengetahui nya , karena paman Yan yang nanti akan mejelaskan langsung pada kalian saat waktunya tiba " Lin Feng angkat bicara untuk menghentikan perdebatan kedua paman nya itu
"Intinya saat ini kekuatan paman Yan sudah berada di atas ranah abadi , yang artinya sudah lepas dari belenggu alam ini , yang artinya paman Yan sudah melampaui ranah dari alam ini , begitu juga dengan kelima saudara saudariku itu, dan juga para anggota pasukanku itu , jadi kalian bisa mengira ngira sendiri sekuat apa mereka sakarang , " Lin Feng hanya menjelaskan garis besarnya saja karena memang mereka belum waktunya untuk mengetahuinya , nanti jika ramah mereka sudah mencukupi barulah bisa mereka untuk mengetahui nya
"Hening"
__ADS_1
setelah ucapan Lin Feng berhenti , suasana di tempat itu langsung sunyi , Zen Fan dan yang lainnya langsung larut dalam pemikiran nya masing masing , berbagai pemikiran muncul di kepala mereka semua ,
hingga Zen Fan mengangkat kepalanya menjadi orang pertama yang tersadar dari lamunannya itu
"Saudara pertama , jadi ini jawabannya mengapa kami berempat tidak lagi bisa melihat kekuatan mu dan juga kelima bocah nakal itu , jika begitu aku dan yang lainnya hanya bisa berbahagia dengan kabar ini , dan kami tidak akan lagi mengungkit masalah ini sebelum kami kayak untuk mengetahui nya " Zen Fan memandang Zen Yan dengan rasa kagum tinggi , begitu juga yang lainnya apalagi istri Zen Yan yang memang juga tidak tau mengenai masalah ini,
"Gege selamat " Dia langsung berpindah yang awalnya berada di sisi Ling Ling , langsung duduk di samping Zen Yan dan memeluknya dengan hangat , setelah itu langusng ia lepaskan karena banyak pasang mata yang melihat ke arah nya
"Baiklah paman, bibi , kami pamit untuk ke kamar dulu , nanti malam kita berkumpul lagi untuk mengadakan makan besar bersama , kebetulan aku masih memiliki beberapa hewan buruan yang cukup besar di cincin penyinapanan ku ini , " setelah itu Lin Feng membawa Ling Ling menuju kamarnya, mereka berdua memang berbagi kamar yang sama saat berada di mansion klan Zen ini , meskipun awalnya canggung tapi lama kelamaan mereka berdua Terbiasa dengan itu , tapi hanya sekedar tidur tanpa praktek biologi , karena memang Lin Feng sudah berjanji pada ayah dan ibunya untuk menjaga Ling Ling dengan baik dan sebelum pernikahan berlangsung Lin Feng memang di larang untuk melanggarnya oleh Qingzhu , selain karena mereka masih sangat muda , juga untuk tidak menghambat petualangan nya yang masih sangat panjang itu
seminggu kemudian Lin Feng menjemput Yan Zi dan yang lainnya dari dunia jiwa karena pelatihan mereka di sana sudah selesai , dan hari itu juga klan Zen mengadakan pesta besar untuk merayakan itu , yang merupakan ide dari para bibi bibi nya , yang mau tak mau harus Lin Feng dan yang lainnya turuti, meski pesta itu tergolong besar , hanya para murid sakte lah yang di undang ke dalam pesta itu tanpa orang luar sama sekali , karena Lin Feng tidak ingin kelompok nya bocor ke luar sebelum tugas mereka selesai di kerjakan di alam ini ,
Dari pagi hingga malam harinya di mansion Zen , ribuan murid baik elite sampai murid luar semuanya bergantian untuk menghadiri pesta itu , setelah selesai Mereka dengan tertib langsung Kemabli ke sakte untuk melanjutkan kultivasi mereka lagi di lapangan , karena mereka termotivasi oleh 60 orang yang menjadi pasukan Lin Feng saat ini
__ADS_1
Bersambung