
"Krak"
beberapa ratus meter dari sakte 2 naga muncul retakan rumah yang dari celah ruang tersebut kemudian muncullah 7 orang bertopeng dengan empat orang memakai pakaian serba hitam sementara tiga lainnya menggunakan pakaian serba putih ,
Siapa lagi kalau bukan Lin Feng dan rombongan nya , yang sebelumnya meninggal kan klan Zen untuk menuju sakte 2 naga
"Saudara Zi, apakah ada pengaturan khusus untuk bisa masuk ke sakte 2 naga.?" tanya Lin Feng setelah keluar dari celah ruang sebelumnya
"saya rasa tidak ada, siapapun boleh memasukinya asal melewati pemeriksaan yang ada di gerbang masuk , selama tidak ada niat buruk pada sakte , maka sakte akan selalu menerima siapapun untuk mengunjungi nya " Yan Zi yang merupakan tuan muda sakte tentu saja tau apa yang menjadi peraturan saktenya
"Jika seperti itu , apakah ada kemungkinan jika saat ini di dalam sakte ada mata mata yang di masukkan oleh sakte besar lainnya untuk mencari kelemahan sakte dari dalam , karena jika melihat seperti apa yang saudara katakan sebelumnya bisa saja akan ada satu dua orang yang menyusup untuk menjadi mata dan telinga bagi sakte lainnya yang mungkin tidak menyukai sakte ini " Lin Feng mengutarakan pemikiran nya setelah mendengar apa yang di katakan oleh Yan Zi Sebelumnya
__ADS_1
Yan Zi dan ke empat orang lainnya saling pandang setelah mendengar ucapan Lin Feng sebelumnya karena Mereka tidak kepikiran mengenai Masalah ini , meskipun hubungan antar sakte besar tidak ada ketegangan sejauh ini , tapi tidak menutup kemungkinan jika bisa saja apa yang di ucapkan Lin Feng sebelumnya adalah benar
"Lalu apa yang harus kita lakukan sauadara Feng , karena kemungkinan ayah dan para tetua sakte lainnya tidak memikirkan hal ini juga , apalagi sakte ini terlalu terbuka untuk siapapun , aku khawatir jika apa yang sauadara tadi katakan terjadi , jika seperti itu kita harus bagaimana untuk mencari tahu siapa orang orang itu , sedangkan murid yang ada di sakte hampir menyentuh 1 juta orang ," Yan Zi nampak cukup khawatir dengan apa yang di katakan Lin Feng sebelumnya , takut samua itu benar benar terjadi
"Tenanglah sauadara Zi , jika aku sudah mengatakan nya tentu saja aku sudah memiliki solusi nya , tapi sebelum itu , kita temui dulu paman dan bibi di dalam , aku rasa mereka sudah menunggu kita , mengingat kita sudah terlambat satu hari dari janji yang sudah kita sepakati sebelum nya " Lin Feng tersenyum di balik Topengnya , karena ia sudah menyiapkan apa yang sudah ia katakan sebelumnya jauh jauh hari sebelum mengunjungi sakte ini , karena Lin Feng ingin mengantisipasi sakte nya steril dari orang orang yang berbuat buruk , bukan hanya itu saja Lin Feng juga akan melakukan hal yang sama pada sakte Tombak Matahari, karena bagaimanapun sakte itu sudah menjadi bagian dari sakte 2 naga
"Baiklah, jika saudara Feng sudah mengatakan seperti itu maka aku dan yang lainnya hanya bisa mempercayai nya , lalu apakah sekarang kita langsung masuk ke sakte atau bagaimana.?" Yan Zi tentu saja percaya dengan apa yang di katakan oleh Lin Feng sebelumnya karena ia sudah tau kemampuan Lin Feng seperti apa , yang bahkan mereka bertiga saat latihan bertarung selama setahun penuh di dalam dunia jiwa itupun tidak bisa mendaratkan satu pukulan pun padanya , selain itu dia juga yakin jika sosok Lin Feng dan juga Ling Ling masih terlalu dalam untuk ia ketahui seluruh nya mengenai Mereka , tapi satu yang pasti, jika keduanya merupakan sosok yang sangat kuat dan bisa di andalkan , selain fakta jika keduanya merupakan putra dan putri dari junjungan Mereka , keduanya juga bisa membuktikan jika Mereka berdua bisa sekuat itu tanpa berlindung di bawah nama besar keluarganya , buktinya mereka mau berlatih secara mandiri seperti saat ini , bahkan jika keduanya mau Yan Zi yakin dengan sumberdaya dan kekuatan Xhuhan dan Qingzhu neraka berdua bisa mencapai kekuatan besar dengan mudah , tapi mereka tidak melakukan itu , membuktikan jika mereka berdua memang layak menjadi putra dan putri dari sosok yang sangat ia dan keluarganya kagumi dan hormati
"Baiklah , biarkan aku yang memimpin jalan nya , sauadara Feng dan sauadari Ling silahkan ikuti aku dari belakang bersama dengan yang lainnya " Yan Zi langsung melangkahkan kakinya menuju gerbang sakte yang sangat megah dan besar itu , di tambah dengan dua patung naga di sebelah kanan dan kiri pintu masuk , menambah ke megahan Gerbang tersebut
tak membutuhkan waktu lama bagi rombongan tujuh orang tersebut untuk sampai di gerbang sakte , yang langsung di sambut oleh 2 murid elite sakte yang tengah bertugas di sana , keduanya memiliki kekuatan Di tahap penguasa 🌟 1, dengan Usia 25-27 tahunan , mereka berdua termasuk salah satu jenius yang berada di alam agung ini , mengingat usia mereka yang belum menginjak 30 tahun sudah sampai ke tahap ini
__ADS_1
"Permisi tuan tuan , bisakah kami berdua mengetahui tujuan anda sekalian datang ke sakte kami .?" ucap salah satu dari dua murid tersebut
Yan Zi tidak mengatakan apa apa hanya mengeluarkan lencana emas bergambar 2 naga yang saling melilit di tengah nya ,
"Maafkan kelancangan kami tuan muda , silahkan masuk , kebetulan patriak juga tengah menunggu anda dan yang lainnya sehari sebelum nya " Melihat lencana tersebut' ia langsung mendudukkan kepala nya , dan meminta maaf atas kelancangan nya menghentikan Yan Zi dan rombongan nya ,
"Tidak perlu meminta maaf ,kalian melakukan hal yang benar , jadi tidak usah di pikirkan , oh satu lagi , Ini hadiah untuk kalian berdua , bagilah dengan rata, kami masuk dulu " Yan Zi melambaikan tangan nya meminta Mereka agar tidak membungkuk ke arahnya , kemudian memberikan kantongan yang cukup besar pada salah satu dari mereka , yang berisikan ratusan batu roh tingkat rendah dan puluhan batu roh tingkat menengah dan tinggi sebagai hadiah
"Terimakasih tuan muda , " meskipun ia tidak tau apa yang di berikan oleh tuan muda nya kali ini , ia sangat senang karena Yan Zi dan rombongan nya selama ini selalu memberikan para penjaga gerbang hadiah jika mereka baru kembali dari luar sakte ,
sementara Lin Feng yang melihat interaksi Yan Zi dan kedua murid yang menjadi penjaga gerbang itu hanya tersenyum di balik topeng nya , kemudian ia dan yang lainnya mengikuti Yan Zi masuk ke dalam gerbang meninggal kan kedua murid tersebut di sana
__ADS_1