
"To Tolong kami " Mang Kang Langsung menjerit sekuat tenaga dengan suara yang di terdengar sangat memilukan , sementara Zhong Li yang berada di samping nya langsung tersenyum kecil melihat itu , kemudian ia juga mengikuti apa yang Mang Kang lakukan , bahkan ia dengan sangaja langsung terbang dengan kecepatan tinggi ke arah para pasukan yang memiliki kekuatan di bawah abadi
membuat mereka yang menjadi target sasaran langusng panik dan berusaha melarikan diri
sementara untuk Mang Kang ia terbang lurus ke arah Dong Jin
"Kaisar Tolong " suara Mang kang kini semakin jelas karena jaraknya sudah semakin dekat
semakin dekat posisi Mang Kang , semakin panik pula Dong Jin , karena ia bisa merasakan kekuatan Api itu hingga membuat tubuhnya merinding
"Guru " Dong Jin langsung meminta bantuan pada Zhu Tian karena melihat Mang Kang tidak ada tanda tanda untuk berhenti , bahkan semakin dekat ke arahnya
"Si*l, tetua agung bantu bantu aku untuk Menahan api itu , dan Untukmu patriak Zhang Lin kamu cegat yang satunya , " Zhu Tian langusng mengajak Tetua agung yang ada di samping nya untuk menghadang bola api yang mengarah ke Arahnya itu , karena ia tidak begitu yakin untuk Menahan nya seorang diri , sementara untuk patriak Zhang Lin langusng bergerak ke arah Zhong Li yang kini juga sudah mendekati arah pasukan nya
Mang Kang yang melihat Zhu Tian dan juga tetua agung sakte Bulan suci berdiri di depan Dong Jin hanya mendengus di dalam hatinya , tapi ia tidak membatalkan rencana nya , tetap membawa bola api itu ke arah Dong Jin ,
"Patriak Kang , cepat belokkan arahnya " Zhu Tian Berteriak dengan keras berharap Mang Kang mendengar kan nya ,
Tapi apa yang terjadi justru sebaliknya , kini Mang Kang juga melapisi seluruh tubuhnya dengan Qi untuk mengantisipasi tabrakan tubuh nya nanti dengan Zhu Tian yang nampak berniat menghadang nya
Melihat Mang Kang masih mengarah ke arahnya , Zhu Tian menoleh ke arah Dong Jin
__ADS_1
"Mundur lah Jin'er, seperti nya Mang Kang si*lan ini tidak mendengar ucapan kita karena sudah terlalu lelah akibat di kejar bola api itu " Zhu Tan meminta Dong Jin Untuk menjauh ,
Kemudian ia bersama tetua agung yang ada di samping nya itu langusng terbang ke arah Mang Kang untuk langsung menghadang nya
Wush.....wush....
Duaaarrrr
Brugh...Brugh ....Brugh ...
Setelah ledakan itu terlihat tiga orang nampak terlempar ke tiga arah berbeda membuat Dong Jin panik , karena takut gurunya kenapa napa , tapi belum juga Dong Jin bergerak , terdengar lagi ledakan yang sama seperti sebelumnya
Brugh...Brugh....Brugh...
"Cough"
ketiganya juga mengalami nasib yang sama seperti yang di alami oleh Mang Kang sebelum nya , bahkan nampak dari mulut ketiganya mengeluarkan darah sagar dan yang paling mencolok adalah saat ini mereka berenam sangat berantakan dengan pakaian yang sudah hangus terbakar menyisakan sedikit saja yang tersisa, itupun hanya di bagian tertentu saja
"Wush"
Dong Jin dan para tetua sakte masing masing sakte langsung terbang menuju Zhu Tian dan Zhang Lin untuk melihat keadaan mereka ,
__ADS_1
Sementara Untuk Zhong Li dan Mang Kang Kedua nya saat ini tidak mereka pedulikan, karena mereka semua nampak fokus memberikan pil pemulihan pada empat orang itu , sehingga kedua orang itu hanya bisa mengumpat dalam hatinya , tapi meski begitu keduanya memilih untuk berpura pura terluka parah tanpa bergerak sedikitpun dari posisi mereka saat ini
beberapa saat kemudian Zhu Tian dan ketiga orang lainnya sudah bisa berdiri dan sudah pulih dari luka luka yang di dapat sebelum nya , bahkan kini mereka sudah mengganti pakaian mereka dengan yang yang baru
Kemudian pandangan mereka langsung mengarah ke arah dua orang yang saat ini masih tergeletak itu ,
"Apakah kita perlu membantu mereka tau kita bunuh saja ?, karena gara gara kedua nya kita hampir saja celaka sebelum nya" Patriak Zhang Lin nampak sangat marah pada kedua orang itu , begitu juga dengan yang lainnya
"Sebaiknya kita obati dulu mereka dulu , agar kita bisa tau apa sebenarnya yang terjadi , hingga kedua nya bisa di kejar bola api si*lan itu " Meski marah , Zhu Tian memerintah kan untuk membantu Zhong Li dan Mang kang yang masih tergeletak itu
Mang Kang dan Zhong Li yang mendengar itupun langsung tersenyum karena rencana mereka tidak gagal , dan bisa di bilang lima puluh persen Rencana itu sudah berhasil saat ini , tinggal membawa mereka ke tempat pasukan Yin-Yang Berada untuk menyelesaikan nya
Sementara di tempat lain , tepat nya di klan Zen,
saat ini di tempat itu tengah di penuhi dengan gelak tawa saat melihat Yan Zi memberikan sarangan kejutan pada Zhong Li dan Mang kang sebelum nya hingga saat mereka berdua kabur dan tiba di tempat Dong Jin dan pasukan nya berada ,
"sakarang kamu jujur Feng'er, apakah yang di lakukan oleh Zi'er sebelum nya adalah semua yang kamu rencanakan atau memang anak itu yang memang berniat mengerjai mereka berdua ?" setelah merasa cukup tertawa nya , Zen Yan langsung mengajukan pertanyaan pada Lin Feng mengenai apa yang terjadi sebelum nya , pasalnya ia sangat penasaran terutama di bagian saat Yan Zi menyerang kedua sahabatnya itu sehingga membuat keduanya kalang kabut agar bisa selamat dari itu
"Jika masalah itu, bisa di bilang itu adalah Murni rencana dari saudara Zi dan yang lainnya , karena aku hanya menyuruh nya untuk mencegat mereka di hutan yang ada di perbatasan wilayah barat kita ini , selebihnya aku serahkan pada mereka , karena aku ingin memberikan pengalaman untuk mereka agar bisa mengambil keputusan sendiri dan inilah hasilnya , " jawab Lin Feng , membuat Zen Yan dan yang lainnya langsung tertawa karena mereka tidak menyangka jika Yan Zi akan memiliki pemikiran se konyol itu , tapi mereka juga mengakui jika rencana yang di jalankan oleh Yan Zi ini sangat bagus , membuat mereka tidak sabar untuk melihat apa selanjutnya yang akan terjadi , terlebih ini adalah Perdana untuk mereka berlima terjun ke Medan perang secara langsung
"Kalian berdua , cepat ceritakan pada kami apa sebenarnya yang terjadi , mengapa kalian bisa di kejar oleh api itu sebelum nya dan satu lagi dimana pasukan kalian mengapa hanya kalian berdua saja yang muncul saat ini .?" Dong Jin langusng mencecar Mang kang dan Zhong Li dengan beberapa pertanyaan secara langsung setelah kondisi ke-dua nya sudah pulih dari luka luka yang di derita sebelum nya
__ADS_1