DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Berkah Di Balik Bencana


__ADS_3

Dari kejauhan Lin Feng dan Ling Ling melihat punggung seseorang yang kini tengah bersandar di pohon besar yang tak jauh dari sakte macan angin , terlihat jika orang tersebut nampak menenggak arak dengan gila gilaan sementara kendi yang sudah kosong nampak berserakan di sekitar nya


"Gege pergilah , masukkan aku ke dunia jiwa sekarang , bicaralah dengan kakek jangan biarkan dirinya terus merasa bersalah seperti itu , " Ling Ling menoleh ke arah Lin Feng yang ada di sampingnya , meminta untuk di masukkan ke dalam dunia jiwa , agar Lin Feng dan Shen Qi bisa mengobrol Berdua


"Baiklah , tapi kamu jika sudah bosan di sana langsung hubungi Gege , " Lin feng mengangguk dan membuka portal dunia jiwanya


kemudian Ling Ling melepaskan tangannya dari Lin Feng kemudian masuk ke dalam dunia jiwa , dan meninggalkan Lin Feng seorang diri di tempat itu


wush....


puk..


"Bisakah kakek berhenti minum nya sekarang?, karena ada yang ingin aku bicarakan dengan kakek." Lin Feng muncul dengan tiba tiba lalu menepuk pundak Shen Qi yang masih asik dengan arak nya


"Feng'er, apakah ini kamu.?" Shen Qi yang mulai sedikit mabuk samar samar masih bisa mengenali siapa pemilik suara itu


"siapa lagi kek , baikah cukup minumnya karena ada yang ingin aku bicarakan dengan kakek " Lin Feng menyalurkan energinya ke Shen Qi , perlahan wajahnya yang memerah kini kembali lagi seperti awal bahkan efek dari arak sbelum nya tidak lagi Shen Qi rasakan


"Feng'er kakek minta ma..

__ADS_1


"Hahahaha, apa yang kakek bicarakan, kenapa harus minta maaf , justru aku yang seharusnya minta maaf pada kakek" Lin Feng memotong ucapan Shen Qi kemudian tertawa , sementara Shen Qi yang masih belum mengerti dengan atau pembicaraan ini semakin bingung


"Tidak usah di pikirkan kek, karena sebenarnya aku tidak pernah marah pada kakek , dan untuk sebelum nya itu aku sengaja melakukan itu agar kakek lebih memerhatikan lagi murid murid Junior di sakte ini , agar tidak ada bibit bibit yang menjadi perusak nama baik sakte nantinya, tapi ternyata tanggapan kakek mengenai masalah ini melebihi apa yang aku pikirkan , justru kakek malah mau membunuh mereka dengan cara yang sangat kejam , hahahaha " Lin Feng menjelaskan apa yang sebenarnya ia rencanakan sebelumnya tapi ia tidak menduga jika Shen Qi malah memberi hukuman seperti itu pada mereka , membuat Lin Feng tidak bisa menahan tawanya , kejam memang tapi itu baik untuk Mereka


"Maksud kamu , sebelum nya itu hanya ingin mengetes kakek , taukah kamu akibat ulah mu itu kakek hampir membunuh semua murid murid kurang ajar itu " Terlihat wajah Shen Qi yang sebelumnya merasa bersalah pada Lin Feng kini tidak terlihat lagi malahan lebih nampak ke kesal setelah mendengar ucapan Lin Feng sbelumnya , sebab akibat kemarahan nya hampir semua murid murid yang memandang rendah Lin Feng sbelumnya terbunuh oleh nya


"Tidak perlu kesal begitu kek , justru akibat kemarahan kakek , sakte macan angin kedepannya akan melahirkan ribuan murid dengan kekuatan fisik di atas rata rata bahkan memiliki kekuatan jiwa lebih tinggi dari para kultivator lainnya , " Lin Feng mengabaikan tatapan kesal Shen Qi ke arah nya


"Maksud kamu apa feng'er .?" Shen Qi yang masih belum paham ke mana arah perkataan Lin Feng sbelumnya mau tak mau di buat bingung , karena apa hubungannya dengan ia marah dengan kemajuan saktenya di masa depan


"Haiiish dasar paktua , "Lin Feng yang melihat Shen Qi kebingungan hanya menggerutu kesal sebab masalah sepele seperti itu sang kakek masih saja tidak mengerti apa


"Bocah kurang ajar , mau kakek pukul " Shen Qi yang mendengar omelan Lin Feng sbelumnya langsung bangun dari duduknya menatap tajam ke arah Lin Feng yang ada di depannya


"Hahaha maaf kek, habisnya kakek masih belum mengerti padahal sudah jelas jelas aku sudah mengatakan nya dari awal , tapi tidak apa apa biar aku jelaskan apa yang aku maksud sbelumnya "


kemudian Lin Feng mulai menjelaskan apa yang ia maksud sebelum nya dan menjabarkan satu satu apa keuntungan dari apa yang Shen Qi lakukan pada murid murid sbelumnya


"Hahaha Rupanya seperti itu , jangan bilang kalian tidak langsung pergi dari sakte setelah pamit sebelum nya.?" Shen Qi yang sudah paham langsung tertawa senang

__ADS_1


"Tentu saja aku tidak langsung pergi , kan aku sudah bilang sebelumnya jika saat itu aku ingin menguji kakek bagaimana menanggapi masalah itu , " jawab Lin Feng


"lalu apa rencana mu setelah ini ,karena pertemuan nya masih seminggu lagi, lalu apa yang akan kalian lakukan selama menunggu itu , bisakah kalian menginap di sakte saja sampai waktu pertemuan tiba ?" Shen Qi menanyakan apa rencana lin Feng setelah ini dan meminta untuk tinggal di sakte sebelum pertemuan di adakan


"Maaf kek , aku dan ling'er mungkin akan mengelilingi seluruh alam dewa ini sekali lagi untuk memastikan sendiri apakah kelompok seperti topeng darah dan topeng malam itu sudah benar benar hilang dari alam ini agar nantinya aku bisa tenang meninggal kan alam dewa ini " Lin Feng menggelengkan kepala nya karena dia berencana untuk berkeliling memastikan keadaan seluruh wilayah di alam dewa ini baik baik saja dengan memantau nya sendiri selama seminggu ini


"Baiklah , tapi sebelum itu kamu ikut kakek dulu kembali ke sakte untuk menemui murid murid sbelumnya , agar mereka tidak trauma dengan yang terjadi sebelum nya , apalagi kakek hampir saja membunuh mereka sebelum nya , " Shen Qi tidak bisa melarang apa yang sudah Lin Feng putuskan jadi dia hanya menyetujui saja , tapi sebelum itu Shen Qi mengajak Lin Feng untuk menemui para murid murid itu agar mereka tidak terlalu tertekan dengan peristiwa sebelum nya


"Baiklah , aku juga ingin memberikan mereka sedikit hadiah hitung hitung kompensasi atas apa yang menimpa mereka sebelum nya " Lin Feng menyetujui usulan itu karena memang ia sudah berniat mengunjungi mereka


"Bagus Mari kita temui mereka " dengan semangat shen Qi langsung menarik tangan Lin Feng Menuju Sakte nya


setibanya di sakte, ribuan murid tersebut masih dalam keadaan meditasi di tempat sbelumnya untuk memulihkan keadaan mereka


swush.....


Lin Feng yang melihat pemulihan mereka sangat lambat langsung membuat Aray menutupi mereka , bukan hanya itu saja Lin Feng juga mengeluarkan jutaan baru roh di dalam aray itu agar bisa mempercepat penyembuhan mereka


sontak apa yang di lakukan Lin Feng membuat Shen Qi dan ke enam orang yang berada tak jauh dari tempat itu terkejut , pasalnya tempat itu langsung berubah memiliki Qi yang sangat pekat puluhan kali lebih pekat di Banding sebelum nya

__ADS_1


__ADS_2