DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Menghadiri Pertemuan & Kekesalan Ling Ling


__ADS_3

"kakak Bo apakah kamu bisa membuat Aray ilusi untuk menutupi sakte ini , jika tidak bisa sebaiknya kita hancur kan saja tempat ini agar tidak di gunakan oleh mereka setelah kepergian kita dari sini " meski sedikit tidak rela untuk meninggalkan tempat yang sudah ia bangun bertahun tahun , saat ini tidak ada pilihan lain bagi Bao Tang selain pergi meninggalkan saktenya bersama semua muridinya untuk bersembunyi di tempat Yi Bo sementara waktu sebelum kekuatan nya berada di ranah dewa abadi 🌟 9 , karena sebelum mempunyai kekuatan itu dia tidak mempunyai keyakinan untuk bisa mengusik pusat alam dewa yang ada di bawah pimpinan dewa elemen , tapi untuk wilayah lainnya mungkin masih bisa , itulah yang di pikirkan oleh Bao Tang saat ini , apalagi pil abadi yang sudah mereka incar dari lama kini gagal mereka dapatkan , bukan hanya gagal tapi kini mereka malah hampir celaka di tempat itu sbelum nya


"Tidak , karena akan percuma aku menutupi tempat ini dengan ilusi , Dewa elemen pasti akan dengan mudah untuk menghancurkan nya , lebih baik kita segar pergi dari tempat ini sebelum ada dari mereka yang melihat kita berada di tempat ini " Yi Bo menggelengkan kepalanya , karena menurut nya percuma saja melakukan itu ,


"baiklah , ayo kita pergi kak , chen'er ayo " sebelum menghancurkan giok di tangan nya , Yi Bo melempar kan sesuatu dari tangan nya ke arah banguna bangunan sakte tombak matahari tersebut


....


Sementara di paviliun dewa kehancuran


Nampak Dewa elemen , Shen Qi dan tiga penguasa wilayah alam dewa lainnya sudah berkumpul di sana , untuk wilayah Utara memang sengaja di gantikan oleh Shen Qi , karena memang Shen Qi yang memerintahkan untuk putranya mengurus istana lebih dulu masalah lelang dan undangan dari dewa Elemen biar dirinya yang datang , bagaimana pun kondisi di istana dewa angin wilayah Utara masih perlu penanganan setelah peristiwa pemberontak an oleh salah satu cucu sebelum nya


"Maaf semuanya jika kami terlambat " terlihat Lin Feng datang bersama Ling Ling di belakangnya nampak pelayan yang di perintahkan untuk menjemput nya juga ada di belakang nya mengikuti kedua nya


Nampak semua mata tertuju pada lin Feng dan Ling Ling yang menggunakan topeng , mereka penasaran dengen dua orang itu kecuali Shen Qi dan rombongan nya yang sudah mengetahui Lin Feng tapi tidak dengen Ling Ling yang ada sampingnya


Tanpa permisi Lin Feng langsung duduk di kursi yang di sediakan bersama Ling Ling yang langsung mendapan kan tatapan tajam dari panguasa wilayah timur dan selatan yang merupakan bawah an dari dewa elemen itu sendiri , mereka berdua nampak jelas sangat marah melihat dua orang itu yang tidak memberikan penghormatan pada mereka yang merupakan penguasa , khususnya pada dewa elemen yang menjadi pemimpin para penguasa di alam dewa ini


Sementara untuk Zi Yangyi dan dewa elemen hanya diam di tempatnya , berbeda dengan Shen Qi dan rombongan nya yang nampak geleng geleng kepala karena Lin Feng tidak menempatkan mereka semua di matanya bahkan dewa elemen sekalipun tidak ia pandang sedikit pun ,tetua agung dan tetua Pertama sekarang yakin jika ucapan Shen Qi sbelumnya jika cucu angkatnya itu tidak memiliki rasa takut sekarang mereka baru percaya dengan itu ,


Sementara untuk Lin Feng yang merasa ada dua aura yang berusaha menindas nya dengan sengaja , dia dan ling Ling hanya tersenyum di balik topeng nya merasakan dua aura dewa abadi 🌟 7 menerpa tubuh mereka , aura itu sudah Lin Feng rasakan saat baru pertama kali masuk ke ruangan ini , mungkin mereka marah karena Lin Feng mengabaikan mereka dan tidak memberikan penghormatan pada mereka berdua ,


"Paman , ini pil yang paman inginkan sebelum nya " tanpa mempedulikan tatapan kemarahan dua orang itu ,Lin Feng menyerah kan botol kaca kecil pada tetua agung yang berada di samping Shen Qi

__ADS_1


"Nak , jaga kelakuan mu di depan yang mulia dewa elemen , aku sudah sabar sebelum nya kalian berdua mengabaikan kami tanpa memberikan hormat pada kami yang ada di tempat ini, terutama bagi yang mulia , tapi untuk yang satu ini kau sudah keterlaluan anak muda , aku tidak perduli mau ada hubungan apa dengan patriak Shen Qi dan rombongan nya , karena kamu sudah lancang maka kalian harus di hukum , terutama kamu yang nampak tidak menempatkan kami di matamu " Fan Go yang merupakan penguasa wilayah selatan yang sudah marah sejak awal dengan kelakuan Lin Feng dan Ling Ling tidak bisa membendung lagi amarahnya setelah melihat kelakuan Lin Feng sbelumnya yang nampak tidak menempatkan mereka di pandangan nya bahkan dengan santainya berinteraksi dengan tetua agung tanpa memperdulikan mereka yang ada di sana


Sementara Lin Feng yang rencana nya berhasil langusng tersenyum di balik topengnya , dia sengaja melakukan hal itu sbelumnya untuk melihat sifat dari para penguasa yang ada di alam dewa ini apakah mereka gila hormat karena jabatan yang mereka punya atau tidak , rupanya Lin Feng menemukan dua orang yang mempunyai sifat itu saat ini


"Jadi apa yang kau inginkan Pak tua , dan satu lagi katakan pada temanmu yang satunya itu untuk tidak mengeluarkan aura kecil itu pada kami , karena kami terutama saya sendiri sangat membenci orang orang yang dengan sengaja mengerahkan auranya pada ku " Lin Feng bukannya takut dengan itu justru malah berbalik mengancam bahkan menunjuk Fan Ji yan ikut mengarahkan aura nya sebelumnya


"Yang mulia izinkan kami berdua untuk memberikan pelajaran pada bocah tidak tau diri ini , " Fan Ji yang merupakan penguasa wilayah timur akhirnya angkat bicara karena sudah sangat marah saat ini pada Lin Feng


Sementara untuk Fan Bo yang dari awal hanya diam dia bingung mau memberikan keputusan apa saat ini, karena dia bukan orang bodoh yang langusng terpancing emosi hanya gara gara sepele seperti itu ,


"Kalian berdua tenanglah , mereka berdua adalah tamu ku , aku sendiri tidak tersinggung dengan itu lalu mengapa kalian yang marah hanya dengan masalah sepele seperti itu , satu lagi apakah kau tidak ingat peringatan dari dewa agung pada kita sbelum meninggal kan alam ini , bukan kah beliau tidak menyukai sifat seperti kalian ini yang gila hormat Hanya karena memiliki kekuasaan seperti sekarang ini , lalu sekarang apakah kalian merasa sudah sangat kuat dan berkuasa sehingga Kalian dengan mudahnya marah bahkan ingin menghukum nya hanya hara gara tidak memberikan penghormatan pada kalian , " Di luar Dugaan ternyata Fan Bo malah membela Lin Feng dan nampak kecewa dengan dua bawahan nya itu yang kini mulai berubah sikap nya menjadi lebih pemarah dan selalu ingin di dihormati itu ,


"Tapi penguasa bocah itu ." Seperti tidak Terima dengan ucapan Fan Bo , kembali Fan Go angkat bicara untuk memprotes nya , tapi ucapan nya terhenti setelah merasakan aura ruangan itu mendadak turun drastis hingga membuat hawa di ruangan itu sangat dingin , bahkan fan Bo sampai mengaktifkan elemen api miliknya untuk melapisi tubuhnya tapi hawa dingin itu tetap merasuk ke dalam tubuhnya


asih bisa merasakan kekuatan besar tengah meluap dari dari tubuh orang bertopeng yang berada di samping Lin Feng , siapa lagi kalau bukan Ling Ling yang sudah tidak tahan dengan kelakuan dua orang yang dari tadi mencari gara gara para Lin Feng itu , dia marah bukan hanya karena itu tapi karena mereka mengunakan kekuasaan yang Xhuhan berikan pada mereka untuk mendapatkan hormat dari orang lain seperti saat ini , oleh karena itu Ling Ling sangat membenci kedua orang tersebut dan untuk dewa Elemen meskipun tidak terlibat dia juga tidak luput dari hukuman itu karean bagaimana pun dua orang itu merupakan orang orang pilihan nya


"Tuan Tolong hentikan , maafkan kelancangan dua orang bodoh itu tuan , saya berjanji setelah ini akan mendisiplin kan mereka agar tidak melakukan hal hal seperti ini lagi " Fan Bo yang melihat dua orang di depan nya nampak wajahnya pucat karena kedinginan langsung memohon untuk mengentikan tekanan dan juga hawa dingin yang menerpa mereka , dia yakin hawa dingin yang mereka rasakan saat ini berasal dari salah satu dari dua orang Bertopeng yang baru datang itu karena hanya mereka bertiga yang nampak merasakan itu semua sementara yang lainnya yang tidak terlibat dengan Maslaah sebelumnya nampak biasa saja si tempat nya


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


. Bersambung



Terimakasih untuk


➡️Kopi Pahit


➡️Leni Novianty


Dan juga untuk kalian semua yang masih setia dengan novel ini , ...

__ADS_1


selamat membaca 🤗 🤗 🤗


__ADS_2