
"Tidak usah menampilkan wajah seperti itu, sebaiknya kalian nikmati saja pertunjukkan nya , dan tidak usah berpikiran yang tidak tidak , karena Gege hanya ingin menyapa paman dengan cara seperti ini , jadi kalian tinggal diam dan nikmati pertunjukan nya " Ling Ling Tersenyum saat menoleh ke arah kelima orang itu , yang nampak gugup karena takut Lin Feng marah dan berniat menyerang klan nya dengan sungguh sungguh , Tapi setelah mendengar ucapan dari Ling Ling, kelima nya perlahan lahan menurun kan ketegangan yang ada sebelumnya , sebaliknya Mereka kini khawatir Lin Feng akan terluka oleh prajurit klan nya, yang memiliki kekuatan di Dewa giok Hingga Tahap penguasa ,bahkan ada 5 orang di tahap Semi abadi
Di pintu gerbang , Lin Feng berdiri tak jauh dari kedua penjaga gerbang yang nampak sudah menyiapkan senjata di tangan nya masing masing , bersiap untuk menghadapi nya karena merasakan aura membunuh yang di lapas kan nya sebelum nya
"Maaf tuan , bisa tolong jelaskan pada kami ,tujuan anda mendatangi tempat ini .?" meskipun mereka saat ini sangat mewaspadai Lin Feng , tapi mereka masih bertanya pada Lin Feng dengan sopan
Lin Feng tidak menjawab pertanyaan penjaga gerbang tersebut' , melainkan terus melangkah kan kakinya
"Tuan Tolong berhenti , karena ini wilayah klan Zen bukan tempat yang bisa sembarangan di masuki oleh kultivator dengan bebas " Dua pengawal dengan basis kultivasi Dewa Giok 🌟 7 dan 8 itupun langsung menyilang kan pedang mereka masing masing di hadapan Lin Feng , menghentikan langkah kaki nya
Blush....
Lin Feng mengaktifkan garis darah Harimau putih miliknya , untuk menekan kedua prajurit tersebut , sehingga membuat keduanya langsung jatuh berlutut di hadapan nya ,
alasan mengapa Lin Menekan Mereka dengan Garis darah harimau putih miliknya, tentu saja untuk mengurangi kerusakan pada tubuh Mereka , karena jika Lin Feng mengunakan aura Kultivasi nya , meskipun Lin Feng menekan kekuatan nya setara dengan mereka , tetap saja tubuh pengawal tersebut' tidak akan bisa bertahan dari aura nya , alasannya jelas karena energi Semesta miliknya yang membuat kekuatan penindasan tersebut lebih kuat dan lebih merusak dari pada aura penindasan kultivator yang masih menggunakan Qi seperti kultivator pada umumnya ,
melihat dua penjaga gerbang itu sudah pingsan, Lin Feng hanya tersenyum dan melangkahkan kakinya untuk membuka gerbang di depan nya ,
Krieeekk.....
Wush.....
setelah gerbang terbuka , ternyata Lin Feng sudah di tunggu dengan ribuan prajurit yang sudah bersiap menyambut nya , dan kekuatan mereka tidak main main , dari dewa giok 🌟 5 hingga ranah penguasa 🌟 9 , bahkan terlihat beberapa orang sudah berada di semi abadi 🌟 1
"Apakah patriak Yan ada di dalam , jika ia tolong panggil untuk datang menemui ku di sini , jika tidak aku akan mengacaukan tempat ini ." Lin Feng berdiri tegak menghadap ribuan prajurit yang sudah mengeluarkan aura kultivasi nya masing-maisng untuk mengintimidasi nya ,
"Maaf mengecewakan mu tuan , tapi kami tidak bisa melakukan itu , jika anda datang dengan niat baik, kami semua akan dengan senang hati menyambut Anda , tapi jika anda datang ke tempat ini dengan niat sebaliknya, maka kami harus melumpuhkan anda dan menyerahkan nya pada patriak untuk di adili " Salah satu dari prajurit yang memiliki Kultivasi Semi abadi maju mendekati Lin Feng , sambil berbicara ia juga mengeluarkan aura kekuatan nya untuk menunjuk kan pada Lin Feng jika tempat ini bukan lah tempat umum yang bisa se enak Nya orang masuki
"Baik , aku terima keputusan kalian jika begitu , tapi seperti yang aku katakan sebelumnya , jika patriak Yan tidak datang sendiri ke tempat ini , maka aku akan mengacau di tempat ini , jadi bersiaplah " Lin Feng melepaskan aura Kultivasi di tingkat semi abadi 🌟 1 , sama dengan beberapa prajurit terkuat yang ada di hadapan nya
"Kalian semua , bentuk lingkaran dan lumpuhkan orang ini " salah satu dari mereka memberikan perintah yang langsung di tanggapi dengan cepat oleh para prajurit Yanga ada di sana , bahkan dalam hitungan detik Lin Feng kini sudah di kelilingi oleh mereka semua ,
"Hahahaha , Baiklah mari kita mulai"
melihat keseriusan dari ribuan prajurit itu Lin Feng langusng tertawa senang karena bisa merenggangkan otot otot nya yang sudah lama tidak ia gerakkan
__ADS_1
Cling...
Lin Feng langsung menghilang dari tempat nya berdiri , kemudian muncul di barisan paling belakang prajurit yang memiliki kekuatan dewa giok , dan langsung melumpuhkan nya , membuat prajurit tersebut pingsan,
Bruk....Bruk....
bunyi prajurit terjatuh mengenai tanah terdengar bersahutan sahutan di tempat itu, tanpa ada yang bisa melihat apa yang terjadi , bahkan lima orang semi abadi 🌟 1 yang menjadi prajurit terkuat di antara mereka pun tidak bisa merespon kecepatan yang di tunjukkan oleh Lin Feng saat ini
yang bahkan belum sampai 1 menit , sudah hampir Setengah dari prajurit yang ada di tempat itu sudah jatuh tak sadarkan diri di tanah ,
Cling ...
"Puk"
"Jangan melamun saat seperti ini jika kau tidak ingin bernasib sama seperti mereka " Lin Feng muncul lagi dengan tiba tiba , kali ini ia muncul di belakang salah satu dari lima orang prajurit yang memiliki Kultivasi semi abadi Tersebut dan langsung menepuk punggungnya kemudian langsung membuat nya pingsan tanpa perlawanan seperti prajurit sebelum nya
setiap detiknya selalu ada puluhan prajurit yang jatuh pingsan di tempat ini , hingga kini tersisa puluhan orang saja , termasuk empat semi abadi yang tersisa
wush..
Lin Feng terlihat duduk kursi yang terbuat dari batu yang ada di halaman mansion tersebut , bahkan di tangan nya terdapat buah buahan abadi yang tengah ia konsumsi
tak lama setelah ia duduk , Lin Feng merasakan aura empat orang Abadi 🌟 7 muncul secara tiba tiba di tempat itu,
Lin Feng mengitari pandangan nya ke segala arah dan menemukan empat orang tersebut tengah melihat ke arahnya yang kini tengah berada di atas nya bersembunyi di balik ilusi , tapi tipuan semacam itu mana bisa mengelabuhi nya
Dengan santai Lin Feng menggerakkan tangannya ke arah empat orang itu ,
wush ...
hembusan angin yang sangat dahsyat tiba tiba menerjang ke arah tempat persembunyian ke empat orang yang sbelumnya mengintai Lin Feng itu
"Duarrr"
Serangan yang di kirimkan kan oleh Lin Feng sbelumnya dengan mudah di tahan oleh salah satu dari empat orang tersebut , karena memang Lin Feng hanya ingin membuat mereka keluar bukan berniat melumpuhkan Mereka
__ADS_1
"Wush "
"Tap"
ke empat orang tersebut muncul dan mendarat tak jauh dari Lin Feng berada , Mereka nampak mengerut kan keningnya setelah melihat ribuan prajurit nya kini tengah pingsan di sana , Tapi bukan itu yang membuat mereka terkejut sbelumnya ,
Dari seluruh prajurit yang tergelatak di tanah saat ini, tidak ada satupun dari mereka yang mengalami luka bahkan bekas pemukulan pun tidak ada , seperti Mereka hanya tertidur saja ,
setelah itu , ke empat orang tersebut langsung memusatkan pandangan nya pada Lin Feng yang nampak sudah berdiri dari tempat duduk nya , dan kini sudah juga menatap ke arah mereka
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1