DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Apa Yang Di Takutkan Akhirnya Terjadi


__ADS_3

Mendapati pertanyaan itu , nomor 1 langsung menoleh dan menjawab nya dengan datar


"Bukankah tidak sopan jika bertanya tanpa memperkenalkan diri mu terlebih dulu , " setelah mengatakan itu ia Kembali menoleh kan kepala nya ke arah anggota nya lagi ,


membuat Zhu Tian dan yang lainnya marah dengan ucapan nomor 1 sebelum nya , pasalnya menurut mereka ranah penguasa 🌟 1seperti nya tidak memiliki hak untuk mengucapkan kata kata itu terlebih bagi Dong Jin yang sangat tidak senang jika gurunya di perlakukan seperti itu


"Berani nya bajing*n ranah penguasa seperti mu berbicara seperti itu pada guruku , apakah kau mau mati si*lan " sambil menggertak kan giginya Dong Jin maju dan berdiri di samping Zhu Tian dengan tangan menunjuk ke arah nomor 1 dan kelompok nya


"Oh , dia gurumu ternyata, pantas kamu sangat membelanya, tapi di mataku orang yang kau anggap guru itu bukan apa apa, dan kau jika memang tidak suka dengan caraku sebelum nya maka majulah, jika kau takut ajak guru mu sekalian " Nomor 1 bukannya marah dengan umpatan Dong Jin sebelum nya , justru ia mengeluarkan kata kata yang semakin menusuk hati Dong Jin dan Zhu Tian membuat kedua orang itu wajah nya merah padam karena menahan amarah , sementara nomor 1 sudah maju beberapa langkah dan berdiri di tengah tengah dua kelompok itu dengan tatapan langsung ke arah Dong Jin dan Zhu Tian, seakan akan mengatakan jika kedua orang itu bukan apa apa di matanya


"Guru biarkan aku merobek mulut orang itu , akan aku tunjukkan bagaimana keputus asaan yang sebenarnya padanya " Dong Jin dengan marah meminta izin pada Zhu Tian untuk maju menghajar nomor 1


"Pergilah dan seret dia kemari karena aku juga sudah cukup bersabar sebelum nya , tapi kali ini orang b*doh itu sepertinya memang harus di beri pelajaran" Zhu Tian menganggukkan kepalanya memberikan


"Menyesal lah karena telah bertindak kurang ajar sebelum nya pada guruku , sekarang tidak ada yang akan bisa menyelamatkan mu dari murka Kaisar ini " Dong Jin tersenyum kejam sambil berjalan mendekati nomor 1


"Wush"


Tap, Tap


bersama an dengan langkah nya aura Abadi 🌟 5 merembes keluar dari tubuhnya, membuat ia seperti singa yang kelaparan tengah menatap rusa gemuk yang sudah siap di santap , tapi satu yang ia lupa jika orang yang berada di depan nya itu tidak tertekan sama sekali dengan kekuatan nya , tapi akibat nafsu dan kemarahan nya, Dong Jin tidak menyadari itu dan masih menganggap Nomor 1 sebagai mangsa empuk seperti kelihatan nya


Berbeda dengan Dong Jin yang merasa di atas angin , Zhu Tian dan Zhang Lin langusng merasa ada yang tidak beres saat melihat nomor 1 dan kelompok yang ada di belakang nya tidak bergerak sedikitpun saat terkena aura Dong Jin itu ,


Zhu Tian langusng ingin bereaksi untuk memperingati murid nya itu , tapi ia urungkan setelah melihat Dong Jin sudah bersiap untuk melepaskan serangan pertama nya ,


"Terimalah tinju dari kaisar ini "

__ADS_1


"Matilah si*lan"


Dong Jin melapisi tangan kanan nya dengan Qi yang lumayan besar dan langsung menargetkan kepala nomor 1 untuk langusung menumbangkan nya


Tapi harapan nya itu tidak terjadi setelah tangan kanannya itu di tahan oleh tangan kokoh musuhnya , bahkan cengkraman tangan itu langusng membuat Dong Jin meringis kesakitan


"krek"


Suara tulang retak terdengar di sana , setelah genggaman tangan Dong Jin berhasil di tangkap oleh nomor 1 membuat Zhu Tian dan Zhang Lian panik karena ke kekhawatiran keduanya sebelumnya akhirnya terjadi


"Lepas... Lepaskan tanganku si*lan "


"Arkkkkk"


Dong Jin meronta dengan keras agar bisa lepas dari cengkraman nomor 1 saat ini , tapi semakin keras ia berusaha maka semakin ia merasa tulang tangan nya hancur dengan cepat


"Atau apa bodoh.?" belum sempat Zhu Tian melanjutkan ucapan nya , tiba tiba terdengar suara wanita yang memotong ucapan nya , yang mana itu merupakan sosok berpakaian hitam dengan nomor 31 di Topeng nya


nomor 31 terus berjalan hingga posisi nya sejajar dengan nomor 1 yang kini masih meremas tangan Dong Jin


"Plak"


"Plak"


tanpa aba aba nomor 31 langusng melepaskan tamparan sebanyak dua kali pada wajah Dong Jin hingga membuat wajah itu langusng berubah bentuk dengan darah terlihat mengalir dari mulut dan hidungnya


"Arkkkkk, guru selamatkan aku " Dong Jin yang di perlakuan seperti itu sudah tidak tahan dan langsung meminta bantuan pada Zhu Tian , pasalnya harga dirinya sebagai kaisar sudah hancur saat ini , setelah dirinya di perlakukan seperti saat ini dan yang paling menyedihkan adalah dua orang yang membuat nya seperti ini lebih lemah dari dirinya membuat Dong Jin sangat putus asa sakarang

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan wanita si*lan, beraninya kau memukul muridku"


Wush ,


Zhu Tian langsung mengeluarkan aura abadi 🌟 9 nya dan langusng melesat ke arah Dong Jin untuk membebaskan nya dari dua orang itu


"Plak"


"Booomm"


Nomor 31 langusng menghilang dari tempat nya dan selanjutnya hanya suara tamparan yang terdengar di tempat itu bersamaan dengan terlempar nya Zhu Tian hingga menimbulkan suara yang sangat nyaring di tempat itu ,


membuat semua orang kecuali pasukan Yin-Yang menganga tak percaya atas apa yang mereka lihat barusan , melempar kan Zhu Tian yang memiliki kekuatan abadi 🌟 9 hanya dengan tamparan itu bukan lah sebuah kebetulan melainkan butuh kekuatan besar untuk melakukan itu , terlebih sosok dengan nomor 31 itu tidak nampak mengeluarkan aura sama sekali saat bergerak sebelumnya, membuat Zhang Lin dan pasukan yang berada di sana tanpa sadar menelan ludah mereka sendiri karena mereka tau saat ini mereka salah menyinggung orang


Dong Jin yang sebelumnya Memiliki harapan, langusung ketakutan setelah melihat adegan di depan matanya itu


"Swush"


Di tengah ketakutan yang menyelimuti hati Dong Jin dan yang lainnya saat ini akibat salah memilih lawan , kini tiba tiba di atas mereka terlihat sinar emas yang membentang menutupi tempat itu , dimana itu merupakan Aray yang tiba tiba muncul mengurung mereka samua di sana ,


"Apakah kamu sudah puas dengan hadiah yang aku siapkan ini orang tua .?" terdengar suara orang lain di tempat itu , sementara sosok nya tidak ada yang tau dimana keberadaan nya


"Si siapa kau.?" Zhu Tian dengan gugup bangun dari posisi nya sambil mengelap darah yang keluar dari sudut bibirnya


tidak ada jawaban dari suara itu , tapi tiba tiba tempat itu terdengar desir angin yang sangat menderu, hingga menciptakan tornado kecil yang membuat daun daun kering yang ada di sana berputar putar mengahlangi pandangan mereka , membuat mereka dengan cepat menutup mata karena debu yang berterbangan ke mana mana saat ini


Tapi berbeda bagi Zhu Tian dan Zhang Lin dan kedua tetua agung yang sudah memiliki kekuatan paling tinggi di antara mereka , saat ini di dalam pandangan mereka samar samar terlihat siluet 5 Orang tengah berdiri di depan mereka tapi siapa itu mereka tidak bisa melihat'nya dengan jelas akibat masih banyaknya debu yang berterbangan di tempat itu

__ADS_1


__ADS_2