
"Tidak usah seperti itu bibi, Mereka adalah saudara dan saudariku , jadi kami wajib membantu nya jika kami memang memiliki kemampuan untuk melakukan nya , " Lin Feng tersenyum ke arah paman dan bibinya yang nampak masih sangat terharu dengan apa yang Lin Feng dan Ling Ling lakukan pada kelima anaknya itu
"Baik , paman dan bibi mu ini akan mengikuti saja apa yang kalian para anak muda akan lakukan selanjutnya , karena kami rasa dan yakin dengan itu jika saat ini kalian semua sudah sangat jauh melampaui kami para orang tua ini " Zen Fan tersenyum saat mengatakan ini , terpancar kekaguman pada kedua sosok pemuda Tampan dan wanita cantik yang merupakan putera dan putri dari junjungannya itu , yang saat ini malah menganggap mereka sebagai keluarga bukan sebagai bawahannya
"Maaf paman menyela obrolan kalian , tapi paman sangat penasaran dengan apa yang akan kalian lakukan setelah ini , mengingat pakai an yang kalian kenakan saat ini , itu seperti identitas untuk anggota kalian , dan juga bisakah paman dan yang lainnya mengetahui apa nama kelompok kalian ini , ?" Zen Yun mengangkat tangan nya untuk bertanya pada Lin Feng , karena ia sudah sangat penasaran dari awal mengenai pakaian yang di pakai mereka saat ini
"Begitukah, apakah paman dan bibi yang lain'nya juga penasaran dengan ini .?" bukannya menjawab Lin Feng malah melemparkan pertanyaan lagi pada mereka ,membuat Zen Yun yang sudah siap mendengar apa yang akan di katakan oleh Lin Feng sejak tadi menjadi cemberut , dan perubahan ekspresi nya itu langsung di tanggapi oleh gelak tawa dari kelompok Ling Ling dan Yan Zi bersaudara ,
"Ayolah feng'er , bukan hanya saudara ketiga yang ingin mendengar informasi ini , kami juga sama , jadi , bisakah kamu langsung menceritakan nya " Zen Fan menampilkan wajah kesalnya karena ucapan Lin Feng sebelumnya yang Sengaja menggoda Mereka semua
__ADS_1
"Baiklah , nama untuk kelompok ku ini adalah pasukan Yin-Yang , yang mana akan berisi dua kelompok , yaitu pengintai /pencari informasi dan satunya lagi adalah eksekusi , dimana kelompok pengintai akan di kerjakan oleh pasukan Yin ,
Yang akan di pimpin oleh Ling'er , dan kelompok eksekusi atau pasukan Yang , akan di pimpin olehku , tapi meskipun begitu , baik kelompok Yin ataupun kelompok Yang , akan aku latih dengan pelatihan yang sama nantinya , agar mereka bisa di posisi kan di mana saja nantinya tergantung situasi , jadi nantinya Mereka bisa saling tukar posisi tergantung musuh yang kita hadapi" Lin Feng langsung memasang wajah serius dan menjelaskan nama Pasukan nya , beserta rencana dan tugas tugas yang dimiliki oleh pasukan nya nanti
"Luar biasa , paman tidak menyangka jika kamu akan memiliki pemikiran seperti ini , jika begitu paman dan bibi mu ini hanya bisa mendukung apa yang akan kalian lakukan selanjutnya , yang penting kalian harus berjanji pada kami , bahwa kalian akan kembali dalam ke adaan sehat dan tidak kurang suatu apapun , pastikan jangan pernah meremehkan lawanmu meskipun terlihat lemah sekalipun , tetap disiplin agar kalian bisa mendapatkan hasil yang maksimal nantinya " Zen Fan dan yang lainnya hanya bisa tersenyum bangga setelah mendengar penuturan Lin Feng sebelumnya , bagitu juga dengan kelima saudara dan saudarinya itu , yang memang belum tau jika Lin Feng memiliki rencana seperti itu pada kelompok nya
"Terimakasih paman , baiklah jika begitu , kami bersama yang lainnya akan langsung menemui paman Yan di sakte 2 naga , karena kami sudah telat 1 hari mengenai janji yang telah di tentukan , tidak enak jika harus menunda lebih lama lagi " Lin Feng bangun dari duduknya kemudian membungkuk ke arah mereka semua , di ikuti oleh yang lainnya sebagai penghormatan pada mereka
Di luar mansion
__ADS_1
Lin Feng sudah merobek ruang di depan nya seukuran pintu agar Mereka bisa langsung sampai ke sakte , tapi sengaja Lin Feng tidak langsung merobek ruang menuju sakte melainkan beberapa ratus meter dari sakte berada , entah apa yang ia rencanakan nanti di sana
"Paman bibi samua , kami pergi dulu , " Lin Feng menjadi yang pertama masuk ke celah ruang yang di buat nya , kemudian di susul Ling Ling ,
"Ayah ibu , paman ,bibi kami berangkat "Fan Zhu dan yang lainnya menoleh ke arah orang tua mereka sekali lagi sebelum tubuh Mereka benar benar hilang bersama an dengan hilangnya celah ruang tersebut
"Benar benar monster , jika saja aku tidak tau sendiri seperti apa latihan yang di lakukan oleh mereka sebenarnya , mungkin aku tidak akan percaya dengan apa yang aku lihat dan dengar mengenai apa yang terjadi pada mereka dalam seminggu ini , tapi aku sendiri pernah mengalami hal yang sama dulu , ya meski tidak instan seperti mereka karena yang melatih saat itu adalah tuan Long bukan tuan muda sendiri , " Zen Fan tersenyum saat mengatakan itu karena membayangkan kenangan di mana dirinya dan ke empat suadara nya di latih oleh Long Ti sebagai kompensasi yang di berikan oleh Xhuhan pada mereka karena saat itu Xhuhan mengambil slot turnamen kelimanya untuk xhuhan dan kelompok nya gunakan , dan mulai saat itulah hidup mereka berubah , dari lima pemuda tanpa keluarga yang hanya hidup karena kebaikan Zentian yang mau menerimanya di sakte , sampai kini menjadi satu keluarga dengan penolong nya bahkan dii berikan kepercayaan untuk memiliki marga keluarganya dan mengurus sakte dan klan nya yang berada di alam ini
"Waktu memang cepat berlalu saudara kedua , dan saat ini anak anak kita yang akan mengikuti putra dan putri junjungan kita , entah apa yang pernah kami berlima lakukan di kehidupan sbelumnya , hingga di kehidupan ini kita bisa memiliki keberuntungan seperti sekarang ini " Zen Yun menepuk pundak Zen Fan dengan lembut , nampak di wajahnya juga terlintas kesedihan yang bercampur dengan kebahagiaan , begitu juga dengan yang lain'nya
__ADS_1
"sudahlah kita hanya bisa mendukung mereka mulai saat ini , dan menjadi rumah yang baik saat mereka pulang nantinya , agar mereka Merasa memiliki keluarga yang bisa di jadikan tempat saat mereka merasa lelah untuk pulang , " istri Zen Fan ikut berbicara sambil memeluk suaminya dari samping , begitu juga dengan yang lainnya yang melakukan hal yang sama pada suami suami Mereka
"Anak kita yang sudah kita rawat dari kecil nampak nya sebentar lagi akan terbang mencari takdir nya masing masing dan akan meninggal kan kita cepat atau lambat , oleh karena itu agar kita tidak kesepian saat itu tiba , bagaimana jika kita membuat lagi satu untuk menemani kita nantinya " tanpa beban Zen Fan mengatakan hal ini , yang mendapat kan cubitan kasih sayang dari sang istri , tapi tidak ada penolakan sama sekali dengan usul suaminya tersebut , begitu juga dengan yang lainnya , kemudian mereka saling tersenyum dan masuk kembali ke dalam mansion untuk menjalankan apa yang mereka rencanakan sebelumnya ......