
"Sepasang Pembantai, Hahahahha lelucon macam apa yang kau bicarakan , bagaimana orang tanpa aura kultivasi seperti kalian akan menjadi sepasang pembantai , "ucap jendral tersebut mengejek Xhuhan dan Qingzhu
"Begitu kah.? baiklah jika itu mau kalian " kemudian xhuhan menoleh ke arah Qingzhu
"bagaimana kalau kita berlomba , siapa yang lebih banyak membunuh tanpa menggunakan jurus , hanya menggunakan kekuatan fisik dan pedang akan menjadi pemenangnya dan boleh meminta permintaan pada yang kalah.?"ucap Xhuhan ke pada Qingzhu
"Mana bisa begitu, tentu saja itu akan menguntungkan gege,"ucap Qingzhu kesal , sebab dia tau sekuat apa kekuatan fisik suaminya itu
"Jadi istriku yang cantik ini takut ya.?"tanya Xhuhan menggoda Qingzhu
"Baiklah , ayo kita mulai, tapi Gege jangan curang "ucap Qingzhu langsung mengambil pedang yang ada di punggungnya begitu pun dengan Xhuhan , dia juga melakukan hal yang sama
sedangkan para jendral dan pasukannya langsung marah saat mendengar obrolan keduanya , untuk menjadikan sebagai bahan buruan dan sebagai perlombaan
"Dasar dua manusia tidak tau diri , cepat tangkap dan siksa mereka "ucap sang jendral marah
Di luar formasi
Long Zen dan long Ti yang mendengar perbincangan Xhuhan dan Qingzhu hanya tersenyum kecut , dan sedikit merinding membayangkan kekejaman mereka berdua sebentar lagi , begitupun dengan rombongan kaisar Hu Tian yang juga mendengar obrolan mereka sebelum nya ,
"Apa apa an mereka berdua , bukankah terlalu ceroboh jika ingin melawan mereka semua hanya dengan kekuatan fisik saja , dan lagi kekuatan lima jenderal di sana berada di ranah dewa sejati kuning awal dan puluhan komandan itu berada di ranah hijau puncak dan menengah ditambah ribuan prajurit yang sudah mencapai ranah puncak dewa sejati merah "ucap salah satu jendral yang di bawa Kaisar Hu Tian,
"kalian para orang bodoh , jangan selalu melihat orang dengan penglihatan sampah kalian itu , bahkan jika ada sepuluh seperti kaisar kalian itu , tidak akan membuat mereka berdua berkeringat "ucap Long Ti menatap jendral tersebut dengan marah sebab dia tidak terima tuan muda dan tuan putrinya di rendahkan seperti tadi
glek....
'sepuluh orang seperti kaisar yang memiliki kekuatan dewa sejati putih tahap awal pun bukan lawan mereka yang hanya menggunakan kekuatan fisik , apa apa an mereka berdua itu '
berbagai pemikiran berputar putar di masing masing orang yang ada di sana , dan mereka langsung fokus melihat Kemabali ke arah xhuhan dan Qingzhu
"Oi ayolah , kenapa hanya kalian berlima yang maju , kenapa tidak semuanya "ucap Xhuhan enteng saat melihat hanya lima orang yang bergerak ke arah mereka berdua
"kau jangan sombong bajingan , orang bodoh sepertimu mana mengerti yang mana yang baik dan buruk untuk dirinya sendiri "ucap Salah satu dari mereka marah
slash....Tuk ,Tuk, Tuk, Tuk, , Tuk
setelah mengucapkan kata itu tiba tiba tempat itu menjadi hening saat kepala kelima orang tersebut jatuh menggelinding di tanah dan tubuh mereka langsung ambruk ,
sementara pelakunya hanya tersenyum tipis di balik topengnya
__ADS_1
"Jangan bilang aku curang Gege , karena memang tidak ada aturan nya "ucap Qingzhu tersenyum dengan memegang pedang yang sudah meneteskan darah dari bilahnya
"Tantu saja , ayo mulai "ucap Xhuhan
baik jendral dan para komandan yang ada disana langsung membuat sikap waspada setelah lima rekan mereka mati dalam kedipan mata dan mereka tidak mengetahui siapa pelaku nya , karena Qingzhu menggunakam langkah cahaya nya untuk bergerak dengan cepat dan langsung kembali ke sisi Xhuhan setelah selesai mambantai mereka
"Sangat cepat , bahkan aku pun tidak melihat kapan mereka bergerak "ucap kaisar Hu Tian dengan gugup , bukan hanya dia saja, semua orang yang ada di dekat nya pun memiliki pemikiran sama seperti itu
sedangkan untuk long Zen dan long Ti hanya tersenyum tipis melihat kaisar Hu Tian dan rombongan nya syok
"Aku akan menang Gege "ucap Qingzhu sebelum menghilang dari tempat nya
setelah itu di tempat itu hanya terdengar jeritan dan bunyi tebasan pedang ,
Dimana Xhuhan dan Qingzhu bergerak seperti bayangan dan terus membantai semua yang ada di depannya tanpa terkecuali
hanya membutuhkan waktu tak sampai lima belas menit , pasukan besar tersebut sudah tersisa setengahnya dan tubuh mereka yang mati berceceran di tanah , dengan kondisi yang tanpa kepala dan ada yang mati dengan kondisi terbelah dua ,
yang merupakan perbedaan cara membunuh ke-dua nya , tanpa kepala adalah ulah Qingzhu , sedangkan untuk tubuh yang terbelah tentu saja perbuatan Xhuhan ,
"Ayo panggil semua teman kalian, aku tidak mau kalah dengan suamiku "ucap Qingzhu terus mengayunkan pedangnya ke arah musuh musuhnya itu
sedangkan Xhuhan hanya tersenyum mendengar apa yang di ucapkan istrinya tersebut , dan langsung bergerak cepat di samping Qingzhu , dari kejauhan hanya terlihat dua kilatan hitam dan putih bergerak menerjang ke arah ribuan prajurit tersebut ,
Hingga setengah jam kemudian semua pasukan di tempat itu sudah terbantai habis , bahkan komandan dan para jendral pun tak luput dari pembantai an tersebut'
Aroma darah tercium sangat pekat di tempat itu , akibat banyaknya mayat di tempat itu,
"Bagaimana Zhu'er , siapa yang menang kali ini.?"tanya Xhuhan tersenyum
"aku tidak tau Gege , karena terlalu banyak mayat disini , dan juga bagaimana aku bisa menghitung nya."ucap Qingzhu menggelengkan kepalanya
"Hahahha , coba kamu lihat lagi "ucap Xhuhan tersenyum
Qingzhu pun langsung melihat ke arah tumpukan mayat tersebut sekali lagi , setelah cukup lama , akhirnya Qingzhu terseny canggung karena kurang teliti sebelum nya
"Jadi seperti itu, baikah dengan begini kita bisa menghitung siapa yang menang kali ini"ucap Qingzhu seteleh melihat ada perbedaan pada mayat mayat tersebut ,. ada yang hanya kehilangan kepala saja dan yang lainnya terbelah menjadi dua ,
kemudian Xhuhan memanggil Long Zen dan long Ti untuk datang ke tempat nya
__ADS_1
"Paman kemarilah " Xhuhan memanggil ke-dua nya lewat telepati
"Ada apa tuan muda "ucap long Ti dan long Zen saat tiba di samping Xhuhan
"coba paman lihat Mayat mayat itu "tunjuk Xhuhan ke arah tumpukan mayat yang berceceran di depannya
lantas long Zen dan long Ti langsung melihat ke arah apa yang di tunjuk Xhuhan
Glek.....
keduanya hanya menelan ludahnya dengan kasar setelah melihat kondisi tubuh mayat mayat tersebut sudah dalam keadaan tidak utuh , ada yang terpenggal dan ada juga yang terbelah dua dengan sempurna
"apa yang akan kami lakukan dengan mayat mayat ini tuan muda.?"tanya long Zen menekan keterkejutan nya sebelum nya
"anu paman , sebenarnya kami berdua tengah berlomba untuk membunuh paling banyak , tapi kami tidak tau siapa yang menang saat ini , jadi bisakah paman membantu kami menghitung skor di antara kami ,"ucap Xhuhan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"hah"
long Zen dan long Ti langsung berseru secara bersamaan seteleh mendengar apa yang tuan mudanya inginkan , pasalnya ribuan mayat ada di depan nya dan mereka di minta untuk menghitung nya, apa apa an ini 'umpat kesal keduanya karena merasa di kerjai oleh dua orang yang sangat mereka hormati tersebut'
Note :
untuk penghuni istana kenapa tidak keluar membantu para prajurit Dan jendral nya saat ini , itu karena xhuhan membuat Aray mengurung istana dan sengaja menyisakan mereka sebagai hidangan terakhir dan akan di jadikan pembelajaran bagi kaisar Hu Tian nantinya , agar tidak melakukan hal bodoh seperti kaisar Zi Liyan kedepannya
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung