DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
.Ketahuan & Keterkejutan


__ADS_3

"kau.....


begitu kalimat yang di ucapkan Di lang keluar dari mulutnya, orang orang langsung melihat ke arah yang Di lang lihat , dan benar saja disana ada wajah pemuda yang sangat familiar baru saja keluar dari lorong dengan tubuh sempoyongan , seperti baru saja sadar dari pingsan nya ,


murid tersebut di buat bingung kenapa semua orang melihat ke arah nya , pasalnya Dirinya baru saja tiba di aula tidak lama dan dia tidak mengetahui apa pun di sini, karena dirinya menuju ke tempat ini seteleh mendengar keributan dari para murid yang bersorak seperti ada pertandingan makanya dirinya langsung ke tempat ini


flashback


setelah long Zen dan long Ti masuk ke dalam sakte awan putih , xhuhan juga ikut ke dalam dengan cara bersembunyi di balik bayangan tanpa di ketahui siapapun dan kebetulan dirinya bertemu dengan murid zhao dan menggunakan tampilan nya untuk berbaur dengan yang lain , dan Xhuhan meletakkan tubuh pingsan murid zhao di salah satu lorong sempit tak jauh dari atasan Pertarungan, tapi Xhuhan tidak mengira jika murid tersebut akan cepat bangun dari pingsannya padahal dirinya ingin lebih lama menghajar Long Zen di arena apalagi dirinya juga berencana mengerjai long Ti di arena , tapi rencana nya gagal gara gara murid yang dia gunakan sebagai menyamar ternyata sudah bangun


kemudian semua orang termasuk patriak Di Rui dan matriak Ying melihat ke arah xhuhan yang nampak tersenyum canggung sambil menggaruk kepalanya , terlihat long Zen yang kini nampak menampilkan wajah kesal pada pemuda di depannya itu , dia sudah curiga dari awal dengan pemuda yang memiliki kekuatan fisik melebihinya tersebut' tapi dia tidak yakin seratus persen dengan kecurigaan nya , tapi sekarang setelah melihat dua orang dengan wajah dan fisik sama long Zen langsung paham siapa pemuda yang menantang nya tersebut'


"Tuan muda sialan , apakah belum cukup penderita an ku kemarin , kenapa sekarang tuan muda masih Meu mempermalukan ku di sini "umpat marah Long Zen pada pemuda di depan nya , dia sangat malu sekarang terlebih lagi pada long Ti yang nampak tertawa terbahak bahak melihat ke arah dirinya dari bawah


"Tuan muda , apa maksudnya.?"tanya Patriak Di Rui bingung , kenapa tiba tiba pemuda tersebut memanggil orang yang mirip dengan murid Zhao dengan sebutan tuan muda , siapa sebenarnya orang itu , kemudian patriak Di Rui menoleh ke arah Di Lang untuk bertanya


"aku juga tidak tahu ayah, dan aku juga tidak mengerti dengan yang mereka bicarakan , tapi jika di lihat dari cara mereka berinteraksi nampak jelas jika mereka bertiga saling mengenal ,"ucap Dilang melihat ke arah xhuhan , Long Zen dan juga long Ti yang masih tertawa di bawah arena


"kamu benar Lang'er , ayo kita ke sana , ayah juga penasaran dengan identitas mereka bertiga"ucap patriak Di Rui melangkah turun dari kursinya , di ikuti matriak Ying dan juga Di Lang cs


saat tiba di arena patriak Di Rui , matriak Ying dan Dilang cs langsung menatap ke arah xhuhan yang masih dalam mode menyamar ,


karena sudah ketahuan xhuhan langsung merubah tampilannya ke tubuh aslinya ,


alhasil tempat itu menjadi hening , apalagi bagi murid wanita yang melihat wajah tampan yang tidak manusiawi milik Xhuhan ,


" apakah dia dewa dari surga"ucap mereka para wanita dengan mata berbinar melihat ke arah xhuhan tanpa berkedip


sementara untuk patriak Di Rui dan yang lainnya hanya diam menatap ke arah pemuda tampan yang sangat di kenalinya


"Bagaimana kabar kalian semua"ucap xhuhan tersenyum ke arah patriak Di Rui dan yang lainnya

__ADS_1


tidak ada jawaban yang keluar dari mulut mereka semua , hanya ada keheningan di tempat itu ,


tapi tak berselang lama Di Lang bereaksi lebih dulu dan langsung memeluk Xhuhan


"Bagaimana kabar mu saudara Han , bagaimana dengan kabar saudari Zhu.?"tanya Di Lang yang masih memeluk Xhuhan dengan erat


"seperti yang kamu lihat saudara Lang , dan untuk Zhu'er dia baik baik saja , "ucap Xhuhan tersenyum melepaskan pelukan Di Lang ,


kemudian Hu An dan Hu Qi berganti an memeluk Xhuhan , dan terakhir patriak Di Rui, sementara untuk matriak Ying hanya diam di tempat , tapi tatapan nya tertuju pada long Zen sejak awal , entah apa yang ada di pikiran kedua nya , baik long Zen maupun matriak Ying hanya tersenyum sesekali saat mata mereka melakukan kontak ,


hal itu di ketahui oleh long Ti dan langsung di laporkan pada Xhuhan , Xhuhan yange dapat laporan itu hanya tersenyum dan membiarkan dulu , sebab saat ini dirinya tengah berbincang bersama patriak Di Rui


"Perhatikan kalian semua " ucap patriak Di Rui ke pada murid murid yang ada di sana ,


sontak semua murid yang tadinya riuh membicarakan ketampanan Xhuhan pun terdiam dan langsung senyap ,


"perkenalkan ini dia sosok orang yang sangat berjasa untuk kemajuan sakte ini , dan kalian pasti bertanya tanya siapa pemuda tampan ini kan.?"tanya patriak pada kerumunan murid yang nampak antusias mendengarkan di bawah arena


"Hahahahha Baikah ,ingat ini baik baik , nama pemuda tampan ini adalah Xhuhan , Sang penyelamat sakte "ucap ptriak lantang , memperkenalkan Xhuhan pada mereka semua


sementara xhuhan hanya mendesah pelan saat tau patriak Di Rui akan memperlakukan dirinya begitu istimewa , padahal dirinya tidak menginginkan hal seperti ini


"woaaahhh....."


suara para murid menggema di tempat itu , hingga patriak Di Rui menyuruh mereka diam


"Baiklah , kalian bisa kembali ke tempat kalian masing masing , karena aku akan membawa nak Han ke Kediaman ku untuk beristirahat " nampak wajah para murid langsung murung saat mendengar pengumuman tersebut , karena mereka belum puas memandangi wajah tampan itu , tapi mereka tidak membantah , dan langsung membubarkan diri


"Baiklah Nak Han dan matriak Ying , ayo kita kembali ke kediaman ku , kita bisa berbincang bincang di sana dengan tenang "ucap patriak Di Rui mengajak mereka menuju tempat nya


setelah sampai di kediaman patriak Di Rui mereka berbincang bincang , disana

__ADS_1


sementara untuk para istri Dilang cs dan yang lainnya tidak ada di sana


"kemana bibi dan adik Hua paman , dan juga di mana ketiga saudari yang lainnya "ucap Xhuhan bertanya karena dari tadi dirinya tidak melihat mereka


"Entahlah nak Han , mungkin saat ini mereka tengah berkumpul di belakang sakte , di sana ada taman tempat mereka biasa berkumpul "jawab patriak Di Rui


"Bagaimana dengan kabar matriak Ying , apakah semua nya Baik baik saja , dan bagaimana dengan perkembangan para murid sakte lembah salju sekarang.?"tanya xhugan kepada matriak Qiao Ying


"Keadaan ku dan juga para murid baik baik saja nak Han , dan juga sekarang sakte lembah salju sudah jauh berubah setelah mendapatkan bantuan dari nak Han sebelum nya"ucap matriak Ying tersenyum


"syukurlah jika begitu matriak ,"


kemudian mereka melanjutkan obrolan mereka semua ..


.


.


.


.


.


.


.


..


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2