
"Teryata benar ini formasi khusus yang hanya bisa di buka dengen darah , pantas saja aku tidak bisa membuka dengen cara biasa sbelumnya " kemudian Lin Feng menggores telunjuk nya dan meneteskan darahnya pada formasi yang terdapat di batang pohon di depan nya itu
Tes....
krak....
zhung.....
setelah darah dari jari Lin Feng menetes mengenai formasi itu , tiba tiba terdengar seperti retakan kaca tak lama setelah itu muncul pusaran angin seperti saat Lin Feng membuka Dunia Jiwanya,
terlihat batang pohon besar itu di tengah-tengah nya muncul pusaran angin yang merupakan pintu dari dunia kecil itu sendiri ,
"Gege , apa itu .?" Ling Ling dari kejauhan yang merasakan fakultasi energi yang sangat besar di tempat Lin Feng pun langsung bergegas menghampiri nya dan menemuka pusaran angin yang lumayan besar berada di tengah tengah Batang pohon besar di depan nya itu
"ini adalah pintu masuk dari dunia kecil yang di ciptakan oleh seseorang , tapi yang membuat ku penasaran mengapa tidak ada yang sadar jika disini ada dunia kecil yang tersembunyi , kenapa hanya aku yang bisa merasakan , bahkan kamu tidak bisa menemukan nya saat aku pertama kali menemukan tempat ini " Lin Feng menjelaskan jika pusaran angin itu adalah pintu masuk dari dunia kecil yang sebelumnya Lin Feng katakan yang tersembunyi di balik formasi yang di buka oleh Lin Feng sbelumnya
"kamu benar Gege , bahkan aku sudah memfokuskan seluruh kekuatan ku pada pohon ini sebelum nya , tapi tetap saja aku tidak menemukan apapun, atau jangan jangan ini adalah dunia kecil buatan kakak Han , jika tidak bagaimana bisa hanya Gege yang bisa merasakan nya sementara aku tidak " Ling Ling juga merasa hal yang sama dengan apa yang di pikirkan oleh Lin Feng saat ini , kemudian dia menebak jika dunia kecil ini adalah dunia yang di buat oleh Xhuhan yang sengaja di tinggal kan untuk Lin Feng , Ling Ling menebak seperti itu karena hanya Lin Feng yang bisa menemukan tempat ini
"aku rasa tidak ling'er , jika memang ini adalah dunia kecil buatan ayah , sudah pasti ayah menceritakan nya padaku , jika tidak pun aku bisa merasakan aura ayah di formasi sbelumnya , tapi aku tidak menemukan adanya aura ayah di formasi itu , tapi meski begitu aku merasakan ada aura yang sangat akrab dengan aura yang sedikit bocor dari dalam pusaran angin ini " Lin Feng menggelengkan kepala nya , karena jika ini dunia yang di buat oleh ayahnya Lin Feng sudah bisa mengetahui nya dari pertama kali menemukan nya , tapi jika bukan dunia buatan sang ayah , lalu kenapa dirinya merasakan perasaan akrab dari aura yang di keluarkan dari dalam dunia kecil itu ?, inilah yang menjadi rasa penasaran Lin Feng sejak tadi
"jika begitu lalu apa yang akan Gege lakukan sekarang .?" Ling Ling bertanya pada Lin Feng
"Apalagi jika bukan memasukinya , tapi aku ingin kamu menjaga tempat ini selama aku memasuki nya , dan jangan pernah tinggalkan tempat ini sebelum aku Kemabli ," Lin Feng menjelaskan jika ia akan memasuki nya dan menyuruh ling ling untuk menjaga pintu masuk dunia kecil ini
"Tapi Gege aku...
"Tenanglah , aku tidak akan kenapa napa kamu tunggulah di sini , kalau kamu takut akan ada orang yang mendatangi tempat ini , aku akan membuat formasi ilusi yang akan menghapus keberadaan kita di sini , agar kamu bisa tenang menungguku " Lin Feng memotong ucapan Ling Ling , karena dia tau apa yang akan di katakan oleh wanita yang di cintai nya itu , sebenarnya dia tidak tega meninggalkan Ling Ling sendiri di luar , tapi ini demi keselamatan nya takut terjadi apa apa di dalam sana , oleh karena itu Lin Feng lebih memilih masuk seorang diri tanpa mengajak Ling Ling
__ADS_1
"Baiklah , tapi Gege harus janji bahwa Gege tidak akan kenapa napa dan cepatlah kembali " mau tak mau ling ling harus menyetujui nya karena melihat tekad di pemuda yang di cintai nya itu , meski khawatir dia lebih memilih mempercayai prianya itu dan Memilih untuk menyetujui nya
"Terimakasih, aku berjanji akan baik baik saja dan akan segera kembali jika urusanku di dalam sana sudah selesai " Lin feng kemudian menjentikkan tangan nya menciptakan formasi ilusi di tempat itu , formasi seperti itu tidak membutuhkan segel tangan lagi baginya , hanya menjentikkan Tangan nya saja sudah lebih dari cukup untuk membuat nya
kemudian Lin Feng membuka topeng nya dan mendekati Ling Ling yang berada di belakang nya , kemudian membuka topeng yang Ling Ling kenakan dan mengecup keningnya sebelum memasuki Dunia kecil yang ada di batang pohon di depannya itu
"aku pergi , ingat untuk menunggu Gege di sini , jangan keluar dari formasi yang Gege buat , takut ada orang yang tengah berada tak jauh dari tempat ini dan menemukan mu jika keluar dari tempat ini " Lin Feng kemudian langsung mengalirkan energi nya pada pusaran angin di pohon itu
zhep.....
Lin Feng langsung di tarik masuk ke dalam pusaran angin tersebut , meninggal kan Ling Ling sendiri di depan pohon itu , tak lama kemudian pusaran itu kembali seperti semula sepeti tak terjadi apa apa
"Semoga kamu baik baik saja Gege "Ling Ling masih berdiri di tempat menatap ke arah pusaran angin yang menjadi pintu masuk Dunia kecil itu , jika bukan karena Lin Feng melarang nya , dia sudah melompat ikut masuk kedalam pusaran angin itu
Sementara di tempat Lin Feng
"Hahahaha"
Wush.......
di tengah tengah Lin Feng membiasakan diri dengan aura di tempat ini
tiba tiba terdengar suara tawa menggelegar menggema memenuhi dunia kecil itu , di ikuti sapuan aura kuat yang menerjang ke arah Lin Feng sehingga membuat nya sesak nafas , karena besarnya aura yang menekannya
Lin Feng yang dengen paksa di tekan oleh aura yang kuat yang tiba tiba muncul itu langsung menggertak kan giginya marah dan sekuat tenaga berusaha bertahan dari tekanan yang menimpa tubuh nya ini
"Arrkkkkkk....Jangan kau kira dengen aura seperti ini aku akan berlutut padamu ,siapapun kamu aku tidak peduli , tapi yang pasti aku tidak akan pernah merendah kan Tubuhku kecuali untuk ayah dan ibuku " Lin Feng mengusap sudut bibirnya yang berdarah , kemungkinan organ dalamnya terluka akibat tekanan ini , tapi tubuhnya melarang nya untuk menyerah apalagi untuk merendahkan dirinya apalagi sampai berlutut ,
__ADS_1
"Arrkkk........" lagi lagi lin Feng berteriak keras akibat tidak tahan dengen rasa sakit yang menimpa tubuhnya saat ini , hingga dirinya tidak bisa lagi bertahan dan menutup matanya karena pingsan , tapi istimewanya , meski Lin Feng pingsan dengen darah yang masih tersisa di bibir dan hidungnya , tapi tubuhnya masih berdiri tanpa Menekuk sedikit pun , membuat Sepasang mata yang menatap dari kejauhan tersenyum puas
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung