DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Berkeliling Alam Dewa | Keberuntungan Seorang Pelayan


__ADS_3

Di tempat lain ,


Dua orang yang sama sama menggunakan topeng di wajahnya yang tak lain adalah Lin Feng dan Ling Ling, selama beberapa hari ini mereka terus berkeliling semua wilayah di seluruh alam dewa ini untuk memeriksa kembali apakah kelompok seperti pengacau sebelum masih tersisa di sana atau tidak , selama itu pula kedua nya selalu membantu orang orang yang kekurangan di berbagai tempat yang mereka lalui , sehingga kabar mengenai Keduanya berhembus dengan cepat menyebar ke seluruh alam dewa , karena apa yang mereka lakukan sungguh sangat membantu para masyarakat miskin di berbagai tempat di alam dewa ini , membuat mereka semua teringat dengan dua sosok yang juga dulu pernah melakukan hal sama di alam dewa ini , dan sosok tersebut sama sama menggunakan topeng seperti mereka , yang akhirnya di kenal dengan sosok dewa dan Dewi agung yang memimpin alam dewa ini menuju ke damaian dan kemakmuran selama beberapa waktu sebelum para pengacau itu menampakkan diri ,


Diskusi tentang ke-dua nya terus berlanjut karena lin Feng dan ling Ling tidak hanya melakukan di satu Wilayah saja tapi hampir seluruh wilayah alam dewa kecuali pusat alam dewa , karena kedua nya akan mendatangi tempat itu sehari sebelum pertemuan yang sudah di janjikan akan di mulai ,


Hari terus berganti saat ini tepat hari ke 6 dari kepergian Lin Feng dan Ling Ling dari sakte macan angin waktu ini , kini keduanya nampak terbang dengan kecepatan penuh menuju wilayah pusat alam dewa,


setelah sampai di tempat tujuan keduanya langsung melakukan hal seperti yang mereka lakukan sebelum nya di empat wilayah lainnya ,


setelah selesai dengan kegiatan nya menjelang sore keduanya sudah berada di jantung alam dewa yaitu kota elemen yang tak jauh dari istana elemen berada setelah sbelumnya keduanya berkeliling di wilayah pusat ini, Lin Feng membawa Ling Ling ke restoran mewah yang tak jauh dari pavilun dewa kehancuran tempat yang beberapa waktu pernah mereka kunjungi sebelumnya ,

__ADS_1


karena tak ingin menarik perhatian lebih lanjut , Lin Feng memesan ruangan khusus untuk ke-duanya menikmati makanan di restoran itu , karena mereka ingin menghabiskan waktu terakhir mereka sebelum pergi ke pertemuan esok hari untuk mengisi perut dengan berbagai makan lezat yang sudah hampir seminggu ini tidak mereka rasakan karena kesibukan Keduanya berkeliling di alam dewa ini


setelah pesanan mereka tiba, keduanya langsung membuka topeng yang menutupi wajah keduanya , dan kebetulan pelayan yang mengantar kan pesanan itu belum sepenuh nya pergi dari ruangan pribadi tersebut , alhasil pelayan tersebut sampai tercengang melihat wajah sempurna keduanya setelah mereka melepaskan topeng yang menutupi wajah keduanya


pelayan tersebut langsung gugup dengan tubuhnya gemetar karena baru kali ini melihat sosok sempura sepeti yang ada di depan nya ini ,


"Ehem"


"Bisakah kau pergi , karena kami ingin menikmati waktu kami berdua di tempat ini , dan satu lagu simpan apa yang kamu lihat saat ini untuk dirimu sendiri , karena ini yang terbaik untukmu " Terdengar suara halus namun sangat dingin di ruangan itu yang merupakan suara Ling Ling yang sedikit kesal dengan pelayan yang masih mematung di depan pintu keluar ruangan itu , bahkan dengan tidak sopan memandang ke arahnya dengan tatapan seperti itu ,


"Ba- Baik , maaf atas kelancangan yang sudah saya lakukan Dewa agung , Dewi agung " Dengan gugup pelayan tersebut menurunkan pandangan nya kemudian bersiap meninggalkan ruangan itu ,

__ADS_1


"Tunggu sebentar , apa maksudmu dengan memanggil kami dengan sebutan seperti itu ?" Ling Ling yang awalnya langsung ingin memakan makanannya terhenti setelah mendengar ucapan dari pelayan di depan nya ini , karena setau dirinya tidak ada yang mengetahui sosok asli dirinya dan Lin Feng selama ini , karena saat bersama Fan Bo dan yang lainnya pun dia dan Lin Feng tidak pernah membuka penutup wajahnya sama sekali , bahkan selama melakukan penyerangan ke markas topeng malam hingga keduanya melakukan perjalanan tidak pernah sekalipun mengekspos nya


"Ma- maaf kan saya Dewi agung , sebab ciri ciri Anda berdua sama dengan kedua sosok agung itu, yang merupakan sosok Dewi agung dan Dewa Agung yang sama seperti sosok puluhan tahun yang lalu yang menjadikan alam dewa ini dalam masa kejayaan nya , karena berkat beliau berdua lah alam dewa ini menuju kemakmuran nya ،tapi setelah beliau memutuskan untuk meninggalkan alam dewa puluhan tahun yang lalu , akhir akhir ini alam ini kembali ke masa kekacauan akibat ulat kelompok yang tiba tiba muncul entah dari mana , tapi dari informasi yang saya dengar dari manager restoran ini yang merupakan bagian dari peviliun dewa kehancuran , mengatakan jika organisasi itu sudah dihancurkan oleh aliansi yang di bentuk oleh Dewa agung dan Dewi agung yang memimpin langsung penumpasan kelompok tersebut , dan manager juga memberikan gambar mengenai sosok dewa agung dan Dewi agung padaa kami semua agar bisa memperlakukan Anda berdua dengan baik saat berada di tempat ini , itulah sebabnya saya bisa tau mengenai identitas anda sebelumnya , sekali lagi mohon maafkan kelancangan saya sbelumnya Dewi agung , Dewa Agung , karena telah berani menatap anda berdua dengan tatapan tidak sopan , oleh karena ini saya siap mendapat kan hukuman " pelayan wanita tersebut menjelaskan dengan hati hati serta kepalanya masih menunduk tidak berani menatap ke depan karena masih takut akibat perbuatannya sbelumnya yang sudah berani menatap kedua sosok agung di hadapan nya dengan tatapan yang tidak sopan


"Jadi seperti itu , lalu apakah ada hal lain yang ingin kau sampaikan pada kami , jika ada katakanlah tidak perlu Setakut itu , kami tidak akan menghukum mu hanya karena hal sepele seperti itu ," Lin Feng yang melihat pelayan wanita berusia 30 tahunan itu ketakutan hanya tersenyum dan menenangkan nya, sementara Ling Ling sudah melupakan kekesalan sebelum nya setelah mendengar cerita dari pelayan tersebut , sejurus kemudian ia tersenyum manis karena secara tidak langsung dia di samakan dengan sosok Qingzhu kakak sekaligus ibu mertuanya yang mendampingi Xhuhan di alam dewa ini waktu itu, dan saat ini dia dan Lin Feng akan melakukan hal yang sama seperti apa yang di lakukan oleh Xhuhan dan Qingzhu di masa lalu , dia senang karena secara tidak langsung dia dan Lin Feng sudah seperti suami istri yang sesungguh nya saat ini , hingga membuat Ling Ling tidak bisa lagi menyembunyikan kebahagiaannya


pelayan yang mendengar ucapan lembut dari Lin Feng akhirnya bisa bernafas lega , kemudian dengan semangat ia menceritakan kisah yang hangat belakangan ini yaitu mengenai dua sosok bertopeng yang seminggu ini menjadi buah bibir di seluruh alam dewa ini , yang dia simpulkan jika sosok tersebut adalah dua orang yang tengah berada di hadapan nya kali ini , dan ternyata dugaan nya benar, karena di benarkan oleh sosok Lin Feng yang membuat nya semakin mengagumi sosok dewa dan Dewi agung hadapan nya ini , apalagi setelah mengetahui kebenaran yang membuat nya semakin syok sehingga ia semakin menghormati kedua sosok di hadapan nya ini , setelah dia mendapat kan keberuntungan besar dengan mendengar kan langsung informasi yang mungkin dirinya seorang diri selain para penguasa wilayah alam dewa yang lain yang mengetahui ini apalagi ia bisa melihat langusng wajah Keduanya ,dan mengenai informasi itu adalah jika sebenarnya kedua sosok di hadapan nya kali ini merupakan putra dan menantu dari dua sosok legendaris sebelum nya , yang tak lain adalah Xhuhan dan Qingzhu yang di juluki sepasang pembantai dan juga di panggil dengan dewa agung dan Dewi agung generasi pertama , yang sekarang gelar itu sudah berpindah kepada dua sosok di depan nya ini ,


setelah itu Lin Feng memberikan cincin Penyimpanan pada pelayan tersebut yang di dalamnya berisi sumberdaya kultivasi yang sudah tidak berguna lagi baginya , tapi bagi kultivator seperti pelayan tersebut sumberdaya tersebut sudah lebih dari cukup untuk menunjang kultivasi nya hingga ranah dewa abadi 🌟 1 , dan juga di cincin itu ada jutaan baru roh bebagai tingkat an yang sengaja Lin Feng berikan juga , karena Lin Feng melihat bakat wanita itu lumayan tinggi hanya saja nasibnya yang kurang beruntung


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2