DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
46. Hutan Salju Berkabut


__ADS_3

perjalanan menuju Daratan Utama yang berada di Alam penguasa ini terus berlanjut dimana saat ini Xhuhan dan Qingzhu masih terus terbang beriringan di udara, berhari hari sudah berlalu , tapi mereka berdua masih belum melihat adanya kehidupan didepan nya sejauh mata memandang meskipun Xhuhan menggunakan mata dewa nya tetap saja masih belum ada tanda tanda adanya kehidupan di depannya,


"Zhu'er , kamu istirahat dulu di dunia jiwa، karena perjalan an ini masih sangat jauh , Gege janji jika sudah menemukan kota atau Desa di depan sana, Gege akan mengeluarkan mu"ucap Xhuhan melihat ke arah Qingzhu


melihat tatapan dari sang suami Qingzhu mau tak mau harus menuruti nya kali ini , meskipun dirinya masih mau bersama sang suami , dirinya juga yakin jika dirinya akan mengalami kelelahan jika terus di paksakan seperti ini


"Gege harus berhati hati di luar sana , dan jangan memaksakan diri terlalu jauh"ucap Qingzhu sebelum masuk ke dalam dunia jiwa


setelah Qingzhu masuk ke dalam dunia jiwa, Xhuhan langsung terbang dengan kecepatan penuh yang ia miliki, dia terus terbang hingga di hari ketiga dirinya di suguhi pemandangan yang sangat menakjubkan di depannya dimana sejauh mata memandang hutan di depan nya ini semuanya tertutup salju dan sedikit berkabut , bahkan dingin dari hutan tersebut sampai ke tubuhnya yang masih cukup jauh dari hutan tersebut


"Salju, dan dilihat dari manapun , hutan ini sangat luas, sepertinya ini merupakan perbatasan antara wilayah pinggiran alam penguasa dengan alam utama,"ucap Xhuhan setelah mengamati apa yang ada di depannya


kemudian Xhuhan mengaktifakan elemen Api nya dan perlahan terbang mendekat ke arah hutan bersalju yang ada di depan nya, semakin dekat dengan hutan , semakin terasa menusuk hawa dingin yang dirasakan Xhuhan , perlahan Xhuhan turun dari ketinggian dan memutuskan untuk berjalan kaki , karena dia tidak tau apa yang ada di dalam hutan ini, takut ada sesuatu yang berbahaya menyerang nya kalau dia terbang


karena masih merasakan dingin Xhuhan akhirnya menggunakan elemen es nya dan menggunakan kesempatan ini untuk melatih elemen nya tersebut karena selama ini hanya elemen api ,petir dan kegelapan saja yang ia latih, sementara yang lainnya jarang dia gunakan


hawa dingin yang sebelumnya sangat menusuk kini perlahan hilang dan bahkan menjadi energi tambahan bagi tubuh Xhuhan ,yang perlahan masuk ke dalam tubuh Xhuhan , tepat nya masuk ke dantian nya menuju kelopak bunga yang berwarna putih di dantian nya, yang merupakan elemen es nya, bisa dilihat disana sudah lima kelopak yang sudah mekar sempurna , berwarna hitam(kegelapan) , merah(Api) , cokelat (ruang),abu abu(waktu) dan putih dengan kilatan petir di atasnya(petir) , yang menunjukkan perbedaan antara warna kelopak yang memiliki elemen es dan petir , sementara yang kelopak putih elemen es warnanya seperti susu dan mengeluarkan embun di sekitar nya ,


perlahan kelopak tersebut mulai memancarkan cahaya dan semakin membesar ukurannya seiring masuknya hawa dingin ke dalam tubuh Xhuhan


"Apakah aku harus melatih semua Elemen yang ada di tubuhku , karena selama ini aku hanya menggunakan lima elemen saja ,sementara yang lain belum pernah aku gunakan "Xhuhan nampak berpikir sepanjang perjalanan nya di dalam hutan bersalju tersebut hingga tidak menyadari jika dirinya tengah di tatap oleh beberapa pasang mata dari ke jauhan


Di bagian dalam hutan


"Saudara Zhi , apakah kita akan menangkap anak muda tersebut atau kita usir saja dia dari tempat ini"ucap orang di sebelah nya


"Tenang saudara Zen , apakah kamu tidak melihat ke anehan dari pemuda tersebut, bahkan tubuhnya tidak merasa kedinginan setelah masuk ke dalam hutan ini, apakah ini pernah terjadi sebelumnya.?"tanya orang yang di sapa dengan sebutan saudara Zhi sebelum nya

__ADS_1


"Benar, kenapa aku sampai tidak kepikiran sejauh itu, bahkan biasanya meskipun orang tersebut memiliki elemen es di tubuhnya , orang itu tetap akan membeku saat memasuki hutan ini , tapi sekarang pemuda itu tampak tenang , bahkan hawa dingin di sekitar nya masuk ke dalam tubuh nya dalam kecepatan yang sangat luar biasa"ucap seseorang yang di sebut saudara Zen


"Ayo kita temui anak muda tersebut dan kita lihat apa yang istimewa dari pemuda tersebut"ucap saudara Zhi yang di angguki oleh saudara Zen dan langsung menghilang dari tempatnya


sementara saat ini Xhuhan masih terus melangkah kan kakinya semakin dalam meuju bagian dalam hutan bersalju tersebut , meskipun tempat itu terkesan menakutkan karena tidak ada cahaya matahari masuk tapi buat Xhuhan hal semacam ini sudah sering dia lalui


di tengah perjalanan nya tiba tiba di merasakan dua aura yang sangat besar menuju ke arahnya , dan membuat Xhuhan langusng menghentikan langkah kakinya dan langsung fokus ke depan menunggu siapa yang datang ke arahnya


wush...wush....


muncul dua sosok pria paruh baya di depan Xhuhan dengan pakaian serba putih dan kedua nya Memiliki jenggot putih panjang


Xhuhan hanya diam memperhatikan kedua sosok yang baru datang tersebut' dan masih bersikap tenang , meskipun isntingnya mengatakan jika keduanya sangat kuat, dia tetap tenang karena dia tidak merasakan ancaman apapun dari kedua sosok tersebut justru sebaliknya ada sesuatu yang terasa familiar dengan dua orang di depan nya itu tapi Xhuhan tidak tau apa itu


sementara kedua paruh baya tersebut melihat Xhuhan dengan seksama pasalnya mereka melihat ketenangan yang di tunjukkan pemuda dua puluh tahunan di depan nya ini saat bertemu dengan mereka,


"saudara Zhi , apakah kamu bisa melihat kedalam tubuh anak muda ini"tanya paktua yang di panggil saudara Zen lewat telepati


Xhuhan yang melihat kedua pria paruh baya tersebut diam dan mengamati dirinya di buat bingung , pasalnya sejak mereka tiba hingga saat ini keduanya bahkan tidak mengeluarkan sepatah kata apapun ,hal itu membuat Xhuhan bingung


"Maaf senior , apakah ada sesuatu di tubuhku .?"tanya Xhuhan membuyarkan diskusi keduanya


bahkan keduanya sampai kaget tidak percaya jika anak muda di depan nya ini tau jika mereka dari tadi memeriksa tubuh anak muda ini


bukannya menjawab kedua pria paruh baya tersebut ingin mengetes Xhuhan dengan meningkatkan suhu di sekitar tempat itu menjadi ke titik sangat ekstrim , yang membuat Xhuhan sempat kaget dengan perubahan tiba tiba suhu di sekitar nya ,


tapi peristiwa itu tak berlangsung lama , karena perlahan tubuh Xhuhan perlahan di selimuti dengan cahaya warna emas dan perlahan cahaya tersebut membentuk armor emas di punggung nya dan tubuh nya perlahan di tutupi dengan armor emas yang merupakan perwujudan dari mode kaisar naga perang nya,

__ADS_1


entah kenapa tiba tiba mode itu bisa aktif saat ini , tapi Xhuhan hanya diam saja ,berbeda dengan kedua pria paruh baya yang ada di depan nya...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


"Bersambung

__ADS_1


Note: Pembaca teraktif Minggu ini



__ADS_2