DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
38. Tiba Di Sakte Lembah Salju


__ADS_3

Mereka bertiga tidak pernah berharap akan melihat ketampanan dan kecantikan seperti itu saat ini, bahkan wajah Dilang cs yang notabene nya sudah sangat tampan , masih jauh jika di bandingkan dengan wajah Xhuhan , sementara untuk Qingzhu mereka tidak bisa membayangkan lagi akan seperti apa ekspresi laki laki jika Qingzhu tidak memakai topengnya ,


"Baiklah ayo segera kita bergerak , agar kita sampai di sakte lembah salju sebelum sore "ucap Xhuhan mengajak mereka untuk segera menuju sakte lembah salju


"kenapa Gege tidak langsung bawa kita langsung berpindah ke sakte itu,"ucap Qingzhu pada Xhuhan


"maaf maaf Gege lupa baiklah , saudari Yi, bisakah kamu kirimkan dimana letak sakte lembah salju padaku"ucap Xhuhan pada Qiao Yi


seteleh itu Qiao Yi langsung mengirimkan ingatan nya pada Xhuhan disana terdapat informasi mengenai sakte dan letaknya


"Baiklah ayo kita berangkat, aku akan langsung membawa kalian ke tempat matriak Qiao Ying" ucap Xhuhan ,


Xhuhan langsung merobek ruang di depannya dan menyuruh mereka semua masuk ke dalam , meski awalnya ketiganya ragu, tapi setelah di yakinkan oleh para kekasih nya akhir nya mereka semua masuk ,


Dan benar saja saat ini mereka muncul di depan matriak Qiao Ying yang tengah duduk di kursi matriak ,


sontak kejadian itu langung membuat matriak Ying waspada dan mengeluarkan senjatanya


"ibu ini aku, bibi kami pulang" suara yang sangat dia kenali yang membuat dirinya mengendur kan kewaspadaan nya , tiba tiba di hadapan nya muncul Qingzhu, Meng Yu, dan juga Wei Lian , di ikuti lima orang bertopeng juga muncul di tempat itu


"Yier ,Yuer, lianer , kalian kah itu, tapi siapa yang bersama kalian saat ini"ucap matriak Ying menatap ke arah xhuhan dan kelompok nya


"Tunggu , bukankah dia merupakan peserta yang mengalahkan patriak Mo sen sebelum nya, kenapa dia bisa ada di sini"ucap matriak Ying , setelah mengingat Xhuhan , karena dia kebetulan hadir menonton turnamen sebelum nya


"Salam matriak , kami teman dari Saudari Yi , Yu dan saudari Lian"ucap Xhuhan maju mengenalkan dirinya


"salam tuan muda, maaf atas sikap ku tadi, silahkan duduk "ucap matriak Ying pada kelima sosok bertipe tersebut


"Tidak apa apa matriak , kebetulan kehadiran kami karena ada sesuatu yang penting yang ingin kami sampaikan pada matriak"ucap Xhuhan menyampaikan tujuannya


"oh apa itu tuan muda"tanya matriak Ying


"maaf sebelumnya nya jika kami tidak mengenal kan diri, perkenalkan namaku Xhuhan dan ini istriku Qingzhu, sedangkan ketiga orang itu merupakan saudaraku, Dilang , Hu Qi dan Hu An, tentu matriak tau siapa mereka juga kan.?"ucap Xhuhan melihat ke arah matriak Ying

__ADS_1


"Tentu saja tuan muda Han, mereka bertiga yang memenangkan turnamen kelompok dengan poin hampir dua puluh ribu, bagaimana aku bisa melupakannya "ucap matriak Ying kagum , dan saat ini dia di kunjungi oleh lima pemuda berbakat tersebut


"jadi, apa yang ingin tuan Han sampaikan padaku.?"tanya matriak Ying


"maaf matriak , jika boleh jangan memanggil ku dengan sebutan tuan , kami tidak biasa dengan itu, matriak bisa memanggil kami dengan sebutan nak, agar lebih nyaman untuk kami,"


"dan untuk apa kita ketempat ini , ini berhubungan dengan pria ini"ucap Xhuhan sambil mengeluarkan patriak jin Kun dari dunia jiwanya dan melemparkan nya ke hadapan matriak Ying


"Jin Kun,, kenapa dengan orang kurang ajar ini nak Han, apakah dia mengganggu kalian ?"tanya matriak Ying


"Tidak matriak, justru putra dari orang tua bodoh ini yang ingin melecehkan saudari Ying sebelumnya , tapi matriak tenang saja , karena saudaraku sudah membunuh bocah bodoh itu, dan kenapa patriak jin Kun bisa berada disini , itu karena sakte mereka saat ini tengah kosong, sebab semua penghuninya sudah aku bantai bersama istriku, hanya menyisakan orang tua bodoh ini, jadi aku menyerahkan nya pada matriak"ucap Xhuhan mengakhiri penjelasannya


"jadi sakte gagak hitam sudah musnah, aku tidak menyangka ternyata hari ini datang juga jin Kun sialan, kau sudah banyak menyusahkan sakte sakte kecil seperti kami , karena kau mempunyai pendukung kuat di sana, tapi apakah kau tau, bahkan patriak sakte awan gelap yang kau junjung itupun tidak berdaya di hadapan pemuda ini"ucap matriak Ying menunjuk ke arah xhuhan


kini muka patriak jin Kun sangat pucat seteleh mendengar ucapan tersebut , pasalnya dia berencana mengancam Xhuhan dengan SMA sakte awan gelap, tapi nyatanya apa , bahkan patriak Mo sen pun tidak berkutik di hadapan orang yang menghancurkan saktenya tersebut


"jadi apa yang akan matriak lakukan dengan orang ini.?"tanya Xhuhan pada matriak Ying


"Baiklah, oy pak tua apakah kau ingin bebas.?"tanya Xhuhan menatap ke arah jin Kun


"apakah yang kamu ucapkan benar .?"tanya patriak jin Kun mulai ada harapan lagi di matanya


"tentu saja, kau hanya perlu mengalah kan salah satu dari tiga wanita itu"ucap Xhuhan sambil tersenyum mengatakan telunjuknya pada Qiao Yi dan dua saudari nya


patriak Kun yang melihat ke arah yang di tunjuk Xhuhan langsung tumbuh senyum kepercayaan dirinya, Karena dia tau betul kekuatan ketiga gadis itu sebelumnya


"apakah kau tidak akan mengingkari janjimu jika aku bisa mengalahkan salah satu dari gadis itu"ucap jin Kun


sementara ketiga gadis itu hanya tersenyum sinis melihat kepercayaannya diri orang tua itu, lain halnya dengan matriak Ying , yang sangat kuat wajah nya , karena dia tidak tau kalau merak bertiga sudah sangat kuat


"Nak Han, apa kamu tidak berlebihan jika membiarkan Yier dan yang lainnya melawan orang licik ini"ucap matriak Ying khawatir


"matriak tidak perlu khawatir, tidak akan terjadi apa pun pada meraka bertiga , matriak tinggal menonton saja , aku menjamin itu"ucap Xhuhan , yang mau tak mau matriak Ying harus pasrah dan melihat ke arah wanita cantik yang sangat berarti baginya tersebut

__ADS_1


"bagaimana pak tua ,apakah sudah memutuskan akan melawan siapa.?"tanya Xhuhan


"tentu saja, tapi aku harap kau tidak akan mengingkari ucapanmu,''ucao jin Kun


"Tidak usah banyak bicara pak tua , kau tinggal pilih lawan mu dan bertarunglah"ucap Xhuhan dingin


"Baik , aku akan melawan nona muda sakte ini, Aku harap kalian tidak menyesali keputusan kalian sekarang ini, karena aku tidak akan berbelas kasihan walaupun melawan wanita sekalipun"ucap jin Kun dengan tersenyum meremehkan ke arah Qiao Yi ,


"bagaimana saudari Yi , apakah kau siap.?"tanya Xhuhan pada Qiao Yi.


"tentu saja saudara Han, aku mau lihat sejauh mana kesombongan paktua ini bertahan , "ucap Qiao Yi tersenyum , karena dia juga ingin menguji kekuatan barunya dan saat ini dia bahkan menemukan lawan yang bahkan sangat pas untuknya , karena dirinya sudah banyak sekali menyimpab dendam untuk sakte gagak hitam terutama patriak jinkun ini


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2