
"ini...
"Penguasa muda"
brugh .. Brugh...
keduanya langsung menjatuhkan diri mereka dan berlutut di depan Xhuhan , mereka berdua tidak berani mengangkat kepala menatap ke arah xhuhan , Karena sebelumnya mereka telah lancang memberikan tekanan ekstrem pada orang yang seharusnya dia layani ,tapi mereka malah bertindak kurang aja sebelum nya
"Sudahlah tidak usah seperti itu paman long "ucap Xhuhan tersenyum ke arah kedua orang yang kini tengah berlutut itu, pasalnya dia sudah tau siapa kedua orang di depannya ini , semenjak ke duanya mulai menekan tubuhnya dengan hawa dingin ekstrem sebelum nya , dan sesuai perkataan kakek long Wang , jika mereka ini adalah klan naga es yang menjadi pelayan nya dulu, dan kenapa xhuhan memanggil keduanya dengan sebutan paman Long، ya karena mereka memang menggunakan marga long untuk semua ras naga
"Hamba tidak berani penguasa muda"ucap kedua nya masih tetap berlutut
"Bangunlah, jangan pernah berlutut di hadapan ku lagi , mulai sekarang jadilah keluargaku bukan pelayan ku , bantu aku untuk merebut kembali apa yang seharusnya kita miliki, dan kebalikan kejayaan kekaisaran naga emas kita seperti dahulu, seperti saat kakek long Wang memimpin dulu"ucap Xhuhan menatap kedua pria paruh baya tersebut
bukan nya bangun keduanya langsung menangis dan bersujud di tanah , karena mengingat Sang pemimpin long wang yang mengorbankan nyawa nya demi mereka
kemudian keduanya bangkit tapi masih menunduk kan kepalanya
"mulai sekarang jangan pernah lagi berlutut di hadapan ku paman, dan satu lagi jadilah keluargaku dan mari kita rebut kembali apa yang semestinya menjadi milik kita"ucap Xhuhan memeluk kedua pria paruh baya di depannya itu
"Terimakasih penguasa muda"ucap keduanya dengan perasaan hangat di hati mereka , akhirnya bisa bertemu dengan sang penerus , dan memperlakukan mereka layaknya keluarga
"Maaf paman, apakah paman tidak mau memperkenalkan diri padaku"ucap Xhuhan tersenyum dan berusaha mencairkan suasana agar mereka tidak canggung lagi
"eh maaf penguasa muda , saya long Zen penguasa muda , dan di sebelah saya long Zhi"ucap long Zen tertawa canggung
"baik paman Zen dan paman Zhi, namaku Zen Xhuhan dan paman mulai sekarang jangan memanaggil ku dengan sebutan penguasa , karena itu terlalu berat untukku yang sekarang, panggil aku tuan muda , aku lebih suka dengan panggilan itu "ucap Xhuhan memperkenalkan dirinya
"Baik tuan muda ''ucap kedua nya dan mereka berdua sangat kagum dengan sosok penerus pemimpin mereka ini, selain masih sangat muda dan berbakat , tapi juga memiliki sopan santun yang baik , sangat mirip dengan pemimpin agung mereka long Wang
"jadi , sekarang klan naga es tersisa berapa orang paman ?"tanya Xhuhan
"hanya tersisa 1000 orang tuan muda , dan lima penetua termasuk kami"ucap long Zen menjelaskan
"lalu bagaimana dengan klan lain, apakah juga tersisa sedikit.?"tanya Xhuhan penasaran
"kami tidak tau tuan muda, sebab kami terpisah ketempat berbeda waktu penguasa long Wang memindahkan kami, sejak saat itu kamu tidak pernah bertemu "jawab long Zen dengan raut muka lesu
__ADS_1
"tidak usah bersedih paman, aku akan menyatukan kalian semua nanti, karena aku mendapat tugas dari kakek untuk mengumpulkan kalian semua nya sepeti dulu, dan kembali ke alam sembilan naga untuk merebut kembali apa yang seharusnya menjadi milik kita ''ucap Xhuhan yang membuat Long Zen dan long Zhi mempunyai semangat baru dan ingin segera membalas perbuatan mereka dulu
"Tapi sebelum itu, bisakah paman memberitahu ku sebenarnya paman saat ini berada di ranah apa, jujur saja aku tidak bisa melihat kekuatan paman"ucap Xhuhan tersenyum canggung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"maaf tuan muda, kekuatan kami bertiga sudah sangat jauh di atas kekuatan tuan muda saat ini, tapi kekuatan kami di tekan hingga ranah Maha Dewa Langit 🌟 9, di karenakan ada hukum yang membatasi kekuatan kami di alam ini "ucap Ling Zen menjawab rasa penasaran Xhuhan
"Baiklah paman , sekarang bawa aku menemui saudara saudaraku yang lain , Karena aku ingin membawa mereka semua bersama ku ''ucap Xhuhan mengalihkan pembicaraan karena dia tau mereka berdua tidak ingin memberitahukan kekuatan asli mereka untuk saat ini, dan Xhuhan juga tau itu semua demi kebaikan dirinya
"mari ikuti kami tuan muda"kemudian Long Zen dan long Zhi memimpin Xhuhan menuju istana milik mereka yang terletak di kedalaman hutan salju berkabut ,
tak sampai sepuluh menit , mereka bertiga sudah sampai di istana megah berwarna putih dan ketiganya langsung masuk kedalam ,di sana sudah ada tiga orang yang menunggu mereka, long Zen mengirim kan telepati kepada mereka bertiga jika yang bersama nya saat ini merupakan penerus dari penguasa mereka dulu long Wang , alhasil ke tiganya langsung bergegas maju dan ingin berlutut, tapi ada energi emas yang menahan tubuh mereka agar tidak menyentuh tanah , dan energi itu merupakan energi yang di keluarga Xhuhan dengan menggunakan mode kaisar naga emas nya
"jangan pernah berlutut di hadapan ku , mulai sekarang kalian semua adalah keluarga ku"ucap Xhuhan menatap ketiga orang tersebut dimana satu orang pria paruh baya dan dua wanita yang masih terlihat berumur dua puluh tahunan dengan paras yang sangat cantik
"kalian ingat apa yang di sampaikan tuan muda pada kalian ini, karena tuan muda tidak menginginkan kita berlutut di depan nya , jadi jangan lakukan itu lagi "ucap Long Zen pada ketiganya lewat telepati
''maaf kan kami tuan muda "ucap merak bertiga menundukkan kepalanya
Xhuhan hanya tersenyum dan berjalan menuju singgasana yang ada di sana, karena di paksa oleh long Zen sebelum nya dan mau tak mau dia harus menuruti nya ,
kemudian mereka bertiga mengenal kan diri pada Xhuhan , dimana mereka merupakan Long Jia, long Yu dan pria paruh baya tersebut bernama Long Zhu , dan mereka bertiga menjadi tetua bersama Long Zen dan long Zhi , sebab hanya mereka yang tersisa di keluarga utama mereka , selebihnya tewas dalam perang dan hanya menyisahkan mereka belima dan seribu murid
"salam kenal saudari Jia ,saudari Yu, dan paman Zhu, kalian bisa memanggil ku Zen Xhuhan , "ucap Xhuhan memperkenalkan dirinya juga pada mereka
.....
Ranah kultivasi Di atas Maha Dewa langit
Maha Dewa Agung
Maha Dewa Suci
Maha Dewa Surgawi
Maha Dewa Semesta
Ranah Di atas Maha Dewa Semesta
__ADS_1
Dewa sejati
Dewa sejati Merah
Dewa sejati Hijau
Dewa sejati Kuning
Dewa sejati Putih
Dewa Sejati Hitam
Dewa Sejati Penguasa
Dan untuk ranah Dewa sejati , tiap ranah di bagi menjadi tiga tingkatan
Awal ,menengah , puncak .
....
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1