
xhuhan dan yang lainnya sudah tiba di tempat ayah dan yang lainya menunggu , di sebuah hutan di dekat perbatasan kota yang tak jauh dari istana ke Kaisaran
"Apakah sudah selesai.?"secara tiba ada suara seseorang di belakang meraka yang tengah asik berbincang dan memanggang hewan buruan di tangan mereka
Zentian dan yang lainnya menoleh dan mendapati seorang dengan pakaian hitam dengan topeng putih menatap ke arah mereka semua , tanpa mereka sadari
"Han'er , sejak kapan kamu ada di sana , apakah sudah lama.?"tanya Zentian heran karena tidak bisa merasakan aura nya sama sekali , jika itu musuh sudah di pastikan Jika saat ini mereka sudah tewas jika Xhuhan menyerang mereka
"Tidak ayah , aku baru saja tiba , sebentar lagi istriku dan paman juga tiba"ucap Xhuhan yang kebetulan ketiganya tiba sesuai dengan apa yang xhuhan katakan sebelumnya
"kenapa Gege Tidka menunggu kami .?"ucap Qingzhu dengan kesal, sebab Xhuhan langsung pergi tanpa menunggunya
"hahaha maaf maaf , Gege hanya ingin mengejutkan ayah dan yang lainnya tadi , "Xhuhan langsung menjelaskan pada Qingzhu dari pada dirinya terkena terkam oleh singa buas di depan nya ini , sebab sejak dirinya dan Qingzhu berada di dunia jiwa , Qingzhu banyak berubah hal itu karena didikan long Xia dan yang lainnya , Al hasil Qingzhu lebih menyeramkan jika Xhuhan membuatnya marah
"Salam ayah salam paman "ucap Qingzhu menangkupkan tangannya dan menggaruk kepalanya karena malu pada mereka , dirinya bukan menyapa malah berdebat dengan sang suami
"Ayo duduk dulu kalian berempat , kita jarang jarang berkumpul seperti ini , sebaiknya malam ini kita berpesta daging di sini , karena ayah dan yang lainnya banyak sekali menangkap hewan buruan sebelum nya "ucap Zentian pada Xhuhan dan Yang lainnya
mereka fokus ke hewan panggangan mereka masing masing , begitu juga dengan Xhuhan dan Qingzhu yang saat ini tengah memanggang rusa yang di berikan oleh ayahnya sebelum nya
"sudah lama kita tidak menjalani kehidupan di hutan seperti ini Gege, terkahir kali kita melakukan nya saat kita menjadi buronan di alam dewa , setelah itu kebanyakan waktu yang kita lewati hanya sendiri sendiri "ucap Qingzhu sambil menatap sang suami yang tengah membolak balikkan rusa di atas bara api
"kamu benar sayang , Gege juga sangat rindu berpetualang bersama seperti saat itu , tapi memang keadaan nya memang belum tepat untuk melakukan itu, kita selesai kan dulu Masalah yang ada di alam ini , kemudian kita bisa bebas menikmati waktu berdua seperti saat itu "ucap Xhuhan sambil menyerahkan potongan daging yang sudah matang pada sang istri
"aku harap demikian " ucap Qingzhu dengan pipi merah
"Hey , apa yang istriku ini pikirkan hah, apakah sekarang istriku yang cantik ini memikirkan hal hal yang dilakukan oleh orang dewasa .?" ucap Xhuhan menggoda sang istri setelah melihat pipi nya merah
"apa yang Gege bicarakan , lihat di sekitar kita banyak orang , apakah Gege tidak malu pada mereka "ucap Qingzhu sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan nya
sementara orang orang disana hanya tersenyum melihat kedua orang yang paling mereka hormati tersebut' ,
begitu juga dengan Zentian yang masih tidak menyangka jika hidupnya akan berubah menjadi lebih baik setelah dirinya jatuh ke alam rendah sebelum nya , bukan hanya menjadi kuat , dirinya juga memiliki keluarga yang bahagia dan saudara yang sangat baik menurut nya ,
"Gege , apakah sebaiknya kita mengeluarkan bibi dan yang lainnya agar mereka bisa berkumpul bersama kita saat ini , jarang jarang kita bisa berkumpul bersama seperti ini "ucap Qingzhu memberi usul pada suaminya
__ADS_1
"ide bagus , dan kemungkinan mereka saat ini masih siang di dunia jiwa , baiklah Gege akan panggil mereka keluar ,"kemudian xhuhan langsung membuka dunia jiwa miliknya
yang kemudian muncul long Xia , long Zia , long Yu dan long Jia , juga Yun'er dan Ling Ling kecil , sementara kakek Bing dan nenek Xumei tidak ikut ,
"Wah, "Ling Ling kecil langusung turun dari gendongan sang ibu , dan langsung berlari an saat melihat banyak sekali api unggun di depannya , di tambah terlihat oleh kedua mata nya banyak sekali makanan enak yang menanti dirinya untuk di makan
pandangan mata gadis kecil itu melihat ke arah depan dan menemukan kedua kakaknya tengah tersenyum ke arah nya ,
"Kakak "
Ling Ling langsung bergabung dengan Xhuhan dan Qingzhu sementara yang lainnya langsung bergabung dengan suami mereka , seperti long Xia bersama long Zhu , long Xia dengan Ling Zhi , sementara Zentian bersama Yun'er dan long Jia dan long Yu , dan long Zen juga bergabung bersama kelompok Zentian , membentuk keluarga bahagia sambil berbincang bincang di temani api unggun dan berbagai makanan yang di bawa netral dari dunia jiwa
"Kakak , kenapa tidak mengajak Ling Ling jika ingin mengadakan pesta seperti ini, Ling Ling kan ingin membantu kakak membuat api seperti itu "ucap nya dengan lucu sementara mulutnya di penuhi minyak dari rusa yang baru saja ia kunyah
"memang adik kecil kakak ini bisa membuat api.?"tanya Xhuhan pada Ling Ling
"Tentu saja bisa , Ling Ling kan hebat "ucap nya dengan membusung kan dadanya , smentara Qingzhu hanya cekikikan melihat tingkat lucu si kecil di hadapan nya ini
"sudah jangan bicara dulu saat makan , nanti kakak ambil dagingnya "Xhuhan menasehati si kecil
"Ayah , bagaimana tadi , apakah ayah bersenang senang di luar sana "tanya Xhuhan melalui telepati pada sang ayah yang nampak kaget karena tiba tiba suara anaknya menggema di kepalanya
"hahahaha , tentu saja ayah bersenang senang disana , karena ayah sudah lama tidak bermain dengan orang orang bodoh seperti tadi siang , "ucap Zentian membalas telepati sang anak sambil tersenyum sendiri sementara Yun'er dan yang lainnya di buat heran dengan tingkah zentian yang tiba tiba diam dan tersenyum sendiri , kemudian mereka menoleh ke arah lain dan menemukan Xhuhan tengah tersenyum ke arah mereka ,
"Bagiamana kabar ibu .?"tiba tiba suara Xhuhan muncul di kepala Yun'er
"seperti yang Han'er lihat , ibu sangat sehat , lagi pula ibu tidak ada kegiatan apa apa selain mengurus adikmu yang nakal itu "balas Yun'er lewaat telepati pada Xhuhan
"Baiklah ibu , kita akhiri ini, karena saat ini ibu lagi di perhatikan oleh kakak dan yang lainnya karena ibu tiba tiba senyum senyum sendiri ,hahaha "kemudian xhuhan menghentikan pembicaraan nya dengan sang ibu dan menoleh ke arah si kecil yang nampak sudah tertidur di pangkuan sang istri
"sudah lama Ling Ling tidur.?"tanya Xhuhan pada Qingzhu
"Baru saja Gege , mungkin dia kekenyangan "ucap Qingzhu membelai kepala si kecil
"Biarkan saja seperti itu, hitung hitung kamu belajar menjadi seorang ibu "
__ADS_1
blush....
pipi Qingzhu langsung merah merona , untung saja saat ini malam hari , tapi tetap saja tidak bisa di sembunyikan dari mata milik Xhuhan ,
saat ini xhuhan hanya terkekeh kecil saat melihat istrinya malu karena ucapan nya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1