
zhep....
Lin Feng menghilang dari tempat mengunakan langkah bayangan miliknya , sehingga kecepatan perpindahan nya sangat ekstrim , tiba tiba saja Lin Feng sudah berada di sisi kanan Ling Ling bersiap menebaskan pedangnya
"Tahan " Lin Feng memperingati Ling Ling di sela sela serangannya
Trank....
beruntung refleks tubuh Ling Ling sangat tinggi sehingga mampu memprediksi serangan Lin Feng yang datang tiba tiba tersebut', sehingga terdengar dentingan nyaring saat kedua pedang itu bertemu
"Lagi " tanpa menjeda setelah serangan pertama nya bisa Ling Ling hindari, Lin Feng Langsung menyerang sekali lagi ,
Ling Ling yang melihat serangan lanjutan dari Lin Feng langsung menahan dengan pedangnya ,
kejadian seperti itu terus saja berulang hingga tiga hari berturut-turut, menjelang sore hari Lin Feng menghentikan serangannya , karena melihat wajah kelelahan dari Ling Ling
"Sudah cukup , kita bersihkan diri kita dulu setelah itu kita bisa makan bersama dan kali ini biarkan aku membuatkan makanan sepesial sebagai hadiah untuk kenaikan kultivasi dan juga meningkat nya penguasa an pedangmu " Lin Feng tersenyum menghampiri Ling Ling ,
"Baik Gege "
__ADS_1
kemudian keduanya berpisah menuju kamar mereka masing masing untuk membersihkan tubuh mereka
sepuluh menit kemudian Lin Feng menyelesaikan mandinya terlebih dahulu kemudian Mengganti pakai an nya dengan pakai an yang baru , setelah itu Lin Feng langsung menuju ke dapur untuk membuat makanan untuk mereka santap nantinya , karena Lin Feng sudah berjanji sbelumnya pada Ling Ling
20 menit kemudian di meja makan sudah banyak sekali hidangan yang sudah Lin Feng buat sbelumnya , tak lupa juga Lin Feng menaruh berbagai jenis buah buahan abadi sebagai pencuci mulut nantinya ,
Bisa di bayangkan apa yang akan mereka para kultivator lakukan jika mereka mengetahui apa yang Lin Feng lakukan pada Buah buahan yang mereka anggap harta berharga itu , karena di sini hanya di jadikan pencuci mulut Layaknya buah buahan biasa , mungkin mereka akan mengutuk Lin Feng dengan berbagai macam puisi kematian
Tek...Tek....Tek.....
Terdengar langkah kaki yang sangat cepat menuju ke tempat itu , itu adalah Ling Ling yang setelah selesai mandi dan Mengganti pakaian nya dia langusng keluar dari kamar nya dan mendapati penciuman nya menangkap bau harum masakan yang berasal dari meja makan , oleh sebab itu Ling Ling dengan semangat langsung menuju tempat bau harum itu berasal
"Duduklah tidak usah bengong seperti itu , kita makan dulu setelah itu baru kita lanjutkan mengobrol nya " Lin Feng menoleh ke arah Ling Ling dan menyuruh nya duduk agar mereka segera memulai makan , karena sudah menjadi ajaran dari Xhuhan dan Qingzhu sejak kecil bahwa saat sudah tiba di meja makan tidak boleh berbicara sampai selesai makan , maka dari itu keduanya langsung duduk dan memulai acara makan makannya ,
Beberapa saat kemudian terlihat Lin Feng sudah selesai makan , sementara Ling Ling masih sibuk menghabiskan berbagai menu masakan yang ada di hadapan nya ,
Lin Feng hanya tersenyum melihat cara makan wanita nya itu , membuat nya sedikit heran kenapa tubuh Ling Ling tidak gendut padahal selera makannya sangat banyak melebihi dirinya ,
tak lama kemudian Ling Ling sudah selesai dengan kegiatan makan nya , dan menyenderkan tubuhnya di kursi sambil mengelus perutnya
__ADS_1
"Terimakasih Gege , aku sangat kenyang sekali dan masakan Gege sangat enak sama seperti masakan ibu dan kakak Zhu , sehingga membuat ku jadi mengantuk akibat kekenyangan, " Ling Ling tersenyum manis ke arah laki laki tampan yang sudah membuatkan makanan enak untuk nya
"istirahat saja jika memang kamu sudah mengantuk , mungkin kamu sedikit kelelahan akibat tiga hari ini kita tidak tidur karena latihan sebelum nya , tapi sbelum itu , bantu Gege membersihkan meja makan dan sekalian bantu Gege membawa semua peralatan makan yang kotor ini ke dapur " Lin Feng berdiri dari kursinya besiap membereskan semua peralatan makan yang berserakan di meja itu
"Siap " Ling Ling langsung berdiri dan langsung membantu Lin Feng membersihkan semua nya dan juga membantu membawakan semua peralatan makan yang kotor itu ke dapur , setelah semua beres ling ling langsung pamit ke kamarnya untuk beristirahat, begitu juga dengan Lin Feng yang juga ingin mengistirahatkan tubuhnya karena sudah tiga hari dia tidak tidur ,ya meskipun kultivator tidak lagi membutuhkan itu , tapi bagi keduanya tidur dan makan sudah menjadi kebiasaan yang sangat tidak nyaman jika di tinggal kan
sementara itu di hutan yang menjadi markas Topeng malam berada ,
kini Yi Bo pemimpi dari organisasi itu tengah melakukan pertemuan dengan anak buah kepercayaan nya ,
"Besok kita akan berangkat menuju pusat alam dewa tepatnya di ibu kota untuk mengikuti acara lelang yang 2 hari lagi akan di mulai, kalian berlima akan pergi bersamaku untuk menghadiri lelang, itu untuk mengantisipasi hal hal yang tidak inginkan, dan juga untuk menekan orang orang yang mengikuti lelang itu agar aku bisa mendapatkan pil yang bisa membantu dewa abadi menerobos dua tingkatan dengen mudah , dengen begitu organisasi Topeng malam kita akan lebih gampang untuk menaklukkan alam dewa ini, "Ucap Yi Bo Yang nampak sangat percaya diri sekali mengingat kekuatan nya yang sudah berada di ranah dewa abadi 🌟 7 dan juga kelima bawahan nya yang sudah berada di ranah dewa abadi semua , menurut nya tidak akan ada orang yang mampu melawan mereka berenam jika nanti bentrok setelah lelang selesai, mengingat para penguasa wilayah dewa Selain Dewa elemen dan penguasa wilayah Utara semuanya sudah tewas di bantai oleh Xhuhan dulu , dan saat ini yang menjadi pemimpin wilayah barat , timur dan Selatan adalah orang orang bawahannya dewa elemen yang di perintahkan oleh Xhuhan untuk menjaga ketiga wilayah itu sbelum naik ke alam agung , dan menurut informasi ketiga pemimpin wilayah itu hanya berada di ranah dewa abadi 🌟 5 , berbeda 2 bintang dengan nya
sementara untuk wilayah Utara tidak masuk ke dalam hitungan nya karena menurut informasi yang ia dengar di sana sudah terjadi pemberontak an yang di lakukan oleh pangeran kerajaan itu sendiri , dan kabar yang Yi Bo dengar Dewa angin Shen Hou terluka dan di penjara oleh sang pangeran sementara pendukung dari istana yaitu patriak Shen Qi di kabarkan menghilang ,
ya meskipun pada akhirnya dia mendapat kan kabar jika Patriak Shen Qi tiba tiba kembali dan memburu semua pasukan topeng darah yang ada di wilayah itu dan membantai semua pemberontak Yang ada di istana , tapi Yi Bo tidak menganggap penting itu semua , karena dia masih mengira jika kekuatan Shen Qi belum meningkat sepeti saat ini, jika saja dia tau jika saat ini Shen Qi sudah memiliki kekuatan puncak di alam dewa ini mungkin dia akan merubah pola pikir sbelumnya dan menempatkan wilayah Utara sebagai ancaman layaknya wilayah pusat tempat dewa elemen berada
Bersambung....
__ADS_1