
Sore harinya Lin Feng dan Ling Ling memutus kan untuk menuju Wilayah barat , setelah sebelumnya Ling Ling mencoba berbagai senjata modern yang di miliki Lin Feng membuat Lin Feng cukup kerepotan untuk mengajarkan nya pada Ling Ling sebab gadis itu sangat antusias sekali apalagi dengan senapan yang sebelumnya Lin Feng gunakan untuk meneror anggota topeng darah sebelum nya ,
"Ada apa hmmm , apakah ada sesuatu yang salah dengan wajah ku .?" Lin Feng merasa aneh dengan sikap Ling Ling yang dari tadi terus menatap ke arahnya
"Tidak , Aku hanya masih belum percaya jika kamu adik kecilku yang cengeng dulu kini sudah menjadi sosok yang tampan dan gagah seperti saat ini , bahkan aku sampai pangling dengan perubahan pada postur tubuh mu , tapi tidak dengan wajahmu yang tetap sama seperti dulu , sama sama tampan dan menggemaskan " Ling Ling tau jika Lin Feng masih malu malu kucing saat bersama dengan nya , maka dari itu dia memutuskan untuk lebih aktif agar hubungan mereka tidak kaku
"Bisakah kita tidak membahas itu lagi , sungguh aku sangat malu jika mengingat itu lagi " Lin Feng menoleh untuk menyembunyikan wajah nya yang memerah karena malu , sebab ia saat kecil selalu lengket dengan Ling Ling dan kemana mana harus bersama bahkan tak jarang mereka tidur bersama dulu , membayangkan itu membuat Lin Feng malu saat ini , apalagi sosok Ling Ling sudah sangat jauh berbeda saat ini , karena saat ini Ling Ling sudah menjadi wanita dewasa yang sangat cantik bahkan kecantikan Ling Ling bisa menyaingi kecantikan sang ibu Qingzhu ,
"Baik Baik, lalu kapan kita akan berangkat ke wilayah barat , jika Gege mau aku bisa menjadi penunjuk jalan , karena aku sudah beberapa kali ke wilayah barat untuk membeli beberapa keperluan ku di sana , dan juga menumpas kelompok yang sempat melarikan diri ke tempat Gege sebelum nya , jika tidak wilayah barat sudah menjadi kuburan mereka sejak lama "Ling Ling tersenyum di balik cadarnya dan menawarkan diri untuk menjadi penunjuk jalan pada Lin Feng sekaligus menceritakan sedikit pengalaman nya dengan organisasi Topeng darah yang sempat bersinggungan dengan nya
"sepertinya itu ide yang bagus , kalau begitu sudah di putuskan ayo kita berangkat sekarang mumpung belum malam , agar kita bisa bersantai sedikit malam ini , kebetulan Gege sudah lama tidak tidur di kasur yang empuk belakangan ini " Lin Feng tersenyum dan mengangguk menyetujui usulan Ling Ling
"Baiklah , ayo kita berangkat kebetulan Tidak jauh dari tempat ini ada kota yang merupakan kota pertama di perbatasan dua wilayah antara wilayah Utara dan barat , kita bisa bermalam di sana malam ini sebelum menjelajahi wilayah barat ini keesokan harinya " kemudian Ling Ling terbang lebih dulu beberapa meter di depan Lin Feng , sementara Lin Feng langsung memakai topeng putih menutupi seluruh wajah nya , di padukan dengan setelan berwarna biru langit dan putih membuat sosok Lin Feng sangat mengagumkan apalagi pakai an yang ia kenakan bukanlah pakaian murah , karena itu merupakan pakaian yang di buat khusus untuknya oleh sang ibu
satu jam kemudian Lin Feng dan Ling Ling mendarat di depan gerbang kota yang di jaga oleh dua orang dengan kekuatan di ranah Dewa Jendral 🌟 1 sama sepeti kekuatan Lin Feng sebelum berkultivasi dengan bantuan pil pemberian Shen Qi
"Selamat datang kembali Dewi , silahkan masuk tidak perlu membayar " kedua penjaga pintu gerbang yang mengetahui siapa wanita bercadar yang ada di depan nya pun langsung menyembut Ling Ling dengan ramah , lagian siapa juga yang ingin mencari masalah dengan sosok dingin dan kejam seperti dewi kematian di depan nya itu , bahkan rumor yang mereka dengar jika sosok yang di Beri julukan Dewi bercadar itu tidak segan segan membunuh siapapun yang mengganggunya , bukan hanya itu saja yang membuat nama Dewi bercadar terkenal di wilayah ini , yang lebih penting adalah saat sang Dewi dengan kejam membantai hampir semua organisasi topeng darah sendiri an karena menggodanya dan berniat buruk pada nya , dari kejadian itu nama Dewi bercadar meluas hingga seluruh wilayah barat , tapi meski begitu sangat sedikit orang yang mengetahui sosok asli see bercadar sebenarnya , karena Ling Ling memang tidak ingin menampakkan dirinya tidak ingin hal hal merepotkan menganggu ketenangan nya
__ADS_1
"Apakah kamu mengenal ku."Tanya Ling Ling penasaran , karena setau dirinya hanya sedikit orang yang pernah melihat langsung sosoknya saat dirinya beraksi membantai para anggota Topeng darah itu
"Maaf jika kami lancang atau berisikap kurang ajar pada anda dewi, kami mengetahui nya dari pertarungan anda terakhir kali dengan kelompok itu , Karena kami tengah berada tak jauh dari lokasi itu, dan hal itulah yang membuat kami di angkat menjadi penjaga gerbang kota ini oleh tuan kota , karena beliau sangat mengagumi anda jadi beliau mempercayakan perkejaan ini pada kami hanya karena kami menceritakan pernah bertemu dengan anda , sekali lagi maafkan kami Dewi jika apa yang kami lakukan membuat anda tersinggung kami siap di hukum " kedua nampak ketakutan saat ini , takut Ling Ling marah karena mereka sosok Ling Ling bisa terkenal di wilayah ini
"Tidak masalah karena aku tengah dalam keadaan bahagia saat ini , tapi lain kali jika kalian membocorkan apapun itu tentang ku pada orang lain lagi tanpa sepengetahuan ku , kalian akan bernasib sama dengan kelompok yang pernah menyinggung ku " setelah mengatakan itu Ling Ling langusng menarik Lin Feng untuk masuk ke dalam kita bersamanya meninggal kan kedua penjaga yang masih gemetar tubuh'nya Karena ucapan Ling Ling di akhir kalimat nya tadi
"apakah kita akan melaporkan ini para tuan kota , aku takut tuan kota akan marah pada kita jika kita tidak memberitahu nya jika sosok yang ia tunggu tunggu ada kota ini " tanya penjaga pertama menoleh pada teman nya
"Jika kamu berani lakukan saja , tapi aku tidak ikut campur dengan apa yang akan kamu lakukan itu , karena aku jauh lebih berani menghadapi tuann kota dari pada menghadapinya" penjaga ke dua langsung kembali ke tempat nya tidak mempedulikan temanya yang masih mematung akibat ucapan nya
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1