DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
. Mengahncurkan dengan sekali serang


__ADS_3

seteleh ke-dua nya sepenuhnya mencerna ingatan yang dikirim kan xhuhan , tanpa aba aba mereka langsung pergi tanpa pamit ,. meninggal kan xhuhan sendirian di tempat itu,


itu terjadi karena sebelum nya Xhuhan mengatakan jika mereka bisa berlomba untuk menyelesaikan tiga ini ,


Xhuhan yang di tinggal kan sendiri hanya tersenyum kecut dan pergi ke salah satu pohon yang nampak rindang dan tempat itu cukup teduh sangat cocok untuk menjadi tempat bersantai bagi Xhuhan


Xhuhan duduk di bawah pohon tersebut, dengan posisi dirinya kini tengah menyandarkan punggungnya ke pohon itu dan melepaskan Topengnya , perlahan mulai memejamkan matanya dan menikmati suasana santai nya kali ini , dengan hembusan angin yang sangat menyejukkan menerpa kulit nya


waktu pun berlalu , tak terasa Xhuhan kini sudah berada di bawah pohon itu selama tiga puluh menit dan selama itu dirinya hanya tidur tanpa melakukan kegiatan apapun , karena dia ingin menikmati waktu santainya yang jarang dia miliki selama ini


tapi ketenangannya tidak bertahan lama setelah muncul beberapa orang memakai pakaian hitam mengerubungi Xhuhan ,


"hahahaha , rupanya keberuntungan kita kali ini sangat baik , seteleh tidak mendapatkan target yang akan menuju kota langit , kita menemukan mangsa empuk di sini "ucap pimpinan orang tersebut yang ternyata mereka adalah perampok yang biasa menjarah setiap orang yang akan menuju kota langit


sebenarnya xhuhan sudah menyadari kelompok itu dari sebelumnya ,tapi Xhuhan terlalu malas untuk berurusan dengan kelompok semut seperti mereka ini , itulah sebabnya Xhuhan masih diam di tempat nya ,


tapi kali ini mereka benar telah mengganggu kenyamanan bersantai nya ,


Dengan malas Xhuhan membuka matanya dan menemukan beberapa orang tengah tersenyum menyeringai ke arah nya , mungkin mereka mengira xhuhan adalah tuan muda kaya dari salah satu klan , itu bisa di lihat dari pakaian dan ketampanan pemuda tersebut yang jauh di luar nalar Mereka


"Anak muda cepat serahkan harta yang ada di dalam cincin penyimpananmu jika ingin selamat"ucap ke tua perampok tersebut' dengan tampang sangar ke arah xhuhan


"apa kalian serius ingin meminta apa yang ada di dalam cincin penyimpanan ku.?"tanya Xhuhan dengan berpura pura ketakutan


"Hahahahhaa, tentu saja , jika tidak kau akan aku siksa dan akan aku buang tubuhmu ke dalam hutan "ucap ketua perampok itu dengan seringai kejam saat melihat target nya ketakutan


"ba-baiklah , "ucap Xhuhan terbata bata kemudian mengambil sesuatunya dari dalam cincin penyimpanan yang ada di jarinya


jika di perhatikan dengan seksama sudut bibir Xhuhan sedikit terangkat membentuk senyum yang menakutkan bagi siapa pun orang yang telah mengenal xhuhan dengan baik


sret....


"Arrkkkk.......


teriakkan memilukan terdengar di tempat itu , sebab dalam sepersekian detik para perampok itu jatuh ke tanah dengan kondisi tanpa kaki ,

__ADS_1


itu terjadi karena barang yang di ambil Xhuhan dari cincun ruangnya adalah pedang kesayangannya dan langsung Xhuhan gunakan untuk memotong semua kaki para perampok tersebut tanpa di ketahui oleh mereka , dan dengan tenang Xhuhan kembali menyandarkan punggungnya ke pohon yang ada di samping nya , bersikap layaknya dia tidak melakukan apa pun sebelum nya


"Bocah kurang ajar , apa yang kau lakukan pada kami.?"tanya pemimpin perampok dengan marah ,.dan nampak wajahnya memerah menahan sakit karena kehilangan kedua kakinya


"Apa yang kau katakan , apakah kau melihat aku melakukan sesuatu sebelum nya .?"ucap Xhuhan berpura pura bingung


,


"Dasar bocah , aku salah karena meremehkanmu sbelumnya ,tapi bukan berati aku sudah kalah saat ini , matilah "ucap ketua perampok tersebut sambil melemparkan belati ke arah xhuhan dengan kecepatan tinggi , mungkin jika itu orang lain akan sulit menghindari belati tersebut' tapi untuk Xhuhan yang memiliki mata dewa , kecepatan belati tersebut hanya seperti keong di matanya


dengan santai Xhuhan hanya menggerakkan kedua jarinya untuk menjepit kunai tersebut' di antara celah Keuda jarinya ,


"Kau ingin membunuhku dengan senjata mainan mu ini , jangan bercanda apakah kau sebodoh itu "ucap Xhuhan menyeringai


kemudian tangan bercahaya dan muncul api di telapak tangannya ,


"Nikmatilah, semoga kalian beruntung "ucap Xhuhan sambil melepaskan api tersebut ke arah perampok yang ada di depan nya


perlahan api itu mulai membakar mereka dari kaki mereka yang terputus, dan terus naik hingga ke perut


yang mengakibatkan semua anggota perampok di sana berteriak histeris menahan siksaan panas dari api yang membakar tubuh mereka , bagaimana tidak, tiap kali api itu melewati anggota tubuhnya , hal yang terjadi adalah tubuh itu langsung berubah menjadi abu


tidak ada jejak atau pun bau darah di tempat itu , layaknya tak pernah terjadi apa apa sebelum nya


"sebenarnya Kematian terlalu murah untuk kalian yang sering membunuh orang orang lemah yang kalian rampok , tapi aku terlalu malas berurusan dengan sampah seperti kalian "ucap Xhuhan sebelum kembali memejamkan matanya dan menikmati waktu bersantai nya yang tadi sempat terganggu


satu jam kemudian long Ti datang dengan senyuman di bibirnya pasalnya di lebih dahulu tiba ti tempat Xhuhan sebelum long Zen , itu artinya dia lebih cepat dan menangkan lomba kali ini


karena melihat Xhuhan tengah tertidur , long Ti hanya diam di sana tidak membangunkan Xhuhan ,


tak lama setelah kedatangan long ti kini long Zen datang juga , tapi dengan keadaan wajah kusut sebab long Zen melihat long Ti sudah ada di sana lebih dulu dari pada dirinya dan nampak senyum mengejek dari bibir long Ti ke arah long Zen yang baru tiba


"saudara Ti , apakah kau sudah lama tiba di sini.?"tanya long Zen lewat telepati karena takut membangunkan Xhuhan


"hehehehe, bisa di bilang begitu "ucap Long ti dengan sombong yang langsung membuat Long' Zen menyesal karena telah menyatakan pertanyaan tersebut

__ADS_1


di tengah perdebatan keduanya tiba tiba Xhuhan mengagetkan mereka


"Bagiamana dengan misinya.?"ucap Xhuhan tiba tiba dan terlihat sudah duduk dengan tenang melihat ke arah kedua nya


"Sudah tuan muda , "ucap d long Ti mendahului long Zen menjawab pertanyaan itu dan nampak matanya melirik ke arah long Zen yang di tangkap oleh Xhuhan dan langsung mengerti jika long ti se akan mengatakan jika dirinya lah yang telah menyelesaikan tugasnya pertama kali mengalah kan long Zen


"Jadi siapa dia antara kalian yang menang dalam lomba kali ini.?"Tanya Xhuhan meskipun dia sudah tau siapa pemenangnya , karena dirinya sudah tau saat long to tiba di tempat nya


"Tentu saja aku tuan muda "ucap long Ti langsung , dan itu membuat Long Zen mendecih seakan tidak puas


"Bisa paman jelas kan bagaimana paman mengurus sakte itu.?"tanya Xhuhan ke arah long Ti


"Hehehehe, itu tuan muda , sebenarnya aku langsung mengahncurkan semua nya dalam sekali serang "ucap long ti menggaruk kepalanya


Xhuhan yang mendengar itu hanya tersenyum kecut , dan tidak mempermasalahkan itu sebab kedua sakte itu merupakan sakte aliran hitam , jika itu sakte lain Xhuhan tidak akan membiarkan Long ti melakukan itu karena takut ada kor an yang tidak bersalah , tapi berbeda dengan sakte aliran hitam yang memang semuanya berisikan kultivator sesat


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2