DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
. Kekacauan Di Mulai


__ADS_3

Di istana ke Kaisaran


Brak....


"maaf mengganggu watunya yang mulia"ucap salah satu komandan memasuki ruangan tempat Zi Liyan berada


"Ada apa, aku harap kau membawa informasi yang berguna, jika tidak segera tinggalkan tempat ini"ucap kaisar Zi Liyan dengan kesal , sebab tiba tiba ada orang masuk ke tempat nya


"Maaf yang mulia, mata mata yang di tempat kan di wilayah timur mengabarkan jika disana sedang terjadi Kekacauan yang sangat mengerikan , dimana ada satu orang membawa seratus bawahan nya menghancurkan klan dan sakte yang mendukung kita , dan saat ini di wilayah timur tengah terjadi pertempuran hebat di sana , dan lebih mengejutkan lagi, pasukan yang di bawa penyerang tersebut sangat kuat , Memiliki kultivasi Dewa sejati hijau tahap puncak , dan untuk pemimpin nya , mata mata kami tidak mengetahui sekuat apa dia ,karena mata mata kita tidak bisa melihat kekuatan orang itu"ucap komandan tersebut


"Brak...." pegangan singgasana nya langsung pecah berantakan saat tangan kaisar Zi Liyan terbawa emosi dan meremas nya dengan kuat


"Kurang ajar, siapa mereka dan apa tujuan dari penyerangan ini, dan dengan pasukan skuat itu ,apakah mereka dari wilayah timur.?"ucap kaisar Zii Liyan dengan emosi meluap luap


"Maaf yang mulia, menurut mata mata yang memberikan informasi sebelum nya, mereka bukanlah pasukan dari wilayah timur, karena wilayah timur tidak memiliki pasukan sekuat itu , "ucap sang komandan menjawab pertanyaan sang kaisar


seteleh itu tempat itu menjadi hening ,karena kaisar Zi Liyan masih mencoba memikirkan lagi apa yang terjadi sebenarnya, tapi lamunan nya terhenti setelah ada satu orang dengan tergesa gesa masuk ke dalam ruangan tersebut ,


Brak...


"Maaf yang mulia, ada berita penting yang hamba dapat dari mata mata yang ada di wilayah barat "ucap orang yang baru masuk seraya berlutut di depan kaisar Zi Liyan


"Ada apa ,cepat katakan"ucap kaisar Zi Liyan yang tengah emosi kini makin emosi setelah ada orang yang tiba tiba nyelonong masuk ke ruangan nya


"Ampun yang mulia, saat ini wilayah barat tengah kacau , akibat kemunculan kelompok berjumlah seratus orang , dan dipimpin oleh orang yang sangat kuat , dan tidak ada yang tau sekuat apa orang itu , tapi yang jelas pasukan yang ia bawa mempunyai kultivasi di ranah Dewa sejati Hijau tahap puncak ,dan saat ini mereka tengah menghancurkan klan klan dan sakte yang menjadi pendukung kekaisaran"ucap prajurit tersebut


wush....


Dewa sejati putih tahap puncak merembes dari tubuh kaisar Zi Liyan , Karena mendengar dua berita yang sangat membuat nya marah , hingga di lupa kalau sat ini ada dua bawahannya yang kini tengah pucat dengan mulut berlumuran darah akibat tidak kuat menahan aura yang di keluarkan nya ,


"Yang mulai ,mohon tarik kembali aura anda ,"ucap sang komandan dengan usah payah

__ADS_1


kaisar Zi Liyan Yang mendengar suara bawahan nya langsung kembali menarik auranya


"Pergi dan katakan pada dua jendral untuk memimpin langsung ke wilayah barat dan timur dan bawa seribu pasukan di bawah naungan masing masing , katakan pada mereka jika Maslah ini harus selesai sebelum malam tiba "ucap kaisar Zi Liyan dengan wajah merah padam


kemudian dua orang tersebut langsung pergi dari sana sambil memegangi dadanya akibat tekanan yang di berikan kaisar Zi Liyan sebelum nya , dan mereka langsung melaporkan titah sang kaisar pada dua jendral yang di maksud ,


Di wilayah timur ,


Saat ini long Ti dan pasukan nya terus bergerak menyisir wilayah timur untuk menghancurkan semua sekutu dari kekaisaran yang di pimpin oleh Zi Liyan


sontak munculnya pasukan tersebut langsung menjadi perbincangan bagi para warga dan kultivator yang ada disana sebab aura yang di keluarkan dari pasukan tersebut sangat lah kuat dan mendominasi


saat ini long Ti berada di depan salah satu sakte besar yang ada di wilayah timur kekaisaran , long Ti langsung memperluas ke sasaran ilahinya hingga mencakup semua tempat di sakte itu, dan long Ti mendapatkan informasi yang terkuat berada di ranah Dewa sejati putih tahap awal yang tengah berada di belakang sakte , disana terdapat gua yang cukup besar dan kemungkinan itu adalah tempat orang yang di rasakan long Ti sebelum nya , mungkin itu leluhur dari sakte tersebut'


sementara yang lainnya hanya puluhan orang yang berada di ranah Dewa sejati kuning tahap awal dan satu orang ditahap menengah yang merupakan patriak sakte , sementara para murid hanya berada di ranah Dewa sejati merah ,dan ada yang sudah berada di ranah dewa sejati hijau tahap awal, dan jumlah murid yang ada di sakte ini mencapai puluhan ribu , sangat mengerikan jika itu orang lain, tapi bagi long Ti dan pasukan nya , ini belum apa apa di bandingkan dengan pertempuran yang dulu mereka lalui saat perang terjadi


"Baiklah , Masuk dan Hancurkan dan rampas semua yang ada di dalam dan jangan biarkan satupun lolos"ucap Long Ti memberikan perintah pada pasukan nya


Duar.....


Para murid yang mendengar ledakan tersebut langsung berhamburan keluar untuk melihat apa yang terjadi , sesampai nya di pintu gerbang ,mereka di sambut oleh Serayu orang yang menatap Mereka layaknya buruan yang siap di mangsa


"Siapa kalian dan kenapa kalian membuat keributan di sini "ucap salah satu murid dengan marah


tanpa menjawab seratus orang tersebut langsung menerjang ke arah murid murid tersebut dan tak lama terdengar suara renyah dari patahan tulang dan sabetan pedang yang membelah tubuh murid murid tersebut


Arkk.....


Arkk...


Arkk...

__ADS_1


"kita diserang , kita diserang "ucap salah satu murid melarikan diri masuk ke dalam sakte untuk mengabari yang lainnya


tak butuh waktu lama , bagi pasukan long Ti untuk membereskan murid murid yang menghadang sebelum nya , dan kini mereka tengah menunggu kedatangan dari murid murid yang lain di tempat tanpa berpindah posisi, dan dengan pedang yang masih berlumuran darah ,


Di dalam sakte


"Kurang ajar, siapa yang telah begitu lancang membuat keributan di sakteku"ucap patriak yang kini tengah duduk di singgasana nya , dan didepan nya terdapat puluhan tetua yang juga keget dengan ledakan dan teriakan dari murid di luar sana


"brak ," masuk seorang murid dengan wajah pucat dan nafas yang memburu


"Maaf patriak dan para tetua , di luar ada seratus orang yang sangat kuat , dan mereka saat ini tengah membantai para murid di halaman sakte stelah sebelum nya berhasil menghancurkan Gerbang ,"ucap murid tersebut dengan posisi membungkuk


"Kurang ajar, ayo kita lihat siapa mereka , dan jangan biarkan mereka pergi hidup hidup setelah membuat kekacauan di sini " ucap patriak berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar di ikuti pada tetua yang. sbelumnya bersama nya


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2