DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
. Kembali ke sakte awan putih


__ADS_3

setelah mendengar ke bar bar an long Ti dalam menyelesaikan masalah Xhuhan hanya menggeleng geleng kan kepala karena kedua orang yang bersama nya ini sangat berbeda ,.long Ti si maniak bertarung dan terkesan bar bar , sementara long Zen lebih dewasa dan lebih cerdas dalam mengambil keputusan, mungkin itu terjadi karena dari semuanya hanya long Zen yang sudah mempunyai keluarga , mungkin itu yang membentuk karakternya lebih dewasa


"Apakah ada dari kalian berdua ada yang ingin di sampaikan padaku.?"tanya Xhuhan melihat ke arah keduanya


"ini tuan muda "ucap Long Zen, kemudian Menyerah kan harta jarahan dari sakte yang di datanginya


ekspresi long Ti saat melihat long Zen memberikan harta jarahan langsung berubah masam sebab dirinya tidak membawa apa apa dari misinya , bagaimana mau mengambil harta rampasan bahkan bangunan dan penghuni nya pun lenyap dalam serangan nya ,


kemudian Xhuhan menolehkan kepalanya ke arah long Ti setelah menerima cincin penyinapanan dari long Zen


wajah long Ti yang sebelumnya kusut kini bertambah menandai semakin kusut apalagi setelah melihat wajah menyebalkan dari long Zen yang mengejeknya


"Maaf tuan muda "ucap Long ti menunduk kan kepalanya


"Baiklah untuk kali ini tidak apa apa, tapi untuk lain kali paman harus lebih hati hati dalam membunuh , takut ada manusia tak berdosa yang ikut mati akibat perbuatan paman , "ucap Xhuhan menasehati


"siap tuan muda "ucap Long Ti kembali semangat saa mtengetahui Xhuhan tidak mempermasalahkan melakukan nya


"jadi apa yang akan kita lakukan seteleh ini tuan muda ?"tanya long Ti lagi


"kita akan menuju ke tempat kenalan ku berada "ucap Xhuhan yang langsung merobek ruang di depan nya kemudian mereka bertiga masuk dan langsung menghilang dari tempat itu


Mereka bertiga muncul di hutan yang menjadi tempat pertama kali xhuhan bertemu dengan Di Lang cs,


"Apakah yang tuan muda maksud adalah sakte itu.?"tunjuk Long Zen ke arah sakte yang sangat besar ,


berbeda dengan sebelumnya yang hanya seperti rumah kecil , tapi saat ini sakte tersebut' sangat besar dan memiliki puluhan ribu murid ,


ya, sakte tersebut' merupakan sakte awan putih , sakte yang sebelumnya menjadi tempat tinggal Xhuhan sebelum akhirnya berpetualang ke kota langit ,


"Benar , disana ada saudara saudaraku dan merupakan tempat tinggal ku saat pertama kali menginjakkan kaki di alam ini "ucap Xhuhan menjelaskan


"kemarilah " kemudian xhuhan mengirimkan kenangan dirinya saat tinggal di sakte awan putih dan seterusnya sampai dirinya pergi dari sakte itu pada Long Zen dan long Ti


lima belas menit kemudian.


"Sangat lemah , dan sangat kecil , tapi sekarang sudah sangat berkembang , bahkan yang terkuat di tempat biru sudah berada di ranah Maha dewa langit 🌟 9, berbeda dengan kekuatan awal sakte itu yang hanya memiliki ranah di maha dewa putih 🌟 1 "ucap long Zen mengamati sakte awan putih dari kejauhan


dan apa yang di lihat long Zen adalah kekuatan milik patriak Di Rui yang sudah naik jauh dari awal yang memiliki ranah maha dewa putih 🌟 1 sekarang sudah jauh meningkat hingga ranah maha dewa langit 🌟 9 itu semua tak lepas dari sumberdaya yang di tinggalkan Xhuhan sebelum pergi , dan juga sakte yang awalnya hanya berisikan seratus orang , kini sudah berubah dan sudah menjadi sakte besar yang memiliki puluhan ribu murid ,


dan untuk kekuatan Dilang cs juga sangat jauh meningkat , Dari yang sebelum nya berada di ranah setengah abadi 🌟 9 kini jauh meningkat hingga ranah maha dewa hitam 🌟 9

__ADS_1


menjadikan sakte awan putih sebagai kekuatan utama di alam penguasa ini ,


"Jadi apa yang akan kita lakukan seteleh ini tuan muda.?"tanya long Ti penasaran ,Karena Xhuhan dari tadi belum juga bergerak


"apakah paman tertarik bermain .?"tanya Xhuhan tanpa menjawab pertanyaan Long Ti sebelum nya


"Bermain .?, maksud tuan muda."Long Ti di buat bingung dengan perkataan Xhuhan yang tiba tiba mengajak mereka bermain, long Zen pun di sebelah nya juga bingung dengan apa yang di maksud dengan kata bermain yang di sebutkan Xhuhan sebelum nya


"hahahaha , jangan berpikir yang aneh aneh paman "ucap Xhuhan membuyarkan lamunan keduanya


"Aku ingin kalian menantang saudaraku yang ada di sakte itu , tapi jangan membuat satupun orang terluka karena mereka saudaraku , aku hanya ingin paman berdua Melakukan seperti ini" kemudian xhuhan menjelaskan rencana nya pada long Zen dan long Ti


.


..


Di dalam sakte Awan putih ,


Di aula pertemuan ,


saat ini patriak Di Rui tengah berbincang dengan Di Lang cs ,.dan disana juga ada ketiga istri mereka , meng Yu istri dari Hu Qi , Qiao Yi istri dari Di Lang , Wei Lian istri dari Hu An,


"belum ayah , sampai detik ini saudara Han belum memberikan kabar apapun pada ku , mungkin saudara Han masih sangat jauh dari tempat ini atau sudah kembali ke alam tempat dirinya tinggal dulu "ucap Di Lang dengan mendesah nampak ketidak relaan terlihat di matanya jika sampai Xhuhan dan dirinya tidak bertemu lagi


"jadi begitu , semoga saja nak Han tidak melupakan kita di sini "ucap patriak Di Rui juga mendesah


kemudian mereka terus mengobrol di sana , sampai datang murid melapor sehingga membuat obrolan mereka terhenti


"Maaf mengganggu waktu patriak dan tuan muda dan nona muda , di luar gerbang ada dua pemuda tampan ngotot ingin bertemu dengan tuan muda Di Lang , "ucap murid tersebut menunduk kan kepalanya


"ingin bertemu dengan ku, apakah mereka menyebut kan alasan nya kenapa mereka ingin bertemu dengan ku.?"tanya Di Lang penasaran sebab dirinya tidak ingat mempunya dua orang teman pemuda mirip dengan ciri ciri yang di sebutkan murid tersebut


"Maaf tuan muda mereka tidak mengatakan apapun kecuali ingin bertemu dengan tuan muda "ucap murid tersebut menjawab


"Baiklah Terimakasih , kau Kembali lah aku akan menemui mereka sebentar lagi "ucap Di Lang


"ayo kita temui dua orang itu bersama sama karena ayah juga penasaran dengan dua orang itu."ucap patriak Di Rui


kemudian mereka bersama sama keluar dari ruangan itu menuju gerbang


sontak kejadian ini menjadi pemandangan langka bagi murid murid yang ada di sana , pasalnya patriak jarang sekali keluar dari dalam ruangan nya , apalagi sekarang keluar bersama dengan tuan muda dan nona muda mereka ,

__ADS_1


sesampainya di gerbang


para murid di sana memberikan hormat pada rombongan patriak Di Rui ,


tapi tatapan patriak Di Rui dan Di Lang cs tertuju pada dua pemuda tampan tanpa aura Kultivasi yang tampak tenang menatap ke arah Rombongan nya


"Salam patriak, salam saudara "ucap Long Zen menundukkan kepalanya saat menyapa patriak Di Rui ,.sebab patriak di Rui merupakan orang penting bagi Xhuhan


"Salam anak muda , apakah kalian teman dari anak ku Di Lang.?"tanya patriak ramah , stelah sebelum nya long Zen mengapa nya dengan ramah


"Tidak patriak , aku dan Saudara ku hanya pengagum tuan muda Di Lang , karena aku dengar di usianya yang masih muda sudah mencapai ranah kultivasi yang sangat tinggi , jadi kedatangan kami berdua hanya ingin bertukar beberapa jurus dan meminta petunjuk dari tuan muda Di Lang jika bisa , tapi aku tidak menyangka jika dua saudara tuan muda Dilang juga kuat ini sungguh berkah bagi sakte awan putih , "ucap long Zen dengan ramah


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


. Bersambung

__ADS_1


__ADS_2