DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Di Dalam Situs Kuno


__ADS_3

Swung.....


muncul pusaran di tepi hutan , yang dari pusaran itu muncul pemuda bertopeng di ikuti sembilan orang di belakang nya


"inikah situs kuno yang di maksud , kekuatan ku di tekan sampai ranah pendekar Bumi 🌟 1 Menarik " Lin Feng berbicara sendiri saat menginjakkan kaki di dalam situs kuno tersebut tanpa mempedulikan orang orang yang ada di sampingnya


"Baiklah saudara Kung , saudara Gang , aku pergi dulu , kalian jangan berpisah buatlah kelompok agar lebih aman , sampai bertemu saat keluar nanti " Lin Feng langsung menghilang dari tempatnya membuat Sembilan orang tersebut melongo , bukankah kekuatan mereka semua di tekan hingga pendekar bumi 🌟 1 , lalu kenapa Lin Feng masih bisa menghilang begitu saja tanpa jejak dan sangat halus tanpa ada riak enegi yang di tinggal kan


"Saudara Kung , apakah kamu tau sekuat apa saudara Feng sesungguhnya , karena aku yakin kekuatan'nya sangat mengerikan jika di lihat dari cara nya menghilang sebelum nya , bahkan dengan kekuatan yang di tekan saja bisa dengan bebas menghilang begitu saja .?"tanya Bo Gang pada Ni kung , yang lebih akrab dengan Lin Feng


"Entahlah saudara Gang, yang jelas kita berdua sangat beruntung karena bisa mengenal nya , jika tidak bagaimana mungkin kita bisa masuk ke tempat ini tanpa ajakan darinya " ucap ni kung seraya menggeleng kan kepalanya tanda dia juga tidak tau akan kekuatan Lin Feng


"baiklah , seperti yang di katakan saudara Feng sebelumnya kita jangan berpisah agar lebih aman , karena kita tidak tau bahaya apa yang mengintai kita di tempat ini " ucap Ni kung pada kelompok itu


"setuju , dan sbelum itu lebih baik kita bermeditasi sebanyak di tempat ini untuk menyelesaikan tubuh kita dengan tempat ini " Bo gang


setelah itu sembilan orang itu langsung mencari tempat yang nyaman untuk mereka bermeditasi


sementara di tempat lain kelompok pangeran Dong kini tengah di cegat oleh kelompok peserta yang di utus oleh aliran hitam menyusup ke dalam tempat ini


"apa maksudnya ini .?"tanya pangeran Han Dong pura pura terkejut


"Hahahhaha pangeran Dong , malang sekali nasib mu karena langsung bertemu dengan kami , padahal ini salah hari pertama kita di tempat ini " pemimpin kelompok itu tertawa keras di ikuti anggotanya juga tertawa menatap ke arah kelompok pangeran Dong


"Apakah kalian datang untuk membunuh ku.?"tanya pangeran Han Dong datar meskipun dirinyaa sudah tau apa tujuan mereka


"wah anda sangat pandai meramal Pengeran, benar sekali kami memang datang untuk membunuh pangeran dan kelompok Pengeran , bagaimana apakah Pengeran takut .?" tanya peserta yang menjadi pemenang nomor 5 itu


"Takut dengan kalian para anjing aliran hitam itu , benar benar lucu sekali " cibir pangeran Han Dong


sontak ucapan dari pangeran Han Dong ini mengejutkan mereka , sebab mereka sudah menyamar dari awal dan yang mereka tau tidak ada yang mengetahui jika mereka memang di utus oleh sakte aliran hitam yang berniat memberontak saat akhir acara nanti


"Tidak usah terkejut begitu , bahkan aku tau jika kalian dua sakte sialan sudah bersekongkol dengan paman ku untuk menjatuhkan Kekaisaran saat kami keluar dari tempat ini " ucap Han Dong tersenyum mengejek ,

__ADS_1


"Kau , bagiamana kau tau jika kamu sudah merencanakan ini semua .?"tanya pemimpin kelompok itu dengan gugup


" tidak penting dari mana aku tau ini semua , yang perlu kau ketahui setelah ini jadilah manusia yang baik di kehidupan selanjutanya " Han Dong langsung menarik pedang nya dan langsung menyerang orang orang tersebut dengan cepat , meskipun kekuatan nya di tahan , tapi keterampilan jurus yang di berikan Lin Feng sebelum nya sudah cukup untuknya jika hanya untuk membereskan orang orang di depan nya


"karena kau sudah mengetahui semua rencana yang sudah kami atur , maka tidak ada akhir yang baik untuk mu , kalian bunuh pengikut nya sementara aku sendiri yang akan mengurus pangeran bodoh ini " kemudian sembilan orang yang ada di belakangnya langsung bergerak maju mengepung orang orang yang menjadi kelompok pangeran Han Dong , semenatra dirinya langusng bergerak ke arah pangeran Han Dong


plak ....


plak...


plak...


suara tamparan menggema di tempat itu , karena pangeran Han Dong tiba tiba mengubah arah yang sbelumnya mengarah pada ketua kelompok itu ternyata tanpa di duga pangeran Han Dong berbalik dan menampar sembilan orang yang mengelilingi kelompok nya hingga tersungkur ke tanah , tak hanya sampai di situ , pangeran Han Dong dengan cepat memenggal kelapa sembilan orang tersebut dengan cepat tanpa memberikan kesempatan bagi musuhnya bersaksi


"kau....." kemarahan sangat nampak jelas dari raut wajah yang di tampilkan oleh pemimpin kelompok yang di bantai oleh pangeran Han Dong , bagaimana tidak , sembilan orang yang menjadi pasukannya kini tergelatak tak bernyawa dalam waktu yang hampir bersamaan


"Kenapa , apakah kamu ingin balas dendam ? , jika ia silahkan maju " pangeran Han Dong tersenyum meremehkan pada pemimpin kelompok yang sudah dibantai sbelumnya


"Bagaimana pun caranya kau akan mati pangeran sialan "


suara hembusan angin melewati telinga pemimpi kelompok tersebut , tak lama kemudian kepalanya jatuh menggelinding tanpa ada yang tau apa yang terjadi


"Jangan berlama lama cepat segera bergabung dengan kelompok yang lainnya , dua tuan muda dari Aliran hitam sudah membentuk kelompok dengan dua kelompok lainnya , dan mereka tengah menuju ke tempat ini , sebaiknya kau bawa kelompok mu menjauh " tiba tiba muncul suara menggema di kepala pangeran Han Dong dan Keterkejutan nya langsung hilang


"semuanya segera tinggalkan tempat ini " tidak menunggu waktu lebih lama lagi , Pengeran Han Dong langsung bergerak menjauh dari tempat itu , karena dia tau siapa yang berbicara kepadanya sebelum nya dan orang itu juga yang mebunuh ketua kelompok yang akan bertarung dengan nya sebelum nya


meskipun bingung dengan perintah tiba tiba dari pangeran Han Dong , sembilan orang yang bersama pangeran Han Dong tetap mengikuti kemana pangeran Han Dong pergi


dan benar saja , tak lama setelah itu muncul empat puluh orang yang di pimpin oleh 2 tuan muda dari sakte aliran hitam , yang tak lain adalah Feng Ji dan Wang Ma, sedangkan kedua kelompok lainnya adalah bawahan nya yang sudah menyusup menjadi peserta sebelum nya


"Kita terlambat tuan muda " ucap salah satu orang berpakaian hitam setelah melihat puluhan mayat tergeletak di tempat itu


"Kurang ajar, Han Dong sialan , aku tidak akan membiarkan mu lolos setelah ini , ayo kita kejar kita balaskan dendam orang orang kita " ucap feng Ji dengan tatapan penuh benci , di sertai aura membunuh keluar dari tubuhnya

__ADS_1


"Sabarlah , kita masih memiliki banyak waktu untuk mengurus pangeran sialan itu , bahkan jika dia bisa lolos dari kejaran kita di dalam situs kuno ini , apakah kamu lupa apa yang menunggu pangeran bodoh itu di luar sana " Wang Ma menepuk pundak Feng Ji


"hahahaha kamu benar saudara Wang , kenapa bisa aku lupa dengan itu " kemudian Feng Ji wajahnya perlahan tersenyum menyeramkan dengan seringai kejam di bibirnya


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2