
Domain surgawi
Qingzhu kini tengah di tenangkan oleh Xhuhan yang dari tadi terus menangis tanpa henti setelah sebelumnya melihat giok jiwa milik anaknya redup ,yang artinya Lin Feng dalam keadaan berbahaya atau sekarat di Luar sana, bahkan yang lain pun tidak mempan membujuk Qingzhu , hingga akhir Qingzhu tertidur di pelukan Xhuhan karena kelelahan akibat menangis seharian
"Bagaimana Han'er .?" Zen Tian langsung menanyakan ke Adaan Qingzhu yang nampak sudah tidak bersuara lagi di pelukan Xhuhan
"Tidak apa apa ayah , Zhu'er hanya kelelahan dan saat ini dia lagi tidur " ucap Xhuhan pada Sang ayah , di sana bukan hanya Zentian yang berkumpul semua keluar besar nya semua ada di sana setelah mendengar kabar tadi pagi jika giok jiwa milik Lin Feng tiba tiba meredup
"lalu bagiamana dengan cucu ku.?"tanya Zentian lagi , kali ini yang lain juga menantikan kabar ini langsung dari mulut Xhuhan
" Tidak usah khawatir anakku adalah pemuda yang kuat , kalian bisa lihat sendiri ini " Xhuhan mengeluarkan giok jiwa milik Lin Feng yang nampak sekarang bercahaya terang berbeda dari sebelumnya yang nampak redup , karena saat itu posisi lin Feng tengah berada di dalam pusaran hitam tersebut yang mengakibatkan kontak jiwa dengan giok jiwa itu hampir terputus dan juga Lin Feng dalam ke adaan pingsan hal itu yang membuat giok itu sbelumnya meredup
tiba tiba cahaya keluar dari giok jiwa milik Lin Feng , dan disana muncul gambaran peristiwa apa yang di alami Lin Feng dari awal hingga akhir , dari bocah itu menemukan pusaran hitam itu dan dengan berani memasuki nya hampa pikir panjang ،membuat orang orang di sana menggelengkan kepalanya melihat ke beranian anak berusia 12 tahun itu , kemudian di lanjutkan dengan peristiwa jatuhnya Lin Feng dari langit hingga di temukan oleh gadis kecil dan di bawa pulang oleh ayah dari gadis kecil itu,
gambar itu akhirnya berhenti tepat pada saat si kecil Su Yun'er tertidur pulas di samping Lin Feng dengan posisi tangan mungil nya masih mengusap pipi Lin Feng
"Han'er apakah kamu tau dimana Feng'er saat ini , karena dari gambar tadi , bisa di pastikan kalau tempat jatuhnya feng'er bukan lah alam kultivator , baik itu alam rendah ataupun alam lainnya , sebenernya dimana itu.?"tanya Zentian pemasaran
"Benar Han'er , cepat beri tahu kami " kali ini Long Zia yang ikut bicara karena juga penasaran dengan tempat itu
" aku juga tidak tau , karena aku tidak bisa memeriksa alam itu dengan kesadaran ku saat ini , seperti nya alam ini sangat jauh dan terpisah dari alam kultivator , dan kemungkinan juga di sana energi alam ya sangat tipis dan perbedaan waktunya berbeda dari tempat ini , tapi aku juga tidak bisa memastikan tebakan ku ini benar apa salah , karena itu hanya berdasarkan pengamatan ku saja " ucap Xhuhan menjelaskan apa yang ada di pikiran nya pada keluarga besar nya
__ADS_1
"Jadi seperti itu , lalu apakah Feng'er akan baik baik saja di tempat itu .?"tanya Yun'er khawatir karena bagaimanapun Lin Feng baginya selain sebagi cucunya juga sebagai menantunya
"ibu tidak perlu khawatir , justru ini akan sangat baik bagi perkembangan nya , dnegen begini kekuatan fisik feng'er akan jauh meningkat jika benar apa yang aku ucapkan sbelumnya , dan juga jika di alam itu tidak ada energi alam tentu tidak ada para pembudidaya kuat di alam itu , jika seperti itu bagaimana bisa orang lain mencelakai cucu sekaligus menantumu itu , dengan kekuatan fisik nya saja bahkan bisa melawan kultivator yang berada di atas ranah kultivasi nya , apalagi hanya mahluk tanpa kultivasi , jadi ibu tenang saja , semuanya baik baik saja " ucap Xhuhan tenang dan masih sempat bencanda dengan ibu nya
"apakah yang Gege ucapkan benar .?"Tanya Qingzhu yang ternyata tidak tidur , dirinya hanya diam di pelukan sang suami dan mendengarkan apa yang di obrolkan mereka dari awal hingga akhir
"Tentu saja sayang , kamu bisa melihat gambaran kejadian nya nanti sendiri melalui giok jiwa milik putra kita , tapi nanti ya, sebaiknya kamu istirahat dulu sekarang , " Xhuhan mejelaskan dengan lembut pada Qingzhu dan membelai kepala istrinya dengan lembut , karena mata Qingzhu masih sembab setelah seharian menangis
xhuhan meletakkan telunjuk Tangan nya di bibirnya untuk memberitahukan kepada keluarganya untuk tidak berisik karena Qingzhu mulai tertidur di pelukan nya
kemudian xhuhan mulai mengobrol dengan yang yang lain'nya menggunakan telepati agar tidak membangunkan sang istri yang nampak pulas di pelukan nya
Di tempat lain Lin Feng terbangun dari pingsannya dan mulai mengingat apa uang terjadi pada dirinya , setelah mengingat apa yang terjadi pada dirinya Lin Feng berencana untuk bangun , tapi Lin Feng menemukan ke anehan di tempat yang ia tempati sekarang , dimana saat ini dirinya tengah berada di kamar berwarna merah muda dan yang paling membuat Lin Feng kaget adalah , ada tangan mungil di dada nya dan seteleh ia menoleh ke samping ternyata ada gadis kecil cantik tengah tertidur dengan posisi duduk di samping tempat tidur nya , dimana kepalanya berada di samping lengan kanan Lin Feng
Lin Feng yang bingung harus berbuat apa tiba tiba punya ide untuk melihat ingatan milik gadis kecil yang tidur di sampingnya ini
dengan hati hati agar tidak membangunkan gadis kecil yang nampak sangat pulas itu , telapak tangan Lin Feng di letakkan di kepala gadis kecil itu , perlahan informasi mengenai alam yang di tempati nya saat ini dan apa yang menimpa Lin Feng saat tiba di tempat ini muncul di kepala Lin Feng dan muncul senyum tulus di bibir Lin Feng setelah melihat betapa tulusnya ayah dan anak kecil ini pada dirinya dan yang membuat Lin Feng sangat tersentuh adalah dimana gadis kecil ini meminta pada ayahnya untuk membiarkan dirinya tidur di kamar nya agar bisa di awasi olehnya dan juga tingkah lucu dan manis gadis kecil ini tak luput dari perhatian Lin Feng , Tak hanya itu Lin Feng juga mempelajari bahasa yang digunakan di alam ini agar dirinya tidak bingung , setelah di rasa cukup , Lin Feng melepaskan tangan nya dari kepala si kecil , dan memutuskan untuk tidur karena Tubuhnya masih sangat lelah sebab di tempat ini energi alam sangat tipis dan ranah kultivasi di tekan hingga tingkat terendah , membuat Lin Feng menghembuskan nafasnya dengan kasar , perlahan Lin Feng menutup matanya kembali dan tertidur kembali
Malam harinya Si kecil terbangun dari tidurnya mungkin tubuh nya terasa pegal karena tidur dengan posisi seperti itu dalam waktu yang sangat lama
hal pertama yang ia lakukan adalah kembali membelai wajah Lin Feng seperti sebelumnya dan wajah cantik nya terus menatap ke arah wajah Lin Feng yang masih menutup matanya
__ADS_1
"Apakah adik kecil sangat suka membelai wajah kakak.?" ucap Lin Feng tiba tiba membuka matanya membuat Su Yun'er kaget , tapi Hanya sebentar sebelum gadis kecil itu bangun dari tempat duduknya dan berlari keluar untuk mencari ayahnya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
. Bersambung
__ADS_1