
Melihat neraka berlutut ke arahnya Lin Feng nanya menggelengkan kepalanya , kemudian mengibaskan tangan kanannya ke arah mereka semua , yang langsung secara ajaib membuat tubuh mereka Yang awalnya sakit langsung sembuh , dan ribuan prajurit yang pingsan sbelumnya langusng sadar , kemudian prajurit itu mengalihkan pandangan nya ke arah sosok Lin Feng yang sangat gagah dengan siluet naga emas bersayap di atas kepala nya saat ini , tanpa di suruh prajurit tersebut langusng berlutut dengan serempak karena mereka sudah di beri tahu oleh Zen Yan jika sosok Tuan mereka sebenarnya adalah laki laki yang bisa mengeluarkan siluet naga emas dari tubuhnya seperti yang mereka lihat saat ini
Perlahan siluet naga yang ada di atas kepala Lin Feng memudar dan bersama an dengan itu ada energi yang sangat kuat mengangkat tubuh semua orang yang ada di sana untuk berdiri , tanpa bisa melawan tubuh mereka langsung berdiri dengan tegap , membuat mereka semakin kagum dengan sosok bertopeng di hadapan nya itu , sebab mereka tau jika itu adalah perbuatan nya yang memang sangat tidak menyukai seseorang Berlutut di depan nya
wush....
Muncul lima orang di hadapan mereka semua , mereka tak lain dan tak bukan adalah Zen Yan Zi dan kelompok nya yang di pindahkan oleh Lin Feng hingga muncul di tempat itu mengejutkan semua orang yang ada di sana
"salam paman , Salam ayah " Zen Yan Zi dan ke empat orang itu Langsung membungkuk kan badan nya ke arah empat pamannya yang saat ini menatap dengan bingung ke arah mereka saat ini
wush ...
Zen Yun Ning dan juga Zen HunYi langsung memeriksa ke adaan ayah nya yang sebelumnya di kalahkan oleh Ling Ling dengan telak begitu juga dengan Zen Fan Zhu dan juga Zen Ho Jun meninggal kan Yan Zi seorang diri di tempat nya
__ADS_1
"Bagaimana keadaan ayah.?" Yun Ning dan juga HunYi memeriksa tubuh ayah mereka dengan teliti dengan mengitari tubuh nya ,mengabaikan tatapan ayah mereka yang memiliki segudang pertanyaan pada mereka yang sbelumnya tiba tiba muncul di depan nya secara tiba tiba , dan jika di lihat dari reaksi anaknya yang tidak terkejut dengan peristiwa sebelumnya itu jelas membuktikan jika mereka sudah mengetahui siapa kedua sosok Yang sebelumnya sempat bertarung dengan mereka
"hehehe , Maaf ayah , paman , kami berlima memang sudah tau dari awal mengenai ini dan kami juga menyaksikan bagaimana kalian di siksa oleh saudari Ling , hingga membuat kalian berdua terbang hingga menabrak tembok gerbang sebelum nya , " Yun Ning langsung menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi pada ayahnya Dan juga paman nya
"Apaaa...?" bukannya malu karena mereka berempat di kalahkan sebelum nya dan menjadi tontonan bagi prajurit dan juga kelima keturunan mereka ,justru mereka berempat di buat terkejut karena tebakan mereka salah mengenai sosok wanita bertopeng yang mereka lawan sebelum nya , yang mereka kira adalah Qingzhu ternyata bukan , justru sosok yang mengalahkan Mereka adalah sosok Ling Ling yang dulu masih berumur 4 tahun saat meninggalkan alam agung ini , kini sudah sekuat itu , kemudian muncul pertanyaan baru di kepala mereka berdua ,. terutama Zen Fan dan Zen Yun yang sebelumnya melawan sosok pria bertopeng itu , jika sosok wanita sebelum nya adalah Ling Ling , maka orang bertopeng yang mengeluarkan siluet naga emas bersayap sebelum nya siapa, karena jelas mereka baru menyadari jika suara orang itu seperti Pemuda , yang kemungkinan seumuran dengan Ling Ling
"Lama tidak bertemu paman , benar yang dikatakan oleh saudari Ning sebelum nya, aku adalah Ling Ling kecil yang dulu berusia empat tahun sebelum meninggalkan alam ini , jika dihitung waktu di tempatku hanya 15 tahun terlewati ,tapi di alam ini sudah 150 tahun berlalu , dan juga aku tidak menyangka jika paman semua sudah memiliki putra dan putri yang bahkan seumuran dengan ku " Ling Ling menjelaskan siapa dirinya , kemudian ia menghilang dari tempat nya dan muncul di samping Lin Feng membuat samua Mata tertuju ke arahnya
"Maaf lama mengenali anda putri, semuanya beliau adalah putri dari Dewa Leluhur Zen Tian dan juga permaisuri Dewi Zen Yun'er , dan juga ..." Zen Fan berhenti karena dia tidak tau siapa sosok orang yang ada di samping Ling Ling itu
Barulah setelah Ling Ling selesai bicara Mereka akhir nya mengetahui sosok yang menciptakan siluet naga emas bersayap sebelum nya yang ternyata adalah putra dari Xhuhan sosok yang juga mampu menciptakan hal serupa di masa lalu
"Salam kenal semuanya , kalian jangan terlalu sungkan padaku dan juga pada ling'er , anggap kami berdua seperti keponakan kalian sendiri , dan satu lagi untuk kalian semua jangan pernah berlutut lagi ini terkahir kalinya aku melihat nya , jika lain kali Kalian masih melakukan nya , maka aku sendiri yang akan mengeluarkan kalian dari keluarga Zen ini , apakah kalian paham.?" Lin Feng menoleh ke arah ratusan ribu prajurit yang berbaris di hadapan nya itu , juga para ke empat paman nya
__ADS_1
"Kami mengerti Tuan muda ," karena Lin Feng tidak mau di istimewakan maka semua prajurit memanggil Lin Feng dengan sebutan tuan muda seperti saat mereka memanggil Zen Yan Zi dan yang lainnya
"Oh iya paman Fan, apakah paman Yan akan pulang hari ini , atau masih akan tinggal di sakte , karena ada yang ingin aku sampaikan pada nya dan juga kepada paman berempat mengenai kedatangan ku ke alam agung ini, " Lin Feng menatap lurus ke arah Zen Fan
sedangkan Zen Fan yang belum terbiasa dengan panggilan 'Paman' seperti yang di ucapkan oleh Lin Feng sbelumnya di buat gelagapan mau menjawab apa , sebab ia masih tidak menyangka Jika putra dari sosok yang sangat ia hormati akan menganggap dirinya seperti keluarganya bukan sebagai bawahannya
"Ti - ti - dak tuan muda, Kakak pertama kemungkinan tidak akan kembali hari ini , tapi saya bisa memanggil nya saat ini juga jika memang tuan muda memang ingin ,". Dengan gugup ia menjawab pertanyaan Lin Feng sbelumnya
"Baiklah , paman bisa memanggil Paman Yan untuk datang ke klan sekarang , tapi jangan dulu bilang jika aku atau ling'er berada di sini , karena aku akan menyambut nya sendiri nanti , karena akan tidak adil jika hanya paman bermpat dan para prajurit yang sudah berolah raga denganku , maka dari itu aku sebagai keponakan nya yang baik harus menyambut paman Yan nantinya dengan baik saat tiba di sini "
"Uhuk"....
Baik Zen Fan dan yang lainnya hampir tersedak karena hampir kelepasan untuk tertawa setelah mendengar ucapan Lin Feng mengenai sambutan yang ia katakan sebelumnya , Bukankah yang di maksud dengan sambutan adalah menghajar mereka sebelumnya ,
__ADS_1
Alhasil mereka semua tertawa secara bersama an karena tidak bisa lagi Menahannya karena membayangkan bagaimana nasib Zen Yan setelah ini , hanya Zen Yanzi yang tersenyum kecut membayangkan nasib ayahnya nanti , Tapi ia tidak akan ikut campur masalah ini karena Lin Feng tidak akan melukai ayahnya , justru ia sangat menantikan apa yang terjadi nanti , apakah ayahnya bisa bertahan atau tidak mengingat kultivasi Sang ayah berada 2 tingkat di atas ke empat paman nya yang sudah di hajar oleh Lin Feng dan Ling Ling sebelum nya