
Menjalang malam hari tempat tersebut sangat ramai bahkan sampai penuh sesak melebihi keadaan sebelum nya , hal ini di karenakan kabar Mengenai adik kaisar Han Chu yang membelot dan bekerja sama dengan dua sakte aliran hitam untuk menggulingkan kekuasaan milik kaisar Han Chu itu sendiri ,guna mendapatkan akses langsung ke dalam situs kuno untuk kepentingan pribadi tanpa ingin di bagi dengan kekuatan lain , seperti yang di lakukan kaisar Han Chu saat ini
Di tengah kerumunan puluhan ribu orang tersebut ,terdapat tempat kosong untuk Eksekusi kelima pemberontak yang sebelum nya sudah di tangkap oleh kaisar Han Chu , dan tinggal menunggu waktu untuk mengadili mereka
"Hidup yang mulia kaisar "
"Hidup yang mulia kaisar"
"Hidup yang mulia kaisar"
empat kata itu terus menggema di tempat itu , setelah penonton yang menyaksikan kehebatan kaisar Han Chu dalam mengatasi masalah ini tanpa menimbulkan korban satupun pun , dan semakin meriah lagi setelah kedatangan para pengunjung yang sengaja datang ke ibu kita setelah mendengar ada pemberontakan di tempat ini
sebelum nya kaisar Han Chu sudah menjelaskan akan melakukan eksekusi saat pasukan yang di pimpin boleh pangeran Han Dong yang dikirim untuk menghancurkan kedua sakte aliran hitam yang terlibat dalam pemberontak an ini
.....
sementara di tempat lain saat ini Lin Feng tengah bersiap untuk membidik buruannya dari atas ketinggian pohon yang ada di salah satu hutan tempat hewan spiritual tingkat tinggi berada dengan menggunakan senapan yang ia miliki , dia sudah tidak sabar untuk menggunakan berbagai macam senjata yang sudah menggunung di dalam cincin penyimpanan nya , yang sudah dia kumpulan selama tiga tahun selama diri nya berada di bumi bersama Su Yang sebelumnya
kali ini Lin Feng tengah mencoba senjata dari negara yang berjuluk Paman Sam yang bernama B@rrett M*2, senjata ini digunakan oleh para penembak runduk (sniper) , kenapa Lin Feng sangat tertarik dengan senjata ini , karena dari keterangan yang ia dapatkan saat membaca artikel sebelum membeli senjata ini senjata ini bisa mengahncurkan beton , batu dan banyak lagi lainnya , dan yang paling penting Dengan kecepatan moncong 853m/s dan jarak tembak yang mencapai 1,8 Km ,
tentu membuat Lin Feng sangat bersemangat saat mengetahui kemampuan senjata ini , apalagi cara menggunakan nya cukup mudah , hanya mengarah kan ke target di bantu dengan teropong yang bisa membantunya membidik dengan tepat , ya meskipun kemampuan matanya lebih jauh jangkauan nya dari pada teropong itu sendiri ,
"Baiklah , karena ini senjata modern , tentu tidak ada fakultasi energi apapun saat pelurunya di lepaskan, bukan kah ini akan sangat mematikan bagi para kultivator yang tidak peka terhadap bahaya yang ada di sekitar nya , karena dengan senjata senjata yang aku punya , aku bisa dengan mudah membunuh mereka dari jauh tanpa mereka ketahui "Lin Feng masih terus membayangkan nanti keseruan lainnya saat menggunakan senjata senjata yang sudah ia miliki
Terlihat di kejauhan ada seekor Serigala dengan tubuh cukup besar berjalan di kegelapan malam , membuat Lin Feng langsung bersemangat untuk mencoba senjata di tangannya
"Baiklah ayo kita lihat kemampuan dari senjata pertama ku ini " Lin Feng langsung mengarahkan moncong senjatanya ke arah serigala yang tangah berjalan di kejauhan
Dssss.....
__ADS_1
hanya sedikit bunyi yang di timbulkan oleh senapan tersebut sehingga tidak mungkin dapat di dengar oleh target yang sangat jauh di depan nya , peluru dengan kecepatan tinggi menuju kearah serigala tersebut kemudian terdengar suara renyah seperti kepala pecah setelah peluru tersebut menggantam kepala serigala itu
,
Pyak.
kepala serigala itu langsung meledak dengan darah bertebaran ke mana mana , membuat Lin Feng takjub dengan apa yang di lihat nya , sebab serigala tersebut bukan lah hewan biasa melainkan hewan yang sudah berevolusi dan bisa berkultivasi sehingga memiliki kekuatan setingkat dengan kultivator pendekar Surgawi atau bahkan lebih , dan apa yang terjadi pada serigala itu sekarang , mati hanya dengan satu kali terkena peluru yang di lepaskan oleh senjata di tangan nya , benar benar gila, Lin Feng semakin memuji kemampuan orang orang di bumi karena bisa menciptakan alat yang sangat berbahaya seperti ini sedangkan mereka hanya manusia biasa bukan kultivator seperti dirinya
kemudian Lin Feng langsung menyimpan senapan nya kembali ke dalam cincin penyinapanan nya dan langsung berpindah ke tempat serigala itu berada ,
sesampai nya di tempat itu , Lin Feng mendapati kepala serigala itu sudah hancur setengah nya dengan bentuk kepala yang sudah tidak utuh lagi ,
kemudian Lin Feng langsung menyimpan mayat serigala itu ke dalam cincin nya dan bergerak mencari tempat yang nyaman untuk membakar serigala itu untuk di jadikan santapan makan malam nya
Flashback On
saat Lin Feng pertama kali tiba di alam tengah di alam rendah , mendadak energi besar meluap luap dari dalam tubuh Lin Feng , mungkin ini adalah kekuatan yang tertampung selama 3 tahun di bumi , karena keadaan ini lah Lin Feng tidak langsung menuju tempat kaisar Han Chu berada untuk melihat perkembangan pemberontak an yang terjadi di sana , karena diri nya harus segera mengolah energi tersebut dengan bener terlebih dahulu agar tidak merusak tubuhnya dengan cara menyerap nya perlahan dengan bermeditasi
flashback off
kita tinggal kan dulu Lin Feng yang tengah asik dengan kegiatan nya
....
setelah kembali nya pangeran Han Dong dan rombongan nya dari tugas pembersihan sakte aliran hitam ,
di ibu kota kekaisaran benua tengah kini tengah bersiap siap untuk melakukan eksekusi kata lima pemberontak yang sebelum nya ingin menggulingkan tahta yang di
miliki Kaisar Han Chu
__ADS_1
kelima orang yang akan di Eksekusi adalah Han Zhong , adik kandung kaisar Han Chu , Feng Hu , patriak sakte kabut hitam , Wang peng , patriak sakte kelelawar darah , dan dua tetua dari dua sakte besar yang sudah ikut bergabung dengan Rencana licik tersebut
"Dengar kan baik baik untuk kalian semua , ini adalah peringatan bagi siapapun yang berniat buruk pada ke kekaisaran akan di eksekusi di depan umum , agar menjadi contoh bagi yang lainnya agar tidak melakukan hal yang sama , Baiklah penggal kepala lima orang itu sekarang dan bakar mayatnya di tempat "
semua mata penonton yang ada di sana malam itu langsung tertuju pada tengah tengah Arena tempat eksekusi berlangsung ,
Kemudian lima orang algojo maju ke depan dengan pedang panjang di tengannya , sementara kelima orang yang akan di eksekusi hanya diam menunduk kapan kepala nya pasrah bahkan tidak ada tanda tanda perlawanan sedikitpun sampai kepala mereka terlepas dari tubuhnya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung