
Lima arena telah terisi masing masing berisikan 200 peserta di tiap arenanya , dan mereka membentuk kelompok untuk lebih mudah mengalahkan musuhnya , tapi berbeda dengan pemuda yang ada di arena nomor 4 dan nomor 5 , mereka hanya seorang diri tanpa kelompok seperti yang lainnya ،
Di arena nomor satu Mo Sang dan kelompok nya terus menyerang membabi buta ke arah kelompok lainnya hingga menyisakan sepuluh orang yaitu kelompoknya saja , sementara kelompok lainnya di hajar dan dikeluarkan dari arena,
sontak kejadian di arena nomor satu langsung menyita perhatian penonton ,
"Sesuai Rumor yang beredar , ternyata tuan muda Mo sang sangat kuat , bahkan dalam waktu cepat kelompok nya sudah berhasil melumpuhkan seluruh lawannya "ucap penonton dengan kagum , sementara para petinggi sakte golok darah tengah tersenyum sombong di kursi nya, melihat tuan muda mereka di eluh eluh kan oleh banyak orang
Dua puluh menit kemudian di arena dua dan tiga juga terlah berakhir dengan kemenangan kelompok sakte angin timur di arena nomor dua dan kelompok sakte Kelabang hitam di arena nomor tiga ,
sakte golok darah yang ada disini merupakan sakte utama yang menjadi pemimpin kedua sakte yang ada di wilayah Utara dan timur alam penguasa sebelum nya yaitu sakte awan gelap dan sakte gagak hitam yang sudah bertemu dengan Xhuhan dan Di Lang cs sebelum nya, dan sakte Kelabang hitam juga merupakan sekutu dari sakte Golok darah
sementara di dua arena yang tersisa pertempuran masih berlangsung , tapi ada dua orang yang masih diam di tempat nya , yaitu Xhuhan dan long zen
''Bergerak, lakukan dengan cepat dan jangan sampai mencolok , kita masih harus bermain dengan dua sakte yang saat ini telah menenangkan pertandingan di arena satu dan tiga "perintah Xhuhan lewat telepati pada long Zen melalui telepati , dan langsung memunculkan senyum di bibir long zen , karena dirinya sangat bosan sebenarnya hanya menunggu
sesuai aba aba dari Xhuhan , tiba tiba di arena empat dan lima muncul debu berterbangan dimana mana hingga menutupi pandangan para penonton untuk melihat apa yang terjadi di kedua Arena tersebut,
lima menit kemudian debu yang menutupi kedua arena tersebut perlahan menghilang , tapi ada ke anehan yang terjadi di kedua arena tersebut , sebab yang awalnya banyak peserta berdiri dan bertarung , kini tidak ada lagi , hanya menyisakan sesosok bayangan satu orang berdiri di tengah tengah arena, begitupun dengan Arena nomor lima,
"Apa yang terjadi , kenapa tiba tiba mereka pingsan di arena tersebut , dan yang lebih mengherankan , yang tersisa hanyalah kedua orang yang tidak memiliki aura kultivasi sebelum nya , "ucap salah satu penonton heran
bahkan para penetua sakte yang hadir di sana juga bingung dengan apa yang baru saja terjadi , tapi untuk paktua yang menjadi pembawa acara , Dia tau apa yang terjadi pada seluruh peserta tersebut ,
"Ternyata mereka berdua tidak banyak bicara, bahkan sekali bergerak hanya membutuhkan beberapa menit saja untuk melumpuhkan mereka semua, dan mereka sengaja menutupi Arena agar aksi mereka agar tidak mencolok , sungguh dua pemuda yang mengerikan "ucap pak tua tersebut , yang ucapan nya di dengar oleh sang keponakan yang ada di samping nya
"Apa yang kamu katakan paman mo, apakah ini perbuatan kedua orang tersebut.?"tanya pemuda tersebut
__ADS_1
"tentu saja ini perbuatan kedua nya , jika tidak siapa lagi feng'er"ucap Paktua yang ternyata memiliki nama Lin mo , sementara keponakan nya bernama Lin Feng
seteleh itu Lin Mo langsung terbang ke arena empat dan arena lima ,dan memeriksa keadaan peserta yang tergeletak di lantai arena , tapi setelah di cek , ternyata mereka hanya pingsan , tanpa ada luka sedikitpun
"Baiklah , untuk pertarungan kelompok kali ini, sudah berakhir , untuk pemenang di arena satu , yaitu kelompok Dari sakte Golok darah , untuk Arena kedua ,yaitu kelompok sakte angin timur, Arena tiga yaitu sakte Kelabang hitam , dan untuk arena empat dan lima , dimenangkan oleh Zen Long di arena empat dan Xhuhan di arena lima," Lin Mo mengumumkan hasil pertandingan kali ini
Di bangku petinggi sakte yang tengah menonton pertandingan ini,
"siapa kedua pemuda itu, bahkan saat mengalahkan musuh musuhnya kita sama sekali tidak melihat gerakan nya "ucap tetua dari sakte Angin timur
bukan hanya petinggi dari sakte angin timur , yang membicarakan mereka berdua , semua petinggi yang lain juga membicarakan kedua pemuda tersebut, penonton jangan di tanya lagi , apalagi dengan ketampanan yang di miliki oleh Long Zen dan sosok misterius Xhuhan di balik topengnya , semakin membuat kekaguman pada mereka , terutama penonton wanita
"Saudara Mo, apakah saudara tau siapa kedua pemuda tersebut.?"tanya patriak sakte Kelabang hitam pada patraik Mo Cang paktriak sakte Golok darah
"Tidak saudara Kai, tapi tadi anakku mengatakan jika mereka berdua telah membuat orang orangnya babak belur dan parahnya lagi mereka merampok semua cincin penyimpan milik mereka ,"ucap patriak Mo Cang pada patriak Jin KAI
"Kau tenang saja saudara Kai, setelah ini akan ada pertandingan individu, saat itulah kita menyuruh anak anak kita untuk mengajar kedua bajingan tersebut "ucap patriak Mo Cang dengan seringai kejam tercetak di wajahnya
"Hahahaha, pasti saudara Cang, kita tunjukkan pada kedua bocah itu , apa arti jenius sesungguhnya "ucap Jin Kai, karena dia tau sejauh apa kekuatan milik putra nya Jin He,- apalagi putra dari Mo Cang , Mo Sang , jadi menurut nya mereka berdua akan bisa mempermalukan kedua pemuda tersebut
sementara Rombongan sakte golok darah yang kini sudah kembali ke tempat duduknya di buat geram dengan pembicaraan tersebut, pasalnya sebelumnya dirinya yang menjadi buah bibir di sana , tapi sekarang kepopuleran nya di ambil oleh musuhnya, yang sebelumnya membuat anak buahnya babak belur, dan parahnya lagi bahkan cincin penyimpanan mereka di rampok ,
"Awas saja kau sialan , aku akan mempermalukan kalian berdua setelah ini"ucap Mo sang dengan tatapan membunuh ke arah long Zen dan Xhuhan yang kini tengah santai di kursi peserta
"Selamat untuk para pemenang , kalian semua yang menang di pertandingan sebelumnya sudah memenuhi syarat untuk masuk ke Dunia kuno yang akan di buka besok pagi , Baiklah , untuk pertandingan selanjutnya kita akan mencari juara pertama sampai ke lima , kalian cukup mengirim kan satu perwakilan dari setiap kelompok kalian untuk bertanding dengan perwakilan kelompok lainnya , dan untuk perwakilan yang akan bertanding, silahkan naik ke arena untuk memilih nomor urut , untuk yang mendapat kan nomor urut pertama , maka peserta tersebut akan langsung masuk final , dan hanya akan bertanding satu kali, sementara yang dapat lainnya akan bertarung dengan dua orang lainnya , dimana nomor urut 2 akan melawan nomor 4 dan nomor 3 akan melawan nomor 5,
dan pemenang dari sesi ini akan bertarung lagi untuk masuk ke babak final untuk melawan nomor urut 1, baikah silahkan naik dan ambil nomor kalian "ucap Lin Mo
__ADS_1
kemudian ke lima peserta yang mewakili kelompok nya naik ke arena dan mengambil nomor antrian yang di simpan di dalam botol ,
ternyata nomor 1 di dapat kan oleh Long Zen , yang artinya dia akan langsung masuk ke final , sementara nomor 2 Xhuhan, nomor tiga Lian Wei dari sakte angin timur, nomor 4 Mo Sang dari sakte Golok Darah , nomor 5 Jin He perwakilan dari sakte Kelabang hitam
"kau tidak akan lepas kali ini sialan , "ucap Mo sang dengan seringai dingin menatap ke arah xhuhan yang kini tengah berbicara dengan Long Zen
Xhuhan yang merasa di perhatikan langsung menoleh dan melihat pemuda tengah mantapnya dengan angkuh dan ada niat membunuh yang sedikit bocor dari tubuh pemuda tersebut
Long Zen yang melihat Xhuhan menoleh juga ikut melihat ke arah dimana Xhuhan menatap , dan dia hanya tersenyum saat melihat pemuda dengan sombong nya menatap ke arah tuan mudanya
"sungguh pemuda yang malang "ucap Long Zen di dalam hati nya , mengasihani nasib sial nya sebentar lagi tiba
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.