DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Menemui Paman & Bibi, | Terkejut


__ADS_3

"Bibi memiliki saran untuk kalian berdua , apakah kalian mau mendengar nya.?" Ucap istri Zen Fan


"Apa itu bibi , katakan saja selama itu baik untuk kami , maka kami akan sangat senang mendengar nya " Lin Feng Tersenyum ke arah bibinya itu , membuat sang bibi semakin terpesona dengan sosok pemuda itu , karena ada semacam aura yang istimewa yang membuat sosok pemuda tersebut sangat enak untuk di pandang


sementara yang lainnya menunggu dengan tidak sabar apa yang akan di katakan setelah ini , sebab mereka tidak menduga tiba tiba saudari nya mengucapkan hal itu pada Lin Feng dan Ling Ling


"Sebenarnya bukan apa apa , hanya saja bibi khawatir setelah melihat wajah Kalian berdua ini , jadi bibi ingin menyarankan jika sebaiknya kalian berdua jangan pernah melepaskan topeng lagi secara sembarangan , Karena jujur saja meskipun bibi sudah beberapa kali melihat wajah kalian , tetap saja pesona yang kalian miliki terlalu besar , bibi takut akan menimbulkan kekacauan yang tidak perlu jika sampai ada yang tau mengenai wajah kalian itu "


"Eh"


Lin Feng dan Ling Ling saling pandang setelah mendengar ucapan salah satu bibinya itu , karena mereka tidak mengira jika nasehat yang di maksud adalah hal ini ,


sementara yang lainnya yang awalnya penasaran kini Berubah menjadi cekikikan karena mereka juga kaget dengan ucapan salah satu Saudarinya itu , Karena tidak ada yang mengira jika nasehat nya seperti itu ,


"mengenai itu , sepertinya bukan hanya kami berdua saja yang harus menggunakan topeng bibi , " ucap Lin Feng membuat istri Zen Fan tertegun karena berusaha mencerna apa yang di maksud oleh Lin Feng sebelumnya, begitu juga dengan yang lainnya ,


"Ayah, ibu , paman ,bibi" terdengar suara yang familiar di Belakang mereka , mengejutkan Zen Fan dan yang lainnya , sebab Mereka tidak merasakan kehadiran mereka sebelumnya,


belum pulih pulih dari Keterkejutan sebelumnya lagi lagi Mereka di buat kaget dengan penampilan lima orang yang baru datang tersebut , karena menggunakan pakaian seperti yang Lin Feng dan Ling Ling gunakan saat ini ,

__ADS_1


"Kalian"


Zen Fan dan yang lainnya melihat kelima nya secara bergantian , semakin lama Mereka melihatnya , tiba tiba Zen Yun , Berteriak dengan keras , mengejutkan yang lainnya


"Kalian , apa yang terjadi , mengapa aku tidak bisa lagi melihat kultivasi kalian saat ini ,bahkan kondisi kalian saat ini mirip dengan saudara pertama ,yang sama sama tidak memiliki aura kultivasi, tapi meskipun begitu samar samar aku merasakan jika kalian lebih kuat dari sauadara pertama , jangan bilang kalian berlima saat ini ... "


"Tunggu dulu , apakah maksud saudara ketiga , mereka berlima sudah melewati ranah yang ada di alam ini sama seperti suadara pertama.?" ucapan Zen Yun sbelumnya langusng terhenti karena tiba tiba Zen Fan langsung memotong nya


tidak ada jawaban dari Zen Yun ,hanya saja kepala nya mengangguk dengan lemah , karena masih syok dengan keadaan sekarang ini , dimana anak dan ke empat keponakan nya kini sudah jauh melampaui nya , bahkan melampaui mereka semua tanpa terkecuali


"Ayah Tidak usah memasang wajah seperti itu , meskipun aku dan yang lainnya sudah jauh melampaui ayah dan juga paman pamanku semua , kami tetaplah anak kecil kalian yang masih membutuhkan kasih sayang kalian , terlepas dari kekuatan yang kami miliki saat ini, kalian semua jauh lebih penting dari pada apapun " Yun Ning setelah mengatakan itu langusung melesat ke arah ayah dan ibunya yang nampak sudah berlinang air mata bahagia melihat anak nya sudah melebihi mereka ayah dan ibunya , begitu juga dengan yang lainnya langsung memeluk kedua orang tuanya masing masing , menyisakan Yan Zi seorang diri yang masih diam di tempat nya , karena ayah dan ibunya saat ini tidak ada di klan , karena mereka berdua sudah berangkat ke sakte seminggu yang lalu , tapi sama seperti yang lain ia juga sudah membasahi pipi nya dengan air mata haru melihat keluaraga nya yang nampak berpelukan di depan nya saat ini


wush...


dalam hitungan detik Yan Zi sudah berada di pelukan Zen Fan , terlihat ia dan Fan Zhu seperti kakak beradik yang tengah berbagi pelukan seorang ayah saat ini


"Terimakasih paman " Yan Zi mengucapkan terimakasih kemudian melepaskan pelukan nya dari tubuh Zen Fan


"Tidak perlu berterimakasih , karena kalian semua sudah paman anggap seperti anak sendiri , begitu juga Dengan yang lainnya menganggap kalian seperti itu , jadi tidak perlu sungkan lagi pada kami , karena kita adalah keluarga " saat mengatakan itu , Zen Fan memegang topeng yang menutupi wajah Yan Zi dan melepaskan nya ,

__ADS_1


setelah topeng itu terlepas , baik Zen Fan dan juga istrinya yang saat ini melihat dengan jelas wajah keponakan nya itu langsung di buat terkejut dan takjub , pasalnya wajah keponakan nya itu sungguh sangat berbeda dari sebelumnya ,


"Zi'er kamu ," lagi lagi orang orang yang berada di tempat itu di buat terkejut dengan perubahan yang terjadi pada Yan Zi tersebut


"srek"


terdengar suara topeng terbuka sekali lagi , dimana itu merupakan suara topeng ke empat orang lainnya yang juga sudah melepas topeng yang menutupi wajah nya


"Hehehe , ibu, ayah, apakah kalian terkejut dengan wajah baru anakmu ini ?" Fan Zhu tersenyum tipis ke arah ayah dan ibunya ,


lagi lagi suasana di sana menjadi hening , mereka memandangi wajah ke lima pemuda pemudi itu bergantian dengan tatapan kaget , kagum dan berbagai rasa bercampur jadi satu


"saudara saudari sekalian silahkan kalian duduk Dulu , dan satu lagi pasang topeng kalian lagi ,karena jika tidak, bisa bisa paman dan bibi akan terus menatap kalian seperti itu " Ling Ling sengaja memecah keheningan yang terjadi dengan sedikit candaan agar suasana nya cepat cair


sesuai ucapan Ling Ling mereka berlima langsung menggunakan kembali topeng mereka , dan kedua wanita itu langsung duduk di samping Ling Ling , sementara untuk ketiga pemuda mereka langsung duduk di samping Lin Feng ,


membuat Zen Fan dan yang lainnya geleng geleng kepala karena anak anaknya sukses membuat Mereka semua terkejut beberapa kali ,Mereka jadi berpikir apakah masih ada lagi kejutan nantinya Agar mereka bisa menyiapkan mental mereka agar tidak seperti sebelumnya yang nampak bodoh akibat terkejut


"ini yang Gege maksud sebelumnya bibi , bukan hanya kita berdua yang harus menggunakan topeng tapi mereka juga , " Ling Ling terkikik geli saat mengucapkan itu pasalnya paman dan bibinya masih nampak belum pulih dari Keterkejutan sebelumnya

__ADS_1


"Yah, sepertinya memang harus seperti itu ling'er , entah apa yang kamu dan suamimu lakukan pada mereka berlima sebelumnya, bibi dan yang lain'nya hanya bisa mengucapkan terimakasih pada kalian berdua , " istri Zen Fan tersenyum ke arah mereka bertujuh , terlihat cairan bening keluar dari kedua matanya


__ADS_2