DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Mengumpulkan Semua Orang & Menemukan Mata Mata


__ADS_3

"sebenarnya apa terjadi mengapa patriak meminta kita semua termasuk semua murid untuk berkumpul di lapangan , apakah di antara kalian ada yang mengetahui nya .?" tanya tetua pertama pada enam orang lainnya yang baru saja kembali dari kediaman murid sama seperti dirinya sebelum nya yang diberikan tugas oleh sang patriak untuk memanggil semua murid untuk berkumpul di lapangan


"Maaf tetua pertama , kami juga tidak tau mengenai masalah ini , sebaiknya kita langsung saja ke lapangan untuk mengetahuinya , karena tidak mungkin patriak menyuruh semua orang berkumpul tanpa ada hal yang penting terjadi." tetua kedua menjawab dengan galengan kepala nya karena memang ia tidak mengetahui nya , begitu juga yang lainnya


"Baiklah , semoga saja tidak terjadi apa apa setelah ini , karena tidak biasanya patriak mengumpulkan kita semua seperti ini " tetua pertama langsung melangkah kan kakinya menuju lapangan , di ikuti oleh ke enam tetua lainnya


"Arrrkkk"


"Arrrkkk"


Tiba tiba di tengah lapangan , terdengar jeritan yang memilukan di sertai suara tubuh seseorang jatuh mengenai tanah


Terlihat 1 murid elite , 1 murid dalam dan 1 murid luar , terjatuh dan memuntahkan seteguk darah dengan wajah pucat seperti Manahan sakit akibat jiwanya tercabik cabik tanpa mereka ketahui sebab nya , tapi hanya sepersekian detik ketiga nya langusng menghilang dari tempat nya


sementara murid murid lainnya juga mengalami hal yang menakjubkan di waktu yang hampir bersamaan, tapi bukan seperti ketiga murid sebelumnya , hanya saja banyak sekali murid yang mengalami terobosan kultivasi , dan jumlahnya bukan satu melainkan ribuan orang secara serempak , melihat itu teman teman yang lainnya langsung duduk bersila melakukan meditasi untuk menyerap Qi yang tidak seperti biasanya ,


untuk ketiga murid sebelumnya Lin Feng sudah mengamankan Mereka agar tidak menimbulkan kericuhan di tempat itu , beruntung Lin Feng sangat sigap jika tidak Mereka akan sangat panik melihat ketiganya yang tiba tiba ambruk dengan wajah pucat dan dari mulut nya memuntah kan darah , tak sampai di sana , Lin Feng juga menggunakan auranya untuk menghapus ingatan semua orang yang melihat ketiga murid sbelumnya agar tidak ada yang tau apa yang terjadi sebelumnya ,


Hanya Zen Yan dan para tetua yang tidak Lin Feng hapus ingatan nya , saat ini mereka juga ikut bermeditasi karena merasakan aura di sakte yang tiba tiba menguat puluhan kali lipat dari biasanya , mereka semua mendapat kan telepati dari Lin Feng agar tidak memikirkan kejadian sebelum nya sebaiknya Lin Feng menyuruh mereka berkultivasi seperti para murid murid lainnya karena masalah sebelumnya Lin Feng dan suadara sauadari nya yang lain yang akan mengurus nya ,


melihat Zen Yan dan para tetua mengikuti saran nya , Lin Feng Langsung tersenyum dan memanggil kelima saudara dan Saudarinya untuk berkumpul , karena ia berencana mengintrogasi ketiga murid sebelumnya , sambil menunggu yang lainnya selesai berkultivasi, begitu juga dengan istri Zen Yan , ia juga berkultivasi di dekat sang suami


"Gege, apakah ketiga murid sebelumnya ada padamu.?" tanya Ling Ling saat Lin Feng mendekat ke arah nya

__ADS_1


Lin Feng hanya mengangguk tanpa menjelaskan lebih jauh , dan langsung menarik pinggang Ling Ling dan membawanya ke tempat ke lima orang yang sebelumnya sudah ia minta untuk kembali ke ruangan Zen Yan sebelum nya


"Gege , ini masih di luar cepat lepaskan " Ling Ling berusaha menjauhkan tangan Lin Feng yang berada di pinggangnya karena ia masih sangat malu jika ada yang melihatnya , padahal saat ini orang orang tengah fokus berkultivasi dan juga kedua nya menggunakan pakaian yang tertutup di sertai topeng yang menutupi wajah mereka , meskipun ada yang melihat pun tidak akan ada yang tau siapa itu dirinya , tapi karena Ling Ling masih belum terbiasa dan masih canggung ia melupakan samua itu akibat kegugupannya


"Hahaha , kamu ini seperti sama siapa saja , tapi baiklah Gege akan lepaskan sesuai dengan Keinginan ling'er ku tersayang "


"Blush"


kedua pipi Ling Ling langsung terasa terbakar dan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya karena saat mengatakan itu Lin Feng sangaja membisikkan di telinga nya membuat Ling Ling mematung di tempatnya


"Hei kenapa berhenti ,ayo cepat mereka sudah menunggu kita di dalam , atau mungkin Ling'er ingin ...


"Stop Gege , atau aku akan menghukum mu setelah ini " Ling Ling langsung memotong perkataan Lin Feng dan memelototi nya dari balik Topengnya


memikirkan kekejaman Ling Ling saat mencubit nya yang sama seperti sang ibu , Lin Feng langsung berbalik dan melangkah kan kakinya menuju tempat yang lainnya berada tanpa menunggu Ling Ling


"hihihi , makanya jangan menggoda ku lagi , "Ling Ling yang awalnya kesal pada Lin Feng langsung tertawaan karena ia tau saat ini Lin Feng tengah menghindari nya ,


"Brak"


Lin Feng masuk kedalam ruangan itu dengan tergesa gesa , membuat kelima orang yang berada di sana menatap nya dengan heran , sebab mereka jarang sekali melihat Lin Feng bertingkah seperti ini sejauh yang mereka ketahui


"Saudara Feng , ada apa.?" Fan Zhu mendekati Lin Feng dan menanyakan apa yang terjadi

__ADS_1


"Tidak ada , hanya takut kalian menunggu saja " ucap Lin Feng berbohong , kemudian ia duduk


tak lama kemudian Ling Ling masuk keruangan itu dan langsung bergabung dengan kedua wanita yang ada di ruangan itu


Lin Feng mengibaskan tangan nya kemudian muncul formasi aray menutupi ruangan itu , tak berselang lama


"bruk"


"bruk "


"bruk "


muncul tiga orang tergelatak tak sadarkan diri di tengah tengah ruangan itu , yang merupakan murid yang swbelumnya Lin Feng sudah amankan, yang kemungkinan merupakan mata mata yang di susupkan oleh pihak luar untuk mengetahui rahasia sakte , mengingat tiga orang tersebut berasal dari tiga tingkatan murid yang berbeda, pasti ini sudah di renacanakan untuk bisa mengetahui setiap tingkatan murid yang ada di sakte ini


"apakah mereka orang nya.?" tanya Yan Zi menjadi yang pertama mengajukan pertanyaan pada Lin Feng ,


"Begitulah , karena tiga orang inilah yang langsung terkena serangan dari Aray cahaya yang aku ciptakan sebelumnya, dimana Aray itu selain untuk mengumpulkan Qi dari tempat jauh dan menjadikan sakte ini sebagai pusatnya sehingga kepadatan Qi di sakte lebih padat dan murni puluhan kali dari sebelumnya, dan yang paling penting siapapun yang berada di jangkauan Aray tersebut akan langsung terkoyak Jiwanya jika memiliki niat buruk pada sakte ini , dan itu yang saat ini terjadi pada ketiga orang di di depan kita saat ini " Lin Feng mengangguk dan menjelaskan apa yang terjadi di luar sebelumnya


"Pantas saja saat ini semua orang nampak berkultivasi dan banyak dari mereka yang mengalami peningkatan saat ini , yang seperti nya para murid yang berada di wilayah luar dan dalam , tapi untuk murid elite seperti nya membutuhkan beberapa waktu lagi , tapi meski begitu kecepatan kultivasi mereka akan puluhan kali lebih cepat dari biasanya " Yan Zi sangat kagum dengan apa yang Lin Feng lakukan sebelum nya ,


"Lalu kenapa tidak ada yang menyadari apa yang terjadi pada ketiga orang ini seharusnya mereka sudah gambar dengan kejadian ini mengingat kondisi ketiga nya yang seperti ini , apakah suadara Feng melakukan sesuatu pada mereka semua , jika ia apakah itu termasuk pada ayah dan para tetua.?" tanya Yan Zi yang penasaran karena tidak ada keributan saat ketiganya tiba tiba terjatuh sebelum nya di lapangan


"Jika masalah itu sebenarnya aku...

__ADS_1


__ADS_2