
"Ayah, bisakah kami bertiga ikut serta menjadi perwakilan sakte 2 naga dalam kompetisi kali ini.?"tanya Xhuhan pada sang ayah
"Sebenarnya bisa saja ayah melakukan itu , tapi ayah tidak enak pada mereka yang sudah berjuang keras untuk kompetisi ini"ucap Zentian mendesah
"untuk itu ayah tenang saja , ayah cukup pertemukan aku dengan kelima peserta itu, nanti biar aku sendiri yang urus ,"ucap Xhuhan tersenyum
"Baiklah , ayah serahkan semuanya padamu "ucap Zentian pasrah
"ngomong ngomong , kemana perginya para wanita .?"tanya long Zen heran ,
"Hahahaha, tidak usah bingung begitu saudara Zen, seharusnya kamu sudah tau bagaimana sifat para wanita , apalagi sekarang mereka lagi ngumpul "ucap Zen Tian tersenyum
"hehehe, benar juga apa yang kamu ucapkan saudara Tian, aku lupa masalah itu "ucap long Zen yang sudah memanggil Zentian dengan sebutan saudara , karena Zentian dan Xhuhan yang memaksa mereka
wush...
muncul 4 Orang pemuda tampan di ruangan itu mengejutkan Zentian
"silahkan duduk paman"ucap Xhuhan pada empat orang yang baru muncul tersebut'
sementara Zentian langsung memandang ke arah xhuhan untuk meminta kejelasan
"Oh iya paman , kenalkan beliau adalah ayahku Zentian "ucap Xhuhan mengenalkan ayahnya pada long Zhi , long Zhu ,long Wei ,long wu yang baru saja tiba
"salam kenal saudara Tian , perkenalkan namaku long Wei, ini saudaraku Long Wu"ucap long Wei mengenalkan dirinya dan juga long wu
"Salam kenal tuan besar , namaku long Zhi dan ini saudaraku Long Zhu "ucap long Zhi juga mengenal kan diri
"Ah iya , salam kenal semuanya , dan satu lagi , tolong panggil aku seperti saudara Wei dan saudara wu memanggilku , aku merasa asing dengan panggil an itu "ucap Zentian pada long Zhi dan long Zhu
sementara itu kedua nya langsung menoleh ke arah xhuhan untuk meminta izin , seteleh melihat xhuhan mengangguk , kemudiaan mereka merubah panggilan nya pada Zentian ,
"Oh iya ayah , paman Long Wei dan long wu , merupakan saudara dari bibi Xia dan bibi Zia, semntara paman Long Zhi dan paman Ling Zhu adalah calon suami bibi Zia dan bibi Xia "ucap Xhuhan menjelaskan siapa mereka pada sang ayah
kemudian mereka mulai mengobrol sebentar untuk mengakrabkan diri ,
"Ayah , aku bersama paman Ti ,paman Zen ,paman Zhu dan juga paman Zhi yang akan mengikuti turnamen kali ini menggantikan lima murid yang ayah bawa sebelumnya , "ucap Xhuhan menjelaskan Rencananya
" Baiklah , tapi kamu sendiri yang harus bicara pada kelima murid yang ayah bawa "ucap Zentian pada Sang anak
"serahkan itu pada Han'er ayah "ucap Xhuhan tersenyum
__ADS_1
"Tapi sebelum itu , Han'er lupa mengenal kan satu lagi keluarga kita "ucap xhuhan mengeluarkan Long Tu dari dunia jiwa yang kebetulan sebelum nya masih melatih para murid yang ada di dalam dunia jiwa
"Ayah , dia adalah paman long Tu, saudara dari paman long Ti "ucap Xhuhan mengenal kan long Tu pada Zen Tian
"salam saudara Tian "ucap Long Tu, yang sebelumnya mendapatkan telepati dari long Ti untuk tidak memanggil Zentian dengan sebutan tuan besar , makanya Long Tu langsung menyebut Zentian dengan saudara
"salam saudara Tu , selamat datang di keluarga ini "ucap Zentian tersenyum
"ayah , tolong panggilkan kelima murid itu kemari, biar semuanya cepat selesai "ucap Xhuhan melihat ke arah ayahnya
"Baiklah "
tak lama setelah itu datang lima pemuda dengan kekuatan dewa hitam 🌟 9 masuk ke ruangan itu ,
kelimanya terkejut melihat banyaknya orang di dalam ruangan itu , dan yang membuat mereka bergetar adalah , aura yang keluarga dari orang orang yang ada di sana sangat kuat dan mendominasi
"Salam patriak , salam para senior "ucap mereka berlima gugup
"Baiklah , kenalkan pemuda tampan yang memakai baju putih itu adalah anak ku Zen Xhuhan , dan yang lainnya adalah saudaraku , "ucap Zentian mengenalkan orang yang ada didalam pada lima murid itu
"Salam tuan muda Han ,"ucap mereka lagi ,kali mereka tambah gugup seteleh mengetahui siapa pemuda tampan itu , sebab Zentian sering mengatakan jika anaknya lebih kuat dan lebih kejam dari pada dirinya , itulah yang membuat mereka segugup ini sekarang
"tidak usah takut saudara, kalian adalah bagian dari keluarga ku ,karena kalian adalah bagian dari sakte yang di bangun ayahku "ucap Xhuhan tersenyum seteleh melihat kegugupan di wajah mereka berlima
"Maaf tuan muda, apa maksud tuan muda.?"tanya salah satu dari mereka
"Begini , aku berencana akan menggantikan kalian berlima di acara kali ini , tapi kalian tenang saja sebagai gantinya , kalian akan di latih di bawah bimbingan langsung salah satu paman ku bagaimana.?"tanya xhuhan melihat ke arah mereka
kelimanya berunding sangat lama , hingga membuat Long Ti kesal , dan dengan sengaja membocorkan aura nya sedikit pada mereka berlima
bruk....
kelima nya langsung jatuh berlutut di lantai penginapan ,dengan tubuh gemetaran
"cepat jawab "ucap long Ti kesal
Xhuhan yang melihat itu hanya tersenyum masam melihat ke arah long Ti
"ka kami bersedia tuan muda "ucap mereka terbata bata
"baik Terimakasih, dan sebagai ucapan terimakasih dari ku ambil ini sebagai sumberdaya kultivasi selama di latih salah satu pamanku nantinya "ucap Xhuhan ,lalu mengibas kan tangannya dan muncul sepuluh buah buahan abadi di depan mereka masing masing sehingga membuat kelima murid itu melompat dari tempat nya
__ADS_1
"Tu tuan muda "mereka berlima menatap Xhuhan untuk meminta penjelasan
"Ambillah dan gunakan itu dengan baik "kali ini Zentian yang angkat bicara
"Baik patriak "
"Terimakasih Tuan muda "ucap mereka dengan wajah berseri seri , sebab mereka sangat senang dengan hadiah yang di berikan Xhuhan kali ini
"paman Tu , bisakah aku menyerahkan mereka berlima padamu.?"ucap Xhuhan melihat ke arah long Tu
"Tentu tuan muda "ucap Long Tu ,
"Hey kalian , karena tuan muda sudah mempercayakan kalian padaku , jadi jangan kecewakan tuan muda , berlatih lah dengan keras dan jangan mengeluh , karena aku tidak akan bersikap lunak saat melatih kalian "ucap long Tu pada lima murid tersebut
"kami siap senior "ucap mereka berlima dengan tekad kuat
kemudian long Tu membuka dunia jiwa nya di depan kelima murid itu , yang membuat lima murid itu kaget dan melihat ke arah Zentian untuk meminta izin
"Masuklah dan jadilah kuat untuk sakte kita "ucap Zentian tersenyum ke arah lima murid tersebut
kemudian lima murid itu pamit pada mereka semua dan langsung menghilang bersama long Tu untuk memulai latihan mereka
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung