
"krak"
Muncul retakan ruang tak jauh dari posisi hutan tempat markas Topeng malam berada , kemudian muncul dua orang menggunakan topeng yang tak lain adalah Lin Feng dan Ling Ling yang baru saja keluar dari celah ruang yang muncul sbelumnya
"ling'er , apakah kamu punya pakaian berwarna hitam di cincin mu.?" Tiba tiba Lin Feng menanyakan hal yang membuat Ling Ling bingung
"Untuk apa Gege bertanya seperti itu , apakah Gege ada rencana dengan itu.?" Ling Ling yang sudah tau kebiasaan Lin Feng langsung membuang jauh jauh kebingungan sebelum nya dan menanyakan apa maksud dari perkataan itu sebelum nya
"Gege hanya ingin membuat kekacauan di dalam markas mererka dengan itu, apakah kamu memiliki apa yang aku tanyakan sebelum nya?" Lin Feng tidak menjawab hanya kembali menanyakan apa yang ia tanyakan sebelum nya
"Seperti nya ada , apakah aku harus mengganti pakaian putih ini menjadi setelan hitam seperti Gege .?" Setelah mengingat ngingat Ling Ling mengangguk kan kepalanya karena dia seperti nya memiliki baju pakaian yang di maksud oleh Lin Feng sbelumnya
"Bagus, jika begitu masuklah dan cepat ganti pakaian mu di dalam , jika sudah kabari Gege , nanti akan Gege jelas kan perubahan apa pada rencana yang sudah kita sepakati sbelumnya " kemudian Lin Feng membuka dunia jiwa nya agar Ling Ling berganti pakaian di dalam sana
Tak lama kemudian Ling Ling mengubungi Lin Feng jika dirinya sudah berganti pakaian sama seperti milik Lin Feng ,
Swush....
Muncul Ling Ling dengan setelan yang sama dengan Lin Feng bahkan topeng yang ia gunakan sama dengan milik Lin Feng , perbedaan nya hanya di warna pedang yang ada di punggung mereka
Setelah itu Lin Feng menjelaskan rencana yang baru saja ia pikirkan pada Ling Ling , dan rencana itu di sambut antusias oleh nya bahkan Ling Ling lebih tidak sabaran dari pada Lin feng itu sendiri setelah mendengar rencana itu , dia ingin cepat cepat berangkat menuju markas musuhnya untuk mengeksekusi rencana itu
"Ayo kita berangkat, sesampai nya kita di sana , ingat jangan mengeluarkan aura sedikit pun , biar Gege yang mengurus semuanya , kamu tinggal tunggu waktunya untuk beraksi , sebelum itu kamu diam dulu biar kan Gege yang mengurus semuanya , bagaimana apakah kamu tidak masalah dengan ini.?" Lin Feng menjelaskan rencana nya
__ADS_1
"Tidak masalah , asal mereka tidak membuatku kesal saja nantinya , jika itu sampai terjadi mungkin aku akan melupakan rencana ini dan langsung membunuh mereka , apakah Gege tidak masalah dengan ini.?" Ling Ling yang disuruh diam mau tak mau harus menuruti Lin Feng tapi dia juga mengajukan syarat yang sama pada Lin Feng
"Hahaha baikah kalau itu terserah kamu saja , baikah ayo mulai " kemudian kedua nya langsung bergerak masuk kedalam hutan besar yang ada di depan mereka
Tak berselang lama kedua nya sudah sampai di depan bangunan besar yang sangat megah membentuk seperti tapal kuda , dengen warna bangunan yang menyerupai pepohonan di sekitar nya sehingga sangat sulit untuk di temukan jika menggunakan mata telanjang , apalagi ada formasi ilusi di sekitar markas tersebut
Lin Feng langsung mengedar kan elemen kegelapan miliknya ke seluruh tubuhnya juga tak lupa ia juga mengalirkan aura kegelapan miliknya ke tubuh Ling Ling
Sontak aura mencekam dari keduanya langsung dirasakan oleh semua orang yang berada di markas itu , apalagi aura yang di keluarkan oleh Lin Feng bukan sembarang aura kegelapan, karena Lin Feng juga mengeluarkan hawa membunuh nya juga pada saat bersamaan sehingga keduanya terlihat seperti iblis yang di kelilingi oleh aura hitam mencekam yang mengelilingi tubuh mereka
"Maaf tuan tuan , ada maksud apakah kalian berdua datang kemari " penjaga yang di tugaskan untuk memantau pintu masuk markas tersebut muncul dan menanyakan kedatangan ke-dua nya dengan hormat , bagaimana pun aura yang dikeluarkan keduanya melebihi aura yang di miliki oleh pemimpin mereka Yi Bo yang merupakan penguasa dari aliran hitam di alam dewa ini , penjaga tersebut tidak mau menyinggung sosok yang mempunyai hawa pekat seperti dua orang di depannya ini
"Apakah ini benar markas Topeng Malam yang akhir akhir ini menjadi musuh bagi seluruh aliran putih di alam dewa ini.?" Tanpa menjawab pertanyaan orang tersebut Lin Feng justru mengajukan pertanyaan dengan nada dingin dan menakut kan yang merupakan khas dari mereka para aliran hitam ,
"Benar Tuan, kalau boleh tau apakah tuan mengenal penguasa kami, jika benar silahkan anda sebut kan nama anda agar nanti bisa saya laporkan pada panguasa " penjaga tersebut terlihat sangat Berhati hati saat berbicara pada Lin Feng karena siapa orang sangat bodoh mau menyinggung sosok yang memiliki hawa membunuh setebal dan semencekam itu
Penjaga tersebut juga mengarah kan pandangan nya ke arah yang di tatap Lin Feng dan Ling Ling saat ini , lalu kemudian
Wush.....wush.....
Yi Bo dan Bao Tang mendarat tak jauh dari tempat mereka berada , ke-dua nya terlihat menatap tajam ke arah dua orang yang memakai pakaian serba hitam dan mengeluarkan aura mencekam dan dari tubuh keduanya memancarkan hawa membunuh yang sangat pekat
"Apakah kalian berdua sudah cukup melihat nya , ?" Lin Feng mengarahkan hawa membunuh nya ke dua orang tersebut karena ia paling tidak suka ada orang dengan lancang memeriksa dirinya seperti ini
__ADS_1
Cough.....cough.....
Yi Bo dan Bao Tang langsung memuntahka darah dari mulut mereka akibat tidak bisa menahan hawa membunuh yang di arahkan ke pada mereka
"Selamat datang di tempat kecil kami tuan tuan , maafkan kami yang sebelumnya bertindak kurang sopan sbelumnya " Yi Bo memaksa kan tersenyum meski organ dalamnya terluka akibat tekanan dari aura yang di kirimkan oleh Lin Feng sbelumnya , tapi di dalam hatinya dia mengutuk Lin Feng dan berniat menjadikan kedua orang itu sebagai anak buahnya ,untuk memperkuat organisasi topeng malam miliknya
"Hahahaha , bagus bagus anjing memang sepantas nya bersikap seperti itu , dan kami menyukai nya , jika kalian dari awal bersikap seperti ini mana mungkin kalian akan mengalami terluka sepeti saat ini " Lin Feng tersenyum di balik topeng nya
Sementara Yi Bo dan Bao Tang , kini wajah Keduanya sudah gelap akibat ucapan Lin Feng sebelum itu, tapi mereka menahan amarah mereka karena keduanya tidak mau dua orang kuat seperti mereka menjadi musuhnya , apalagi jika menurut mereka kedua orang berpakaian hitam di depannya ini merupakan sosok mengerikan yang sudah ribuan ataupun lebih nyawa yang sudah mereka bantai sehingga menghasilkan hawa membunuh seperti yang di rasakan nya saat ini
.
.
.
.
..
.
.
__ADS_1
.
Bersambung