
Ling Ling hanya tersenyum melihat Dua orang di depan nya itu , karena sudah sangat jarang kultivator yang masih menjunjung tinggi Kehormatan meskipun mereka bisa saja tetap menggunakan senjata nya ,
setelah itu Ling Ling langsung mendekati Keduanya
"Ayo kita mulai ronde Kedua nya paman "
wush....
kepalan tangan Ling Ling hampir saja menghantam dada Zen Hun , untung saja Zen Ho dengan segera menarik tubuh Zen Hun yang masih mematung di tempat nya akibat ucapan Ling Ling Sbelumnya yang memanggilnya paman
"Tetap fokus saudara ke empat , jika tidak aku selamatkan sebelum nya , kamu sudah terluka parah saat ini " Zen Ho yang berhasil menarik tubuh Zen Hun sbelum nya langsung mengingat kan sauadra nya itu Agata tetap fokus
"Maaf saudara kelima , apakah kamu tidak mendengar apa yang dia ucapkan sebelum nya.?" Terlihat Zen Hun wajah nya nampak merasa bersalah saat mengatakan itu , tapi ia masih penasaran dengan apa yang ia dengar sebelumnya
"Aku tau , tapi kita tidak lagi dalam posisi aman untuk membahas ini , ayo kita hadapi dia dulu , " Zen Ho sebenarnya juga mendengar apa yang di ucapkan Ling Ling sbelumnya ,tapi ia lebih cepat bereaksi satu pada Zen Hun yang nampak melamun sebelum nya ,
"Jangan alihkan perhatian kalian saat lagi bertarung paman " lagi lagi Ling Ling menyebut kan kata sebelumnya dan mengarahkan tinjunya ke arah dua orang tersebut yang nampak masih berdiskusi tersebut
wush...
"Tahan"
Brak....Brak....
Hantaman dari Ling Ling berhasil di tahan oleh keduanya , tapi meskipun begitu tubuh keduanya mundur beberapa meter dari tempat nya , dan terlihat tangan yang di gunakan untuk menangkis serangan dari Ling Ling sbelumnya nampak memar , dan jelas terlihat raut keduanya meringis akibat benturan sebelum nya
"Masih belum , Ayo Lagi " Ling Ling langsung menerjang ke arah mereka berdua lagi ,
Bugh.... Bugh....
Bugh.... Bugh....
Baik hantaman tinju dan juga tendangan di lepaskan oleh Ling Ling yang berhasil di tahan oleh keduanya , tapi meski begitu setiap mereka berhasil menahan serangan dari Ling Ling , raut wajah mereka langsung berubah seperti menahan sakit akibat kuatnya fisik dari Ling Ling ,
"Baiklah , ini yang terakhir , paman Tahanlah "
__ADS_1
Cling...
"Kemana .?"
Ling Ling menghilang dari tempat nya membuat kedua orang tersebut bingung , dan waspada , sebab mereka sudah merasakan kekuatan serangan Ling Ling sbelumnya
Wush....
"Di sini "
Brak......Brak....
Boom....Boom...
"Ugh"
"Ugh"
Ling Ling tiba tiba muncul di belakang keduanya dan melepaskan pukulan ke arah punggung mereka , yang membuat keduanya langsung terhempas jauh hingga menabrak tembok pagar halaman mansion yang berjarak puluhan meter dari tempat pertarungan sbelumnya, membuat keduanya menuntah kan seteguk darah dari mulutnya ,
"karena disana sudah selesai , bagaimana jika kita mengakhiri juga pertarungan ini ,?" Lin Feng berbicara pada dua orang lawannya
"Baiklah , ayo " Zen Fan dan juga Zen Yun saling berpandangan kemudian mundur menjaga jarak dari Lin Feng untuk mengeksekusi jurusnya
Lin Feng langusng menciptakan Aray pertahanan di tempat itu agar jurus yang mereka keluarkan nantinya tidak merusak mansion ini
wush...
muncul kubah emas menutupi mereka bertiga , membentuk seperti sangkar
"Jangan ragu , keluarkan semua yang kalian punya , karena tempat ini sudah aku pasang aray pertahanan "
Lin Feng meminta kedua orang itu menyerangnya dengan jurus terkuat yang mereka miliki , karena ia berniat untuk menahan kedua jurus itu menggunakan kekuatan fisiknya , karena jika sampai dirinya juga membalas dengan jurus juga , bisa dipastikan keduanya tidak akan selamat , mengingat level jurus milik mereka berbeda jauh dan juga energi yang mereka gunakan untuk menciptakan jurus sudah sangat berbeda , mereka berdua menggunakan Qi , sementara Lin Feng menggunakan Energi murni yang lebih padat ratusan hingga ribuan kali dari Qi kultivator pada umumnya yaitu energi semesta
"Naga Emas menghujam bumi ,"
__ADS_1
keduanya sepakat menggunakan salah satu jurus andalan mereka yang di wariskan oleh Xhuhan dulu ,
"Roaaaarr"
muncul Dua sosok naga emas melesat menuju Lin Feng , terlihat di sekitar sosok naga emas tersebut riak energi yang sangat menakutkan saat kedua sosok naga tersebut lewat ,
Bruk....Brukk...
Zen Fan dan juga Zen Yun langsung terjatuh karena kehabisan energi setelah mengeksekusi jurus tersebut , selain jurus ini sangat menguras Qi Mereka , di tambah keduanya sudah sangat kelelahan setelah bertarung dengan Lin Feng sbelumnya
Roaaaarr...... Roaaaarr.....
Kedua naga tersebut melesat ke arah Lin Feng dengan kecepatan tinggi, sementara orang yang naga itu targetkan hanya tersenyum tipis di balik Topengnya tanpa berpindah sedikit pun ,
membuat lima orang yang tengah memperhatikan nya khawatir, sebab mereka tau sekuat apa jurus tersebut yang bahkan bisa mengahncurkan wilayah puluhan kilo meter jika di lepaskan secara maksimal , dan belum pernah ada orang yang bisa Manahan jurus tersebut selama ini ,
"Saudara Feng , apa yang kamu lakukan cepat pergi " Zen Yun Ning Berteriak dengan cemas di dalam aray yang Lin Feng ciptakan untuk persembunyian mereka sebelum nya, sementara ke empat lainnya masih mematung melihat dua naga emas tersebut semakin dekat dengan Lin Feng
"Majulah naga kecil "
Lin Feng merentangkan kedua tangan nya ke samping , yang kemudian muncul siluet Naga emas bersayap lengkap dengan Armor menutupi tubuhnya dari dalam tubuh Lin Feng , dimana naga tersebut sangat lah besar menatap ke arah dua naga emas yang tengah menuju ke arah Lin Feng ,
"ROAAAARRRRRR"
Auman Naga terdengar memekikkan telinga saat proyeksi naga yang berada di atas kepala Lin Feng membuka mulutnya , bersama an dengan itu kedua jurus yang di lepaskan oleh Zen Fan dan juga Zen Yun sebelum nya langsung hancur sbelum mencapai tubuh Lin Feng ,
membuat semua mata yang melihat kejadian tersebut menatap tak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini , bukan karena jurus Zen Fan dan juga Zen Yun yang hancur sebelum mengenai Lin Feng , tapi sosok naga emas bersayap lengkap dengan Armor yang muncul di atas Lin Feng itu lah yang membuat mereka syok bukan saat ini
pasalnya Hanya satu orang yang bisa memunculkan sosok naga serupa di masa lalu , beberapa ratus tahun lalu, sosok tersebut bernama Xhuhan , tuan muda klan Zen putra dari Zen Tian sosok yang sangat mereka puja,
Bruk...
Bruk....
Suara lutut membentur tanah menggema di tempat itu , mereka langsung menjatuhkan tubuh mereka , mengabaikan rasa sakit yang masih ada di tubuh mereka sebelumnya ,
__ADS_1
terlihat Zen Fan , Zen Yun , Zen Hun dan juga Zen Ho wajahnya sudah di basahi oleh air mata , karena sosok yang ia tunggu tunggu kini bisa ia lihat kembali , Mereke mengira jika sosok tersebut adalah Xhuhan dan juga Qingzhu , yang baru saja mereka lawan ,