DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Blood Scorpion


__ADS_3

Lin Feng yang baru saja tiba di rumah bersama si kecil di gendongannya langsung masuk ke dalam rumah setelah melihat pintu rumah nya tidak di kunci itu menandakan jika Su Yang sudah pulang ke rumah


Lin Feng menunggu Su Yang di ruang tamu bersama si kecil


"Apakah kalian sudah lama datangnya .?"tanya Su Yang setelah keluar dari kamar nya , terlihat jika pelipis matanya masih lebam


"Kami baru saja tiba paman , " lin Feng menyapa ke arah Su Yang dan menemukan jika pelipis sebelah kiri Su yang masih biru akibat terkena pukulan oleh penyerang yang mengacau di tempat nya bekerja sebelumnya , sementara untuk si kecil masih sibuk dengan dunianya bersama dua kelinci peliharaan barunya


"Hey , apakah anak ayah sudah melupakan ayah.?"Su Yang menatap Yun'er kecil yang tengah bermain dengan dua kelinci di pelukan nya


"Hehehehe , lihat ini ayah , kakak Feng memberikan ini pada Yun'er , tadi kami pergi mencarinya di hutan dan juga tadi kakak membuat ikat bakar yang sangat enak, Yun'er sangat menyukai nya , sayang sekali ayah tidak ikut tadi , jadi ayah tidak bisa merasakan enaknya ikan bakar buatan kakak Feng " si kecil tersenyum menyapa ke arah ayahnya dan langsung bercerita panjang lebar mengenai aktifitas nya bersama Lin Feng selama di luar rumah


"Apakah se enak itu .?"tanya Su Yang penasaran , sebab si kecil menceritakan nya dengan air liur yang menetes


"Jika paman mau , aku bisa membuat kan nya sekarang untuk kita makan bersama sama , kebetulan tadi aku menyimpan beberapa ekor ikan emas lumayan besar "Lin Feng menawarkan untuk membuat kan Su yang ikan bakar sama seperti yang mereka makan sebelum ya di hutan pinggir sungai


"kedengarannya bagus , apakah kamu memerlukan bantuan paman .?"tanya Su Yang


"Tidak usah paman , aku akan membakar ikan nya sendiri di belakang rumah, paman cukup menemani si kecil bermain atau paman bisa juga melihat aku membakar ikannya di belakang rumah " Lin Feng tersenyum menolak bantuan dari Su Yang , karena Lin Feng bisa melakukan nya sendiri dan hitung hitung sebagai balas Budi dari kebaikan Su Yang padanya


"Baiklah " Su Yang tidak mau membatalkan niat Lin Feng yang nampak ingin membuatkan nya sendiri , jadi dirinya hanya tersenyum ke arah Lin Feng dan duduk di depan si kecil , menemaninya bermain dengan dua kelincinya , sementara Lin Feng langsung bergegas ke belakang rumah untuk mengumpulkan kayu bakar dan membersihkan ikan emas yang dia simpan di cincin penyimpanan miliknya ,


....


sementara di sebuah ruangan VIP di bar yang cukup terkenal di kota ini , Nampak 6 Orang tengah berdiskusi mengenai menghilang nya anggota yang di perintahkan untuk menghentikan proyek pembangunan Resort di dekat sungai milik keluarga Qiu ,


"Bagaimana apakah anak buahmu yang hilang sudah di temukan penyebab nya apa , karena tidak mungkin para pekerja proyek itu yang bisa menghabisi semua kelompok bawahan mu .?" Tanya laki laki berusia seumuran Su Yang pada anak buahnya yang ada di depan nya


"maaf Bos, Sampai sekarang kami masih belum bisa menemukan petunjuk tentang kematian para anak buah kami, bahkan jejak nya pun tidak ada sama sekali , kami sudah memeriksa nya sendiri ke tempat itu sebelum nya , " satu orang dari lima orang itu buka suara menjelaskan apa yang mereka dapatkan setelah meninjau tempat terakhir anak buahnya berada , mereka adalah 5 orang yang berpakaian hitam dengan lambang kalajengking di punggung nya yang merupakan Organisasi bawah tanah yang bahkan lebih berkuasa dari pihak hukum di kota ini , nama organisasi ini sesuai dengan gambar di baju yang ada di punggung para anggota nya Yaitu Blood scorpion , organisasi ini di dirikan oleh seorang mafia yang cukup terkenal dengan kebengisannya dalam membunuh lawannya , maka dari itu organisasi ini sangat di takuti oleh siapapun di kota Guilin ini , kebetulan kelompok yang datang ke resort tempat Su Yang bekerja adalah orang orang dari organisasi ini , yang di kirim karena dapat orderan dari keluarga pesaing pemilik resort ini yaitu keluarga An , yang sama sama ingin menguasai Tempat di pinggiran sungai di kota Guilin ini , karena sangat strategis yang pastinya akan menghasilkan pundi pundi kekayaan bagi siapapun yang memiliki proyek ini

__ADS_1


"Jangan Sampai permalukan orang yang sudah membayar mahal pada kita , karena kita tidak pernah gagal sebelum nya , apalagi keluarga An sudah membayar kita dengan harga cukup tinggi , dan aku mengenal kepala keluarga itu , cepat urus dan cari siapa yang sudah ikut campur dalam urusan Blood Scorpion kita ini, dan habisi siapapun yang terlibat " Orang yang di panggil bos itupun pergi keluar dari ruangan VIP itu menuju kamar pribadi yang sudah di siapkan para anak buahnya untuk nya di sana sudah menunggu beberapa wanita untuk menemaninya. sementara untuk 5 Orang anak buahnya yang sebelumnya berbicara dengan nya langsung menuju markasnya untuk membahas apa yang di perintahkan oleh sang bos


....


"Wah kakak , ini benar benar enak , sama seperti yang kakak bakar saat di hutan " Yun'er langsung melahap ikan es bakar yang ada di depan nya tanpa menunggu lama , sementara Su Yang dan Lin Feng hanya tersenyum melihat tingkah si kecil


"Benar benar enak , apakah ikan ini hanya di bakar saja Feng'er, paman rasa ada bumbu yang kamu oleskan pada ikan ini " Su Yang nampak kaget dengan rasa ikan bakar buatan Lin Feng , apalagi dengan rasa yang terkandung di dalam daging ikan Bakar ini sangat enak dan belum pernah dia cicipi sbelumnya , Su Yang yakin jika Lin Feng menambahkan suatu bumbu pada ikan ini ,karena tidak mungkin kalau hanya di bakar akan terasa se nikmat ini


"Paman benar , bumbu ini adalah bumbu racikan ibuku , dan aku selalu menggunakan nya saat membakar hewan buruan " Lin Feng tidak menyembunyikan apa yang membuat ikan ini enak tapi dari Nada bicara'nya nampak sedikit mengandung kesedihan saat menyebut kata ibu dari Mulutnya


"Sudah ayo makan dulu , kita bisa mengobrol nanti setelah makan selesai" Su Yang langsung mengganti topik agar kesedihan yang dia rasakan sebelumnya saat Lin Feng menyebutkan kata ibu bisa Lin Feng lupakan


"Baik paman " kemudian ketiga orang itu makan dengan tenang , tapi dari ketiga orang itu nampak si kecil yang paling banyak menghabiskan ikan bakar di piring nya , karena Lin Feng memang memberikan jatah yang lebih banyak pada si kecil


setelah makan selesai , Lin Feng mengajak Su Yang untuk berbicara di taman , sementara untuk si kecil langsung bermain dengan dua kelincinya


"Maaf jika aku menanyakan ini pada paman ,tapi biasakan paman menceritakan kepadaku kenapa pelipis kiri paman lebam seperti itu, apakah ada yang memukuli paman , ?" Lin Feng langsung menanyakan hal yang membuat Su Yang sedikit kaget , tapi kemudian dia tersenyum karena dia tau Lin Feng hanya khawatir padanya


"Tidak apa apa feng'er , ini hanya kecelakaan saat mengerjakan proyek , kamu bisa tenang " ucap Su Yang berbohong


"Apakah itu benar paman , paman jangan berbohong padaku , itu bukan lebam karena kecelakaan tapi karena pukulan seseorang , Jujurlah paman , agar feng'er bisa membantu , jangan paman lihat karena usia feng'er masih muda , tapi lihatlah feng'er sebagai ponakan dan sebagai kakak dari Yun'er kecil , biarkan aku tau masalah apa yang sedang paman hadapi , siapa tau aku bisa memberikan solusi atau bahkan aku bisa membantu paman " Lin Feng mendesak Su Yang untuk memceritakan kejadian penyerangan oleh kelompok berpakaian hitam sebelum nya , meskipun dia sudah tau, tapi Lin Feng ingin mendengar langsung dari Su Yang , karena Lin Feng ingin mengetahui apa motif penyerangan itu dan siapa pelaku nya , siapa tau Su Yang tau , dengan begitu dirinya akan dengan senang hati bertamu ke tempat kelompok yang menyerang tempat kerja Su Yang


"Hah, Baiklah tapi kamu jangan ceritakan ini pada si kecil " akhir nya setelah mendengar ucapan Lin Feng , Su yang tidak bisa membantah kalau dirinya sudah berbohong dan mau tak mau dirinya menjelaskan semuanya pada Lin Feng


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


. Bersambung

__ADS_1


__ADS_2