
setelah puas berlatih tanding dengan xhuhan , Lin Feng membawa Xhuhan ke ke tempat dua wanita berada
"apakah sudah selesai bermainnya.?"tanya Lin Yang pada mereka berdua
"Hehehehe , sayang kamu pasti tau aku sangat lama tidak menggunakan jurus ini , jadi seperti yang kamu lihat , aku sampai lupa waktu karena terbawa suasana "ucap Lin Feng tersenyum puas kemudian duduk di ikuti Xhuhan yang juga ikut duduk di samping nya
"kalian berdua sudah tiba waktunya untuk keluar dari tempat ini , karena kami berdua juga akan menghilang dari tempat ini untuk menjalani reinkarnasi Kami berdua , karena kami saat ini hanya tersisa pecahan jiwa saja yang sengaja kami tinggal kan untuk menunggu kalian di sini "ucap Lin Feng menatap Xhuhan dan Qingzhu bergantian
"tapi sebelum itu , paman dan bibimu akan memberikan hadiah untuk bekal kalian kedepannya , meski tidak terlalu berguna untuk kalian berdua , tapi untuk para orang orang terdekat kalian , barang barang yang ada di dalam cincin penyimpanan ini akan sangat berguna "ucap Lin Feng menyerahkan cincin penyimpanan miliknya pada Xhuhan , begitu juga dengan Lin Yang , dirinya juga menyerahkan cincin penyimpanan miliknya pada Qingzhu
"dan untukmu Han'er , paman masih ada satu lagi hadiah untukmu " kemudian Lin Feng mengeluarkan dua darah berwarna emas dari telunjuknya , dimana darah tersebut merupakan darah murni darai garis keturunan phoenix dan harimau ,
kedua darah tersebut melayang dan memasuki kening Xhuhan dan menyatu dengan tubuhnya , di tandai dengan kemunculan siluet harimau dan juga burung Phoenix di belakang tubuh Xhuhan
Booom ...
Booom...
kultivasi Xhuhan naik dua tingkat lagi menjadi absolute King 🌟 3
xhuhan masih memejamkan matanya untuk mengontrol kekuatan besar yang baru ia peroleh setelah menyatukan dua garis darah hewan suci lain nya
"Baiklah , waktu kita berdua sudah tidak banyak , kalian setelah ini akan di kembalikan ke dalam istana megah tempat pertama kali kalian masuk , "ucap Lin Feng menatap Xhuhan dan Qingzhu
"Paman ,bibi , apakah kita bisa bertemu lagi .?"tanya Qingzhu dengan mata memerah karena akan berpiisah dengan kedua orang yang sudah merawat dirinya dan mengajarkan sesuatu yang sangat berharga baginya
"Tentu saja jika takdir menginginkan kita bertemu , maka tidak akan ada yang bisa menghalangi pertemuan kita selanjutnya "ucap Lin Yang dan langsung memeluk Qingzhu dengan erat ,karena baginya , kedua orang ini sudah ia anggap sebagai anaknya sendiri
"Baiklah waktu paman dan bibi sudah tidak lama lagi , ingatlah apapun yang terjadi jangan sampai di butakan oleh kebencian karena itu akan menghancurkan dirimu sendiri "ucap Lin Feng sebelum tubuh'nya memudar bersama dengan Lin Yang
xhuhan dan Qingzhu di pindahkan Kemabli ke dalam istana megah seperti waktu pertama kali mereka masuk
"apa selanjutnya yang akan kita lakukan Gege.?"tanya Qingzhu kembali menggunakan topengnya dan Xhuhan juga sama ,
"kita akan berburu "ucap Xhuhan sambil tersenyum tapi hanya Qingzhu yang tau arti dari ucapan itu
__ADS_1
kemudian xhuhan merobek ruang dan muncul tak jauh dari istana tersebut dan mengamati dari jauh kata kultivator yang belum bisa memasuki tempat itu meskipun mereka sudah menggunakan kekuatan gabungan mereka untuk menembus gerbang yang terbuat dari dua pilar hitam dan putih tersebut
"bagaimana Gege , apakah kita akan langsung membunuh mereka sekarang .?" tanya Qingzhu menatap kerumunan kultivator yang tengah berusaha masuk ke dalam istana tersebut
"aku berubah pikiran , karena aku mempunyai rencana lain "ucap Xhuhan tersenyum di balik topengnya
wush ...
ribuan murid dari tiga klan naga langit , naga es dan naga petir berdiri di depan Xhuhan dan Qingzhu
"kami siap menerima tugas tuan muda , tuan Puteri "ucap mereka serempak yang kini kekuatan mereka sudah berada di ranah Dewa sejati putih tahap puncak
meskipun di antara ribuan kultivator yang ada di dalam makam kuno ini ada yang sudah mencapai ranah dewa sejati Hitam , itu tidak Masalah buat mereka yang mempunyai kelebihan dengan bertarung dengan berkelompok, dengan begitu mereka bisa mengimbangi beberapa tingkat di atasnya
"kalian semua , bergerak membentuk kelompok dan buru semua para kultivator naga yang memasuki alam makam kuno ini , mereka dari klan naga hitam ,naga laut dan naga angin , tentu kalian tau apa yang harus di lakukan bukan.?''ucap Xhuhan menatap ribuan murid yang berjejer rapi di depan nya
"Tentu tuan muda , dan ini merupakan waktu yang telah kamu tunggu tunggu untuk membalas dendam pada para penghianat itu "ucap mereka dengan penuh semangat
"Baiklah kalian bisa bergerak sekarang "ucap Xhuhan
"lalu bagaimana dengan ayah dan yang lainnya.?"tanya Qingzhu setelah kepergian para murid murid tersebut
"biarkan ayah dan yang lainnya meningkat kan kekuatan mereka di dalam dunia jiwa ,
"kita tunggu para murid itu menyelesaikan tugasnya , ayo kita cari tempat untuk bersantai " ucap Xhuhan menarik tangan Qingzhu menuju pohon besar yang tak jauh dari posisinya
xhuhan dan Qingzhu saat ini tengah duduk di salah satu cabang pohon dan Saat ini Qingzhu tengah menikmati waktu santainya dengan tidur di dada milik Xhuhan semntara xhuhan mengelus kepala Sanga istri agar cepat tertidur
ledakan terjadi di mana mana mana di tempat itu akibat pertarungan para murid yang di tugaskan Xhuhan sebelum nya , tapi suara pertarungan itu tidak terdengar di tempat Xhuhan saat ini ,karena sbelumnya xhuhan sudah membuat Aray untuk melindungi tempat nya agar sang istri tidak terganggu dengan pertarungan mereka
kemudian xhuhan juga memutuskan untuk istirahat , sambil menunggu para murid menyelesaikan tugasnya
menjelang malam ,Xhuhan merasakan banyak sekali aura mendekati dirinya ,
kemudian xhuhan membangun Qingzhu yang nampak terlelap di dadanya
__ADS_1
"Bangun sayang "Xhuhan mengecup kening Qingzhu dengan lembut
sehingga membuat wajah Qingzhu merona merah , karena sbelumnya dirinya sudah bangun namun tidak membuka matanya , siapa sangka ternyata Xhuhan malah mencium nya
"hahahaha , apakah mau aku tambahin yang lain sayang .?"tanya Xhuhan menggoda Qingzhu yang masih belum membuka matanya padahal pipinya sudah sangat merah
"Gege ini masih siang jangan aneh aneh "ucap Qingzhu setelah memmbuka matanya , untung dirinya saat ini menggunakan cadar meskipun tetap bisa terlihat oleh mata milik Xhuhan , dimana Qingzhu berusaha menyembunyikan pipinya yang merah merona akibat ulah Xhuhan sbelumnya
"Hahahaha maaf maaf , ayo kita temui para murid yang sudah menyelesaikan tugasnya "ucap Xhuhan sambil menggunakan kembali topengnya , di ikuti oleh Qingzhu yang juga menggunakan kembali topengnya yang sebelumnya dilepas saat dirinya tertidur di dada Xhuhan
"Ayo kita temui mereka "
kemudian xhuhan muncul di depan ribuan murid yang sbelumnya xhuhan perintah kan untuk berburu para kultivator yang ada di dalam makam kuno ini
"Bersihkan tubuh kalian dan jangan lupa tetap berlatih di sana "ucap Xhuhan membuka dunia jiwanya agar mereka kembali, dan membersihkan tubuh mereka dari darah yang menempel di tubuh mereka
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung