DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Lelang II


__ADS_3

"1100"


terdengar suara menawar untuk pertama kali dari ruangan lantai pertama yang merupakan tempatnya sakte menengah dan klan lumayan kuat berada , sementara di ruangan atas ruangan VIP belum ada yang memulai tawaran nya


"1200"


Ruangan lainnya juga ikut menawar , mereka rupanya tertarik pada tulang tersebut untuk di jadikan senjata , bahkan ada yang berniat untuk menyerap nya untuk menambah kekuatan tubuh mereka menggunakan tulang itu , jika ini di ketahui oleh Lin Feng , pasti dia akan tertawa terbahak bahak karena dia tau persis Hewan apa yang menjadi kerangka tulang yang di lelang itu


Tulang tersebut hanya bisa di jadikan senjata tapi kalau di serap oleh manusia maka sifat alami hewan tersebut akan ikut juga , jika manusia yang menyerap nya tidak bisa mengendalikan kekuatan yang di miliki tulang itu bisa bisa orang itu menjadi seperti hewan tersebut baik itu sifat dan kelakuan nya akan menyerupai hewan tersebut


Tawaran terus berlanjut sampai menyentuh angka 1500 Batu roh tingkat rendah , dan itu merupakan tawaran dari ruangan VIP nomor 06 , yang langsung memupus harapan para penawar sbelumnya , karena meskipun mereka punya uang mereka tidak akan punya nyali untuk melawan mereka yang ada di ruangan VIP ,


Lin Feng yang mendengar suara tawaran dari ruangan sebelah nya langsung mengaktifkan mata sepesial nya , yang masih berwarna emas biasa , tidak seperti milik Xhuhan yang sudah sempurna , meski begitu mata itu sudah lebih dari cukup jika hanya untuk melihat ratusan bahkan ribuan kilometer jauhnya , dan juga mata itu bisa memiihat menembus apapun termasuk penghalang yang mengahlangi ruangan nya dan ruangan nomor 6 yang melakukan penawaran sebelum nya , setelah melihat siapa yang berada di ruangan itu Lin Feng Tersenyum tipis membuat Ling Ling yang ada di sampingnya curiga , karena saat ini ke duanya sudah membuka topeng mereka jadi Ling Ling bisa melihat seringai tipis yang di tunjuk kan Lin Feng sebelum nya , tapi dia tidak mengatakan apapun hanya menunggu Lin Feng untuk mengetahui apa yang akan prianya itu lakukan


"Saatnya bermain "


"2000"

__ADS_1


Lin Feng langsung ikut kedalam penawaran membuat suasana yang sbelumnya hening karena menganggap jika penawaran sudah berakhir , kini riuh kembali karena ada orangain dari ruangan VIP yang juga menginginkan tulang itu , hal itu membuat mereka yang menyaksikan itu tidak sabar untuk menantikan siapa yang akan mendapatkan tulang tersebut


"Sial , siapa orang di ruangan sebelah kita ini , cari tau siapa itu ,dan tawar lagi untukku " nampaknya orang orang ada di ruangan VIP nomor 6 adalah Yi Bo dan Yang menawar sbelumnya adalah patriak Bao Tang atas perintah Yi Bo


"2500" Bao Tang menaikkan lagi tawaran nya


Sementara Lin Feng semakin tertawa di dalam ruangan nya melihat orang bodoh itu terpancing dengan umpannya ,


"3000" singkat padat dan jelas , itulah satu kata yang di ucapkan Lin Feng , tapi berhasil membuat Yi Bo murka di Ruangannya


"Apakah kalian mengetahui siapa yang berada di ruangan sebelah.?'' Yi Bo menoleh pada bawahan nya yang sudah ia perintah kan untuk menyelidiki ruangan nomor 7 sbelum nya


"Maaf tuan , ruangan nomor 7 memiliki penghalang yang sangat aneh , setiap kali kita memaksa melihat ke dalam ruangan itu yang kita lihat hanyalah hutan , " empat bawahan Yi Bo menunduk kan kepala nya karena tidak ada yang bisa menjalankan tugas yang di berikan Yi Bo sebelum nya


Dengen marah Yi Bo langsung menggunakan kesadaran nya untuk melihat langsung ke ruang sebelah nya untuk memastikan apa yang di katakan oleh para bawahan nya tadi , dan benar saja saat ia mencoba melihat ke dalam ruangan yang ada di sebelah yang dia lihat hanyalah hutan , begitu juga dengan Bao Tang yang juga penasaran untuk melihatnya


"Siapa sebenarnya orang yang berada di ruangan di sebelah kita ini , bahkan satupun dari kita tidak ada yang bisa menembus ilusi yang di ciptakan nya , jika begini , buat tawaran untuk terakhir kali , jika dia masih manwar kita lupakan saja , jangan membuat masalah dulu , tapi jika nanti orang yang ada di ruangan sebelah kita ini mencari gara gara lagi , kita habisi saat kita keluar dari paviliun ini " Yi Bo memerintah kan Bao Tang untuk menawar sekali lagi

__ADS_1


"5000, ini yang terakhir , jika anda menginginkan nya silahkan anda menawar lebih dari apa yang saya tawarkan " meskipun marah karena rombongan nya tidak di hormati oleh orang yang ada di ruangan sebelah nya , Bao Tang tidak mau ribut dulu karena sudah di peringati oleh Yi Bo Sebelum nya


5 membuat pertama tidak ada tanda tanda dari ruangan nomor 7 untuk menawar , hingga 10 menit berlalu tidak ada suara dari Lin Feng, karena saat ini dia tengah mengobrol dengan Ling Ling sambil tertawa karena saat ini lin Feng tengah menceritakan rencana sebelumnya pada Ling Ling mengenai apa yang dia renacanakan pada orang yang menjadi lawan saat menawar sbelumnya dan Lin Feng juga menjelaskan jika orang tersebut adalah Yi Bo dan rombongan nya


"Hihihi , kau sangat usil Gege tapi aku suka " Ling Ling wajahnya sampai merah karena tertawa


Sementara orang orang masih menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya , begitu juga dengan Yu Yue karena dia masih ingin orang di ruangan VIP nomor 7 kembali menawar agar barangnya terjual lebih mahal lagi , tapi dia sedikit kecewa karena tidak ada pergerakan lagi dari ruangan itu


"Baiklah , karena tidak ada yang menawar lagi item terakhir di sesi kedua ini di menangkan oleh seseorang di ruangan VIP nomor 6 dengan harga 5000 batu roh tingkat rendah, selamat " kemudian Yu Yue menyuruh pelayan untuk mengantarkan barang tersebut pada ruangan nomor 6


Riuh penonton langsung bertepuk tangan kepada orang yang berada ruangan nomor 6 , sementara Yi Bo yang merasa di bodohi langsung mengutuk Lin Feng dengan sumpah serapahnya, bagaimana tidak marah tulang yang awalnya bisa ia dapatkan dengan harga 1000 kini harus ia bayar dengan harga 5 kali lipat akibat ulah dari seseorang yang berada di ruangan sebelah nya itu , meskipun batu roh segitu tidak terlalu besar baginya , tetap saja ia merasa harga dirinya terinjak injak oleh perlakuan ini , tak lama pintu ruangan nya di ketuk oleh pelayan untuk mengantar item yang ia menangkan sbelumnya , dengen cepat ia membayar dan menyimpan di dalam cincin penyinapanan nya


"Kalian berempat selesai acara lelang ini , cegat dan beri pelajaran orang yang berada di ruangan sebelah kita ini , jika melawan bunuh ,tapi ingat jangan meninggalkan jejak " Yi Bo langsung memerintahkan ke empat bawah an nya yang sudah berada di tanah dewa abadi semua untuk mengajar Lin Feng nanti ,


Sementara orang yang bersangkutan nampak tenang tenang saja di ruangan nya bersama Ling Ling., Bahkan Lin Feng saat ini sudah mengeluarkan berapa buah buahan abadi yang sudah berevolusi sebagai cemilan mereka , tanpa memedulikan sekitar , karena memang ia tidak memandang Yi Bo sama sekali ,


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2