
Lin Feng langsung turun dari arena bersama dengan Ni Kung, keduanya bukan nampak seperti musuh melainkan seperti teman yang sudah lama kenal meski sebelumnya terjadi Pertarungan antara keduanya
"sekali lagi terimakasih saudara Feng , meskipun aku tidak bisa masuk ke dalam situs kuno nantinya , aku masih mendapat kan banyak ilmu ber tombak yang sangat sempurna untuk diriku , dan ini semua karena saudara Feng "ucap Ni kung sekali lagi mengucap kan terimakasih setelah mereka berdua hampir Samapi di tempat duduknya masing masing
"tidak masalah saudara Kung , mungkin ini adalah takdir bagi kita sehingga kita bertemu "ucap Lin Feng ramah
"Baiklah saudara Feng , aku kembali dulu ke tempat duduk milikku , kamu harus menang saudara Feng "ucap Ni kung sebelum pergi dari sana
....
Sore harinya , 10 pemenang Saudah di tentukan , 5 tuan muda dari sakte besar ibu kota , pangeran Han Dong , Lin Feng dan 3 penyusup dari aliran hitam yang menjadi perwakilan dari kultivator mandiri
"Baiklah besok adalah hari penentuan bagi 10 orang yang berhasil menjadi pemenang hari ini , meskipun mereka sudah di pastikan sudah lolos dan bisa masuk ke dalam situs kuno , mereka akan bertarung lagi besok untuk menentukan peringkat di antara mereka , "
kemudian pemimpin pertandingan pun memerintahkan mereka bubar agar istirahat karena besok pagi adalah hari puncak dari turnamen kali ini
....
ke esokan paginya 10 peserta yang sudah di jamin lolos untuk memasuki situs kuno kini nampak berbaris di arena , sementara pemimpin pertandingan tengah menjelaskan apa peraturan yang ada di acara puncak kali ini
yang secara garis besar peraturan nya masih sama dengan sebelumnya , di mana peserta dilarang saling membunuh dan kali ini setiap peserta di perbolehkan menantang siapapun untuk di jadikan lawan ,
"Baiklah silahkan siapa yang akan memulai duluan untuk bertarung "ucap pemimpin pertandingan melihat ke arah mereka
"Jika begitu , biarkan aku melawan tuan muda feng Ji sebagai pembuka pertarungan kali ini "ucap Lin Feng mengangkat tangan nya
"Baiklah untuk yang lainnya silahkan menunggu di bawah ," di arena hanya tersisa Lin Feng dan Feng Ji dari akte kabut hitam
"Apakah karena kamu menang melawan mereka sebelumnya nya kau dengan sombong nya menantang aku tuan muda sakte kabut hitam , perlu kau tau aku tidak akan pernah melepaskan siapapun yang sudah menjadi musuhku "ucap Feng Ji menyeringai ke arah Lin Feng
"aku harap begitu "ucap Lin Feng datar tanpa ekspresi dalam nada bicara nya
"kurang ajar , aku akan menyiksa mu sialan "
"Cakar iblis : cakar pembelah langit " Feng Ji langsung melompat ke arah Lin Feng dengan mengayunkan tangan nya ke depan
__ADS_1
plak....
Baaaaaaammmmm......
dengan malas Lin Feng menampar Feng Ji hingga terpental jauh mengenai pembatas Arena
setelah itu Lin Feng menepuk kedua tangan nya seperti sedang membersihkan debu di tangan nya
"apa apa an kekuatan pemuda bertopeng itu , bahkan tuan muda yang membuat musuh sebelumnya menyerah pun hanya mainan di hadapan nya "ucap salah satu penonton berseru kaget
"Sial , sekuat itu ternyata bajingan kecil itu , bahkan Ji'er yang sudah memiliki Kultivasi pendekar Bumi 🌟 7 pun bukan apa apa untuknya "patriak Feng Hu mengertaakkan giginya setelah melihat anaknya di kalahkan dengan mudah oleh pemuda yang sbelumnya membuat dirinya kesal , sekarang malah menjadikan anaknya seperti lalat yang dengan mudah di tepuk dengan tangannya
"sabar suadara Hu, kita tunggu sampai kompetisi ini selesai , dengan adanya pasukan kita dan juga kata mata mata kita yang sudah membaur dengan mereka , kita bisa mengambil alih kekaisaran ini , dan jika itu terjadi , bocah itu bisa dengan mudah kita singkirkan "ucap patriak Wang peng menenangkan sahabat nya itu ،
"Pemenang pertarungan kali ini adalah Feng , dan dengan ini dia menduduki posisi pertama untuk sementara , dan untuk Feng Ji akan berada di posisi terakhir yaitu sepuluh, tapi kalian bisa tenang , jika kalian ingin merebut posisi milik Feng , kalian bisa menantang nya , "ucapan dari pemimpin pertarungan pun membuat tempat itu heboh , apalagi setelah melihat betapa mudah lin Feng mengalah kan Feng Ji sebelum nya , banyak para penonton yang memasang taruhan untuk dirinya Jika sampai lin Feng di tantang oleh peserta yang lain
Lin Feng besiap turun dari area
"Tunggu , aku menantang mu " sosok Wang Ma langsung naik ke atas arena menggantikan langkah Lin Feng untuk turun sbelumnya
"Bagaimana pendekar Feng , apakah kamu langsung melawannya atau kamu ingin beristirahat sebentar ?"tanya pemimpin pertandingan pada Lin Feng , dia ingin memberi Lin Feng waktu istirahat dulu sebelum bertanding lagi , agar adil baginya
"Baiklah , mulai "
"Kau mungkin beruntung sebelum nya bisa mengalahkan saudara ji karena dirinya meremehkan mu , tapi kali ini kamu tidak bisa melakukan itu pada ..
"Plak.....
Baaaaaaammmmm.....
sebelum Wang ma menyelesaikan ucapannya , Lin Feng sudah menampar dan menerbangkan nya seperti batu yang di lempar setelah mendapat kan tampar an dari Lin Feng
"Terlalu berisik " Lin Feng langsung berbalik dan melihat ke arah pemimpin pertandingan untuk mengumumkan hasilnya
mengabaikan sorak Sorai penonton yang menggema di bawah arena setelah sebelumnya sempat Hening karena kecepatan serangan Lin Feng pada Wang Ma
__ADS_1
"pemenang nya adalah Feng , untuk Wang ma sementara waktu di posisi 9 , bisa menaikkan lagi posisi mereka dengan mendatang peserta yang lainnya nanti , begitu juga dengan yang lainnya , bahkan bisa menantang lawan yang sudah mengalahkan kalian ,jika kalian yakin bisa membalas kekalahan kalian ،, baiklah Feng silahkan istrirahat terlebih dahulu, biarkan yang lain untuk bertarung " kemudian Lin Feng turun dari arena setelah menang 2x berturut-turut , sedangkan Wang Ma di bawa oleh petugas medis untuk di beri pengobatan , meksipun tidak mengalami cidera serius , mereka perlu mengobati wajah Wang ma yang bengkak
kemudian peserta dari jalur mandiri yang merupakan pasukan milik Kedua sakte aliran hitam yang sudah berkoalisi mengangkat tangannya dan buka suara
"Bisakah aku melawan pangeran Han Dong , karena aku ingin bertukar beberapa jurus dengan beliau "ucap peserta tersebut dengan sopan , sedangakn di bibirnya terpancar seringai iblis , karena dia di perintah kan untuk mencelakai pangeran Han Dong , minimal terluka agar nanti saat masuk ke dalam situs kuno, pangeran Han Dong tidak menyulitkan kedua tuan mudanya
"Tentu saja saudara, "ucap pangeran Han Dong tanpa curiga sedikit pun
kemudian keduanya berjalan ke arah arena setelah mendapat kan persetujuan dari pemimpin pertandingan yang menganggukkan kepalanya sebagai tanda Pertarungan ke duanya bisa di lakukan
.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung