
Ribuan orang yang mendengar perintah itu langusng bergegas untuk melaksanakan perintah itu , Karena mereka sudah bersumpah setia sebelum nya , begitu juga Mang Kang dan Zhong Li yang juga langusng bergerak ke arah Utara
Meninggal kan Yan Zi dan pasukan Yin-Yang di sana , dengan kobaran api dari pembakaran mayat pasukan sebelum nya dan juga ketiga orang yang nampak syok setelah melihat Zhong Li dan Mang Kang dalam ke adaan baik baik saja , Bahkan saat ini kedua orang itu nampak sangat akrab dengan Yan Zi dan pasukan nya , kemudian dari peristiwa ini mereka akhirnya menyadari, jika mereka sudah di permainkan dari awal oleh mereka berdua, yang sangaja mengarang cerita dan menggiring kelompok nya ke tempat ini
Setelah kepergian mereka , Yan Zi memerintah kan tiga anggota Pasukan Yang untuk membawa ketiga orang yang nampak menyedihkan itu kembali ke wilayah barat , karena tadi mendapatkan perintah dari Lin Feng agar membawa mereka bertiga pulang bersama pasukan nya
"Seret mereka bertiga , kita kembali ke klan sekarang , karena saudara Feng sudah memanggil kita untuk kembali "
Setelah mengatakan itu Yan Zi memimpin mereka semua pulang ke wilayah barat , sementara di belakang Dong Jin dan kedua patriak yang bersamanya di seret oleh nomor 1 dan yang lainnya seperti menyeret karung ,tanpa memperdulikan teriakan kesakitan dari mereka bertiga
...
sementara di waktu yang bersamaan kini ribuan pasukan dari tiga kelompok yang sudah menyatakan setia pada Yan Zi sebelum nya bergerak dengan kecepatan tinggi mengikuti , Zhong Li dan Mang Kang ,
mereka melakukan itu atas permintaan kedua patriak itu untuk membantu mereka membereskan masalah yang ada di kedua wilayah itu , dengan begitu mereka tidak perlu berlama lama di satu tempat , maka dari itu Zhong Li memutuskan untuk membawa ribuan orang itu bersama nya, dengan begitu tugas untuk membagikan harta rampasan dari kedua sakte yang ada di wilayah Utara akan lebih cepat dengan bergabung nya mereka
"ingat , ini adalah pembuktian bagi kalian atas sumpah yang sudah kalian ucapkan sebelum nya , jadi jangan buat aku turun tangan untuk membunuh kalian jika sampai ada salah satu dari kalian berani membelot " Zhong Li memberikan peringatan pada mereka agar tidak macam macam nantinya , karena ia takut membuat Yan Zi kecewa pada mereka yang akhirnya membuat dirinya malu karena gagal memimpin orang orang ini
"Kami mengerti Patriak " dengan patuh mereka mengangguk , karena tidak mungkin mereka melakukan hal bodoh seperti itu , bagiamana pun mereka sudah bersumpah setia sebelum nya dan lagi orang sekuat patriak dan tetua agung nya saja saja bukan lawan pasukan yang di pimpin oleh Yan Zi sebelum nya , apalagi cuma mereka yang bahkan belum mencapai semi abadi ,mana berani mereka memikirkan rencana konyol seperti itu
"Bagus , ayo kita langusng ke Utara , kita langusng hancurkan 2 sakte yang ada di sana setelah itu seperti yang di instruksi kan oleh tuan muda Zi sebelum nya , kita masih punya tugas untuk membagikan harta dan sumberdaya dari ke-dua sakte itu pada penduduk di wilayah itu , oleh karena itu kita harus bergegas , selesaikan ini secepat nya karena bukan hanya di sana tugas kita berada , kita harus bergerak ke wilayah timur juga nantinya " Mang Kang juga ikut bicara kemudian langusng bergerak menambah kecepatan nya
setelah cukup lama bergerak
di pertengahan jalan , tiba tiba salah satu dari anggota pasukan itu berteriak mengentikan Mang Kang dan Zhong Li yang tengah terbang di depan nya
"Maaf patriak , bisakah saya berbicara.?" ucap nya lantang agar keduanya bisa mendengar
"Ada apa? , jika hanya urusan kecil sebaik nya kau jangan mengganggu perjalanan ini karena kami tidak sempat jika harus mengurusi hal hal seperti itu " Mang Kang dengan kesal menoleh sebentar , kemudian berniat untuk melanjutkan perjalanan nya kembali,
Tapi lagi lagi niatnya itu di hentikan oleh suara orang yang sama memanggil nya kembali
"Maaf patriak, bisakah aku bicara sebentar" Anggota itu masih ngotot untuk bicara membuat Bukan hanya Mang Kang yang kesal dengan ulahnya bahkan Zhong Li yang dari tadi diam juga ikutan kesal pada Anggota pasukan nya itu
"katakanlah, jika hanya omong kosong yang kau sampai kan pada kami , yakinlah aku sendiri yang akan memukul mu hingga mulutmu itu tertutup untuk beberapa bulan kedepan" Mang Kang menatap salah satu anggota pasukannya itu dengan tatapan kesal tapi ia tidak langsung menghukum nya , karena ia melihat ada sesuatu yang penting di Sorot mata nya ,
__ADS_1
glekk....
Dengan gugup orang yang membuat kedua Patriak itu kesal sebelum nya membuka mulut untuk menjelaskan maksudnya mengapa sebelum nya mengentikan perjalan ini
"begini patriak , menurut saya akan lebih efektif jika rombongan ini di pecah , dengan anda berdua memimpin satu pasukan ke masing masing wilayah , dengan begitu pekerja an ini akan bisa terselesaikan dengan cepat , mohon patriak memaafkan kelancangan saya sebelumnya, hanya ini yang ingin saya samp....
"Diam"
belum sempat ia melanjutkan ucapan nya , Mang Kang sudah memotong nya , tatapan matanya nampak melotot ke arah nya, membuat dirinya dengan susah payah mengatur nafasnya karena takut dengan sorot mata yang di tunjuk kan oleh Mang kang saat ini
"Si*l bocah , mengapa kau baru mengatakan setelah kita terbang sejauh ini , dan lagi mengapa bisa bisa nya hal sepele seperti ini bisa bisa nya tidak terpikirkan oleh kami sebelum nya , "
"Tunggu apalagi cepat buat dua kelompok dan sebagian ikut aku untuk melanjutkan ke wilayah Utara sementara sisanya tetap disini untuk bergerak ke arah timur bersama saudara Li , " tanpa menunggu Zhong Li bereaksi , Mang Kang langsung membawa separuh kelompok itu bersama nya ,
sementara Zhong Li yang di tinggal di sana langusng mengumpat dengan kesal pada Mang Kang yang langusng bergerak tanpa berdiskusi dengan nya , dan yang paling menyebalkan lagi adalah dirinya harus kembali memutar arah untuk menuju wilayah timur , karena mereka sudah berada di jalur yang cukup jauh dari jalur Menuju arah timur
"Mang Kang si*lan , setelah ini selesai aku bersumpah akan menendang pantat mu sampai puas , camkan itu " Zhong Li berteriak dengan keras ke arah dimana Mang Kang dan pasukan nya pergi sebelumnya
membuat sisa pasukan yang berada di belakang nya bersusah payah menahan agar tidak tertawa setelah melihat ekspresi kesal Zhong Li saat ini , tapi tidak dengan orang yang sebelumnya mengusul kan Rencana ini , saat ini orang itu sudah gemetar ketakutan karena takut Zhong Li melampiaskan ke kekesalan nya saat ini padanya
"Ayo kita juga bergerak "
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung