
"Berhentilah mengeluarkan aura kecilmu itu orang tua, sebaiknya kau cepat datang kemari agar urusan ini cepat selesai " Lin Feng menoleh ke arah tiga orang yang baru saja keluar dari mansion , terlihat Cong Li nampak memandang ke arah Ling Ling dan Lin Feng dengan tatapan membunuh nya
"Tutup mulutmu sialan, sekarang jelaskan apa mau kalian kenapa tiba tiba mengacau di tempat ku " Cong Li berteriak marah dengan terus berjalan mendekati ling Ling dan Lin Feng di ikuti Cong kak dan satu prajurit di belakang nya
"kau ini bodoh atau apa paktua , bukankah sudah jelas apa yang aku lakukan disini bisa kamu lihat sendiri , dan untuk tujuanku hanya untuk menemui seseorang yang sudah menyiapkan ratusan prajurit untuk mendatangi kami , jadi kami memutuskan untuk lebih dulu mendatangi orang itu , jadi bagaimana menurut mu apakah kau sudah paham sekarang.?" Lin Feng berdiri dari duduknya di ikuti Ling Ling yang langsung berdiri di samping nya
"Jadi kau berdua adalah dua orang yang sama dengan orang yang berada di restoran sebelum nya.?" Cong kak maju selangkah hingga sejajar dengan Cong Li dan menunjuk ke arah Ling Ling dan Lin Feng sambil menanyakan kecurigaan nya
"Bukan kah sudah jelas , apakah perlu aku mengulangi lagi apa yang aku katakan sebelumnya " Lin Feng masih dengan nada datar menjawab pertanyaan dari Cong kak sbelumnya
"Hei Bajingan sialan , apakah kau tau saat ini sedang berbicara dengan siapa hah.?" Bentak Cong Li dengan marah melihat sikap acuh Lin Feng saat berbicara dengan nya
"Tentu saja aku tau bodoh , jika tidak mana mungkin aku mau capek capek datang ke tempat ini, lalu apa yang mau kamu lakukan pada kami setelah kau tau apa yang kami lakukan sbelumnya " Lin Feng lagi lagi terus mengatakan hal hal yang semakin membuat kemarahan Cong Li semakin meledak , karena suara Lin Feng terdengar sangat mengejek di telinga Cong Li
"Kau bertanya apa yang aku inginkan ya, baikah sekarang kalian berdua merangkaklah di bawah kakiku dan patahkan kedua tangan kalian untukku , itu hukuman pertama kalian karena telah membuat putraku cacat sebelum nya , setelah itu kau harus...
"sangat lucu "Lin Feng langsung berpindah tempat dan melayangkan Tangan nya ke arah pipi Cong Li
"Plak"
Terdengar suara tamparan yang sangat nyaring setelah itu nampak Cong Li terbang puluhan meter dengan mulut mengeluarkan banyak darah
"Arrgggh"
Cong Li meraung marah dia tidak menyangka jika orang bertopeng itu akan langsung menampar nya dengan tiba tiba bahkan tanpa menunggu dirinya menyelesaikan ucapan sebelum nya
__ADS_1
"kau" Cong Li menunjuk Lin Feng dengan marah , terlihat' jelas wajah nya sudah penyok akibat tamparan Lin Feng sebelum nya
"Kalian berdua apa yang kalian lihat, cepat hajar orang itu Sialan" Cong Li berteriak marah pada adik dan juga prajurit nya yang hanya bengong menyaksikan dirinya di permalukan
Menghilang kan Keterkejutan nya Cong kak bersama prajurit itu langsung menerjang ke arah Lin Feng setelah mendengar makian dari Cong Li sebelum nya
tapi sebelum kedua orang itu sampai ke dekat Lin Feng, tiba tiba Ling Ling muncul dan menampar mereka berdua dengan keras
Sehingga membuat kedua orang itu meluncur bagaikan meteor jatuh ke belakang ,hampir mengenai cong Li yang masih diam di tempat nya
Kejadian itu sangat lah cepat membuat Cong kak dan prajurit itu tidak bisa menghindari tamparan dari Ling Ling yang tiba tiba muncul di hadapan mereka berdua
Melihat adik dan prajurit nya di jatuhkan oleh orang bertopeng satunya , Cong Li langsung murka
"Kalian , aku akan membunuh kalian berdua hari ini "Cong Li bangkit dan melepas kan serangan pada kedua orang bertopeng di hadapan nya
Wush...
Lin Feng maju menahan serangan dari Cong Li dengan tangan kirinya lalu dengan tangan kanan nya dia gunakan untuk memukul dada Cong Li dengan keras
Bugh...
Duarr ...
Cong Li sekali lagi meluncur dengan kecepatan tinggi setelah genggaman tangan kanan Lin Feng menghantam dadanya membuat dia jatuh membentur tanah dengan keras
__ADS_1
"Huek"
Cong Li memuntahkan seteguk darah dia hanya bisa menatap kedua orang bertopeng yang tengah melayang di atasnya itu dengan tatapan kebencian karena saat ini dadanya terasa remuk tidak bisa digerakkan setelah menerima pukulan dari Lin Feng sbelumnya
Tuan kota yang kebetulan berada di luar gerbang bersama prajurit nya di buat kagum dengan kekuatan dua orang bertopeng yang mereka kenal itu , apalagi serangan yang di lancarkan keduanya tanpa menggunakan energi atau Qi sama sekali itu murni kekuatan fisik saja , tapi dewa langit seperti Cong Li bahkan bukan lawannya
Tuan kota kini sudah yakin 100% jika orang yang di katakan oleh sang Dewi sebagai suami sbelumnya adalah benar jika di lihat dari kekuatan yang di tunjuk kan saat ini
"Bagaimana , apakah ini akan terus dilanjutkan bermain nya atau kalian sudah tidak sanggup lagi , tapi sepertinya kita harus segera mengakhiri ini secepat nya karena aku sudah cukup lama berada di kota ini , maka dari itu nikmatilah hadiah dari ku ini "
Lin Feng langsung bgerak dengan kecepatan tinggi menghampiri ketiga orang yang terkapar di tanah di depan nya
Bom...
Bom...
Bom...
Lin Feng meninju perut bagian bawah ketiganya dan menghancurkan kultivasi milik mereka, menjadi kan mereka bertiga manusia Fana tanpa kultivasi lagi
"Argh".
Ketiganya berguling guling di tanah memegangi perut mereka yang di pukul oleh Lin Feng sbelumnya , mereka hanya bisa mengutuk nasib sial yang menimpa mereka saat ini tanpa berani mengatakan apapun pada Lin Feng karena takut di bunuh olehnya
"Tuan kota bisa masuk kedalam , sekalian bawa para prajurit mu untuk mengamankan kediaman mewah milik bangsawan Cong ini , penjarakan semua orang yang berhubungan dengan Cong Li terutama putranya yang kurang ajar yang ada di dalam , dan jadikan kediaman ini sebagai panti asuhan untuk anak anak yang tidak mampu dan tidak memiliki Orang tua, jangan biarkan mereka tersiksa lebih lama lagi di luar sana , aku akan pergi bersama istriku setelah ini, aku harap kamu melakukan semua nya seperti yang aku katakan sebelumnya , baiklah kami pergi " setelah mengatakan itu Lin Feng memegang tangan Ling Ling dan menghilang dari tempat itu
__ADS_1
Sementara tuan kota dan para prajurit nya yang tadi mendengarkan ucapan Lin Feng langsung bergegas masuk ke dalam dan melakukan semua yang Lin feng katakan sebelumnya tanpa menunda waktu sedikit pun , sebab mereka takut sang Dewi dan juga suaminya kembali dan menghajar mereka jika tidak melakukan semua perintah sbelumnya