DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Kembali Ke Klan


__ADS_3

"Saudara pertama apa yang terjadi padamu , mengapa kami tidak bisa merasakan Kekuatan mu lagi , bahkan tubuhmu layaknya manusia biasa tanpa kultivasi , apakah sesuatu terlah terjadi kepadamu .?"Zen Fan dengan cemas bertanya kepada Zen Yan , sebab setelah auranya yang tiba tiba menguat sebelum nya , tiba tiba tubuh Zen Yan tidak mengeluarkan Qi sama sekali , layaknya manusia Fana tanpa kultivasi


Ketiga saudara lainnya juga menatap Zen Yan dengan tatapan yang sangat cemas, karena mereka mengira jika saudaranya itu mengalami kemuduran kultivasi akibat gagal dalam menerobos sebelumnya


Lin Feng yang melihat wajah khawatir ke empat paman nya itu hanya tersenyum tanpa mengatakan apa apa , begitu juga dengan Zen Yan yang masih diam tidak langsung menjawab pertanyaan ke empat suadara nya sbelumnya


setelah beberapa waktu menunggu akhir nya Zen Yan tersenyum ke arah mereka berempat dan membuka suara


"Kalian berempat tidak perlu menghawatirkan aku , mengenai tubuhku yang kalian tidak bisa rasakan lagi kultivasinya، bahkan seperti tubuh fana, itu bukan karena aku mengalami kemunduran di dalam kultivasi tapi sebaliknya , dan saat ini ranah kultivasi ku tidak lagi berada di ranah yang bisa di tampung oleh alam agung ini , itulah sebabnya kalian berempat tidak bisa lagi merasakan apapun pada diriku " Zen Yan dengan tenang menjelaskan mengapa dirinya bisa seperti saat ini , tapi ia tidak mengatakan jika ini semua berkat teknik kehampaan yang di berikan oleh Lin Feng sebelum nya , ia hanya mengatakan jika apa yang terjadi padanya sekarang karena kultivasi nya sudah menerobos batas yang ada di alam agung ini


"Ja jadi saudara pertama sudah melampaui ranah yang sudah di tentukan alam ini , lalu mengapa saudara tidak di tarik keluar dari alam ini jika memang saudara sudah melampaui nya " Dengan suara bergetar Zen Fan bertanya pada Zen Yan , begitu juga dengan ketiga saudara lainnya yang saat ini memiliki pemikiran yang sama dengan Zen Fan


"soal itu , bisa kita bahas nanti setelah kalian sudah berada di ranah abadi 🌟 9, untuk saat ini kita sebaiknya langsung kembali ke klan terlebih dahulu , agar tidak membuat mereka khawatir " Zen Yan langsung mengubah topik pembicaraan agar dia tidak keceplosan untuk menjawab pertanyaan itu ,karena bagaimanapun tekhnik yang di berikan Lin Feng sangatlah berharga jadi dia tidak akan sembarangan mengatakan pada orang lain , sebelum mendapatkan izin dari Lin Feng , dan alsan yang ia gunakan cukup masuk akal , tapi yang tidak ia ketahui saat ini semua yang terjadi di tempat ini dari awal hingga akhir sudah di saksikan oleh semua penghuni Mansion

__ADS_1


"Baiklah , bagaimana dengan mu Feng'er.?" meskipun tidak puas dengan jawaban Zen Yan , Zen Fan hanya bisa mengikuti nya dan mengalihkan pandangan nya ke arah Lin Feng untuk meminta pendapat nya


"apa yang di katakan paman Yan sebelumnya aku setuju , sebaiknya kita pulang sekarang karena aku sudah sangat lapar dan segera ingin makan bersama yang lainnya , karena hal ini sudah sangat lama tidak aku rasakan semenjak memulai petualangan ini beberapa waktu lalu " Lin Feng yang di tanyai pendapat nya langsung setuju untuk pulang , karena dirinya juga ingin segera pulang dan mengadakan acara makan bersama bersama paman dan bibinya ,juga para saudara saudari barunya , karena hal ini sudah sangat lama tidak Lin Feng rasakan semenjak berpisah dari keluarga besar nya


"Baiklah , ayo kembali " Zen Yan langsung memimpin rombongan menuju klan ,


hanya membutuhkan beberapa detik saja untuk mereka kembali tiba di klan , yang bahkan sudah di sambut oleh Ling Ling dan yang lainnya di depan gerbang klan


"Selamat datang kembali , bagaimana Latihan nya ayah, paman , apakah semuanya berjalan lancar.?" Zen Yan Zi tersenyum saat mengatakan itu ,


"Tidak usah di jawab Gege , karena kami sudah melihat semuanya dari awal , mulai dari saudara Fan , dan ketiga saudara lainnya yang di pukuli oleh feng'er , dan juga kami telah menyaksikan saat Gege di buat pingsan hanya dengan se..."


"Hump"

__ADS_1


sebelum ucapan istrinya berlanjut , Zen Yan langsung membekap mulutnya menggunakan tangannya , karena peristiwa itu sangat memalukan baginya ، apalagi saat mengingat dirinya di marahi oleh Lin Feng saat itu dan dikatakan lemah ,


meskipun istrinya sudah mengatakan jika Mereka semua sudah mengetahui nya , tetap saja akan sangat memalukan baginya jika sampai istrinya menceritakan lagi saat ini di depan semua orang yang ada di sini


"Sebaiknya kita langsung masuk saja dan kalian para wanita alangkah baiknya jika kalian menyiapkan makanan untuk Kita makan bersama setelah ini " Zen Yan langsung mengganti topik dan mengajak mereka semua untuk masuk


"Sepertinya itu adalah ide yang bagus paman Yan , Hahaha" Lin Feng langsung setuju dengan usulan itu tapi ia juga tertawa melihat wajah panik paman nya itu , begitu juga dengan orang orang yang ada di sana


sedangkan Zen Yan sudah pasrah dengan keadaan nya , dia kemudian masuk memimpin Mereke semua untuk kembali ke dalam , sedangkan untuk para wanita langsung berpisah menuju dapur untuk menyiapkan hidangan bagi para pria nya , begitu juga dengan Ling Ling yang juga ikut dengan rombongan itu , karena dia memiliki banyak sekali hewan spiritual di cincin penyimpanan yang sebelumnya di buru bersama Lin Feng , Ling Ling akan menggunakan itu sebagai menu kali ini


"Bibi , kita gunakan daging hewan yang ada di cincin ini untuk dimasak kali ini , ini bibi " Ling Ling menyerahkan satu cincin penyimpanan yang di dalamnya bertumpuk membentuk Bukit, yang terdiri dari berbagai jenis hewan yang sudah Ling Ling dan Lin Feng kumulpulkan selama perjalanan mereka di alam dewa dan juga di alam agung saat pertama kali tiba hutan tempat Goa Zen Tian berada


"Ling'er , dari mana kamu mendapatkan hewan hewan ini , apakah kamu memburu semua hewan yang ada di hutan tempatmu berburu , dengan jumlah sebanyak ini Bibi rasa bukan hanya dari satu tempat hewan ini berasal " istri Zen Yan yang menerima cincin pemberian dari Ling Ling pun di buat syok dengan banyaknya mayat hewan yang ada di dalam cincin itu

__ADS_1


"entahlah bi, aku juga sudah lupa , mungkin saat kami berada di alam Dewa atau bahkan saat Gege berada di alam rendah , karena itu bukan hanya aku yang memburu nya , tapi juga Gege , dan yang paling banyak memburu nya adalah Gege , aku hanya bertugas menyimpan nya saja " Ling Ling saat ini hanya menggunakan cadar putih untuk menutupi wajahnya, tapi bukan cadar biasa dimana cadar tersebut memiliki formasi yang di buat oleh Lin Feng agar wajah Ling Ling tidak bisa di lihat dengan jelas oleh Orang lain selain dirinya


__ADS_2