
kemudian tatapan Zentian tertuju pada empat wanita dan dua pria yang tengah duduk di depan nya
selama mengerti dengan tatapan itu , long Zen langsung mengenalkan diri di susul long Ti, kemudian long xia dan long Zia
untuk kedua gadis yang tersisa , ke-dua nya nampak agak ragu mengenal kan dirinya pada Zentian , karena mereka masuk takut untuk memanggil pemuda tampan di depannya ini dengan sebutan ayah , seperti dirinya memanggil Yun'er dengan sebutan ibu
Yun'er yang melihat itu langsung angkat bicara
"mereka berdua adalah saudari dari Han'er dan Zhu'er Gege , dan sekarang mereka adalah anak anak kita "ucap Yun'er mengenalkan kedua nya pada Zentian,
Zentian yang mengerti kode itu langsung merubah sikap nya dengan lembut dan menatap ke arah kedua gadis itu sambil tersenyum
"lalu siapa nama ke-dua anak ayah yang cantik ini "ucap long Zen membuka obrolan dengan kedua gadis cantik itu
Long Zen yang melihat anaknya di perlakuan demikian oleh keluarga ini langsung meneteskan Aira mata , karena dirinya sangat mengerti jika kedua putrinya masih sangat membutuhkan kasih sayang kedua orang tuanya , dan sekarang putrinya mendapatkan nya di sini , dan long Zen tidak iri dengan itu ,justru Long Zen sangat bahagia , sebab kedua anaknya di anggap keluarga oleh orang tua tuan mudanya ,orang yang paling dia hormati
"Salam ayah ,namaku long Jia dan ini saudariku Long Yu"ucap Long Jia memperkenalkan dirinya dan tak lupa mengenalkan long Yu, meskipun awalnya gugup , perlahan perasan itu sudah mulai hilang
"panggil aku ayah Tian " ucap Zen Tian pada kedua anak angkat nya itu , Zentian menyuruh memanggil nya dengan sebutan Tian ada alasannya , sebab jika memanggil nya dengan sebutan ayah Zen , maka akan sama dengan cara memanggil ke long Zen ,
kemudian mereka mengobrol ngalur ngidul kemana mana ,
hingga beberapa jam ,
hingga Xhuhan membual obrolan serius dengan sang ayah
"Maaf ayah ,aku dan kedua pamanku ingin mengetahui mengenai Turnamen yang akan segera di mulai ini , apa ada sesuatu yang terjadi "tanya Xhuhan kepada sang ayah
"ayah sudah menduga jika kamu akan menanyakan hal ini "ucap Zentian menghela nafasnya
__ADS_1
kemudian melanjutkan ucapanya
"Sebenernya acara turnamen ini tidak sesederhana kelihatan nya, mereka mengadakan turnamen ini untuk menunjukkan dominasi sakte mereka masing masing pada lawannya dengan begitu mereka bisa menekan yang kalah di kemudian hari "ucap zen tian menceritakan garis besar nya
"lalu bagaimana dengan sakte dua naga , apakah di antara sakte sakte yang ada di sini ada yang mencoba menargetkan sakte ayah ?"tanya Xhuhan serius dengan sorot mata tajamnya ,khas seorang penguasa naga
"untuk sakte yang lain tidak ada yang mengusik sakte ayah ataupun klan ayah , tapi ada dua sakte yang kemungkinan tidak suka dengan kemajuan sakte dan klan ayah , ya meskipun ayah tidak yakin seratus persen tapi dari gelagat kedua sakte itu mungkin tebakan ayah benar "ucap Zentian menjawab pertanyaan Xhuhan
"Menarik , apakah Han'er boleh mengetahui kedua sakte tersebut yah..?tanya Xhuhan dengan tenang , tapi ada sedikit seringai kejam sekilas terlihat di senyuman tipisnya
dan itu di lihat oleh long Zen dan long Ti , dan kedua sama sama tau apa arti dari senyum itu
"mereka adalah sakte Tombak matahari dan sakte Pedang Bulan , kemungkinan mereka sudah beraliansi sekarang , jika hanya satu dengan senang hati ayah bertamu ke tempat nya tapi setelah ada kabar jika kedua sakte itu menjalin kerja sama , ayah tidak mau mengambil tindakan gegabah yang akan membahayakan keluarga dan sakte yang ayah bangun "ucap Zen Tian tersenyum kecut
sementara dua orang yang mendengar pembicaraan antara ayah dan anak itu hanya bergidik ngeri , sebab antara ayah dan anak memiliki Kalimat yang sama jika tengah memiliki musuh , yaitu 'bertamu '
"tentu tuan muda "ucap kedua nya kompak
jadi , bagaimana dengan kompetisi ini , sekuat apa para peserta yang akan ikut dalam turnamen kali ini.?"tanya Xhuhan penasaran
"untuk kekuatan jenius beladiri di alam agung ini berada di ranah Dewa Hitam 🌟 9 dan ada yang menembus ranah dewa giok 🌟 1 , semntara sisanya mungkin berada di ranah dewa hitam 🌟 3 sampai bintang 5 "ucap Zentian
"laku bagaimana perwakilan sakte kita.?"tanya Xhuhan lagi
"untuk kelima murid yang akan ikut nanti , mereka memiliki Kultivasi di ranah Dewa hitam 🌟 7 , tiga orang dan dewa hitam 🌟 9, dua orang "ucap Zen tian menjelaskan
"Bagaimana dengan kekuatan para sakte yang ikut di turnamen ini , apakah sama dengan ayah yang memiliki kekuatan abadi 🌟 1 .?"tanya Xhuhan tanpa beban yang membuat Zentian menyemburkan minumannya
karena xhuhan bisa mengetahui ranahnya , Karena menurut nya Xhuhan hanya memiliki ranah semi abadi paling tinggi , dan melupakan apa keistimewaan yang di miliki sang anak
__ADS_1
"Hahahaha ada apa dengan ayah , tidak usah se kaget itu, jika ayah bertanya kenapa aku bisa mengetahui kekuatan ayah , jawab an nya hanya satu , "ucap Xhuhan sengaja menggantung jawaban nya
"Apa itu.?"tanya Zentian penasaran
"tentu saja karena aku lebih kuat dari ayah "ucap Xhuhan dengan santai , dan membuat wajah Zentian langsung kusut , sebab dia baru mengingat apa lebihan yang di miliki sang anak ,selain tubuh dan bakatnya yang langka, anaknya ini memiliki keberuntungan yang sangat tidak masuk akal
"lalu berada di mana sekarang kekuatan kalian bertiga.?"tanya Zentian penasaran
"untuk sekarang ayah tidak perlu tahu sekuat apa kita bertiga , tapi yang pasti bahkan jika ada jutaan orang seperti ayah melawan salah satu di antara kita bertiga , kita bisa membunuh mereka hanya dengan lambaian tangan saja "ucap Xhuhan dengan santai , yang membuat Zentian menelan ludahnya dengan kasar ,
ini bukan kebohongan , bagaimana pun ranah Xhuhan yang sudah berada di ranah dewa sejati bagaikan langit dan bumi jika di bandingkan dengan kekuatan Zentian saat ini
"sudah ayah tidak perlu kaget begitu , nanti ayah akan Han'er berikan sumber daya untuk menaikkan kultivasi ayah , mungkin akan naik hingga ranah Maha dewa langit jika ayah bisa menyerap semua yang akan aku berikan , tentu saja membutuhkan waktu lama , tapi tenang saja , ayah kan Memiliki dunia jiwa jadi itu semua tidak ada Masalah" ucap Xhuhan dengan enteng
sementara Zentian hanya bisa menganga dengan apa yang baru saja ia dengar
Maha dewa langit , itu adalah kekuatan yang sangat mustahil di capai nya jika mengandalkan dirinya sendiri, tapi anaknya justru dengan entengnya mengatakan seakan akan hal itu adalah hal kecil untuknya
.
.
.
.
.
.
__ADS_1