
Topeng 1 yang sebelumnya masih bertahan di udara tanpa mau menyerah , akhirnya menjatuhkan tubuhnya juga ke tanah , dia juga berlutut seperti dua orang yang yang tersisa di sampingnya ,
"Hoho Rupanya kau sudah mulai paham dimana posisi mu seharusnya berada ya, Tapi permainannya belum selesai loh , karena aku akan membuat permainan terkahir untuk kalian bertiga , dengar kan baik baik karena aku tidak akan mengulangi ucapan ku untuk kedua kalinya " Lin Feng masih di tempat nya nampak di tangan nya ada buah apel yang sudah sisa setengah nya , sementara tiga orang yang ada di dalam kurungan formasi nampak mendongak kan kepalanya menunggu apa yang akan Lin Feng katakan
"Baiklah , silahkan kalian Bertarung satu sama lain , bagi yang bisa bertahan sampai akhir , aku berjanji tidak akan menyentuh nya " Lin Feng mengatakan permainan yang ia maksud sbelumnya , membuat ketiga orang itu terkesiap , bagaimana tidak , mereka harus saling bunuh demi selamat dari maut yang kapan saja akan merenggut nyawa mereka
"Silahkan mulai jangan lama lama , karena aku tidak se senggang itu jika harus menunggunya kalian terlalu lama " Lin Feng langsung menyuruh mereka bertarung , sementara dirinya masih tetap dengan kegiatan nya yang saat ini tengah menggigit buah apel abadi di tangan nya
Topeng 2 dan Topeng 3 nampak saling pandang , rupanya mereka berencana untuk mengeroyok Topeng 1, Yang sebelum nya membiarkan temen temennya tewas akibat ulahnya, satu lagi alasan kenapa mereka berdua mau melakukan rencana itu karena topeng 1 lebih kuat dari mereka berdua
"Mati kau sialan" Topeng 2 dan 3 langsung menerjang ke arah topeng 1 yang nampak belum siap untuk bertarung
brak....
tendangan keduanya langsung menghempaskan topeng 1 puluhan meter kebelakang , terlihat darah menetes dari mulut topeng 1 akibat serangan dadakan dari dua temannya itu
"Kalian memang tidak tau diri , apa maksudnya dengan menyerang ku saat aku belum siap hah, karena kalian memang sangat ingin mati , maka aku akan mengabulkan nya dengan begitu aku bisa bebas dari tempat ini " Topeng 1 bangun dari posisi jatuh sbelumnya dan langsung mengeluarkan senjata nya
aura Dewa surgawi 🌟 1 keluar dari tubuh topeng 1 menerpa tubuh dari topeng 2 dan Topeng 3 yang kekuatan keduanya berada di bawah nya , yaitu di ranah Dewa langit 🌟 9 dan 🌟 8
"Ayo mulai agar aku bisa cepat bebas dari tempat ini " Topeng 1 Langsung menyerang ke arah dua orang di depan nya
"Tebasan kematian , Hiyaaaattt"
topeng 1 mengayunkan pedangnya secara horizontal ke arah topeng 2 dan Topeng 3
"Gawat , buat pertahanan " topeng 2 langsung memberikan komando pada topeng 3 untuk menahan serangan yang datang ke arah mereka
sementara Lin Feng nampak tertawa di tempat nya melihat kebodohan yang di perlihatkan oleh tiga orang di depannya yang tengah bertatung itu ,
"Lumayan , Cukup menghibur mungkin aku harus ke wilayah barat untuk mencari hiburan yang lainnya nanti setelah urusan di sini selesai , karena di sini sudah ada kakek Shen dan sakte macan anginnya , aku bisa tenang meninggal kan wilayah ini dengan aman nantinya " Lin Feng memikirkan rencana selanjutnya setelah selesai mengurus organisasi topeng darah yang ada di wilayah Utara ini , karena menurut nya kelompok sekuat mereka tidak mungkin hanya ada di tempat ini oleh karena itu Lin Feng ingin mengecek langsung wilayah lainnya di alam dewa ini nantinya
__ADS_1
sementara di dalam kubah formasi tiga orang tersebut kini sudah mencapai Pertarungan puncaknya , dimana topeng 1 tengah menyiapkan jurus pamungkas miliknya ,juga dengan dua orang yang menjadi lawan nya sama sama menyiapkan serangan terakhir mereka
"Sudah cukup main mainnya sekarang waktunya Kalian berdua mati , jangan lupa sampai kan permintaan maaf ku pada yang lainnya saat kalian bertemu di alam baka "
"Jurus Pedang darah : Tebasan penghancur Tulang " topeng 1 menyuntik kan hampir seluruh Qi nya untuk serangan terakhirnya ini , sehingga terpancar energi yang sangat besar dari pedang yang ada di tangan nya
Topeng 1 dan Topeng 2 yang melihat jurus yang akan di gunakan oleh topeng 1 langsung pucat pasi , sebab mereka sangat mengetahui sekuat apa jurus itu , apalagi saat topeng 1 serius menggunakan nya
"Mati "
Tiba tiba Topeng 1 muncul di depan ke-dua nya dengan jarak sangat dekat dan mengayunkan pedangnya dengan cepat , membuat dua orang yang menjadi sasarannya tidak sempat bereaksi dengan kecepatan gerakan dan serangan yang di miliki oleh topeng 1
srak.....Srak...... Booom.......
suara daging tercincang terdengar nyaring di tempat itu saat serangan dari topeng 1 menghantam tubuh dari topeng 2 dan 3 sehingga mengubah nya menjadi serpihan kecil tak berhenti di situ saja , gelombang kejut dari jurus itu masih menimbulkan ledakan besar saat menyentuh tanah di belakangnya
sementara tubuh Topeng 1 Langsung terjatuh setelah mengeksekusi jurus yang sangat menguras stamina dan Qi milik nya
"Apakah sekarang aku bebas? , kau sudah berjanji untuk tidak menyentuh ku sebelum nya jika aku bisa bertahan sampai akhir ." Topeng 1 Berteriak dengan keras agar orang yang melakukan ini mendengar nya , sementara tubuhnya kini sudah tidak bisa di gerakkan lagi karena terlalu capek dan Windi dalam tubuhnya sudah terkuras di pertrungan sebelum nya
"Prok Prok Prok..." terdengar suara tepuk tangan di samping kiri topeng 1 yang tergelatak di tanah ,
"selamat atas kemenangan nya , karena aku sebelumnya nya sudah berjanji untuk tidak menyentuh siapa saja yang menang , maka aku akan menepati janjiku , Tapi ...." Lin Feng Tersenyum di balik topengnya membuat perasaan topeng 1 tidak terkendali ,
"Apa maksudmu hah, uhukkk, bukankah kamu sudah berjanji untuk melepaskan ku jika aku menang , lalu apalagi yang kau inginkan " sambil terbatuk mengeluarkan darah topeng 1 langsung protes dengan ucapan Lin Feng yang menurut nya mengandung sesuatu yang akan membahayakan nyawanya
"Tidak ada , aku hanya ingin mengatakan jika aku tidak akan menyentuhmu sesuai janjiku , tapi aku akan menitipkan benda ini padamu untuk menemani istirahat mu di disini " Lin geng mengeluarkan benda berwarna merah terlihat di bagian tengah benda merah tersebut terdapat timer yang terus berjalan mundur , yang tersisa 2 menit 56 detik lagi dan terus berkurang setiap detiknya ,
Banda itu mengeluarkan bunyi setiap detiknya , membuat topeng 1 bingung dengan benda yang ada di dadanya tersebut' , sebab dia tidak pernah melihat atau pun mendengar seseorang pernah memiliki benda seperti itu sebelumnya nya
"Baiklah , sesuai janjiku , aku tidak akan menyentuh mu , tapi benda itu yang akan menyentuh mu , hahahahahaaa" Lin Feng langsung menjauh dari topeng 1 dan langsung meninggalkan nya begitu saja
__ADS_1
sementara Topeng satu yang mendengar ucapan Lin Feng entah kenapa firasat mengatakan jika benda yang berbunyi di dadanya ini adalah sesuatu yang berbahaya , tapi dia tidak bisa mengerakkan tubuhnya untuk membuang benda itu
Topeng 1 hanya memejamkan matanya menunggu apa yang akan terjadi pada dirinya , karena dia sudah pasrah dengan keadaan nya saat ini
Terlihat waktu yah ada di benda merah yang ada di dada topeng 1 sudah menunjukkan detik
9, 8 ,7, 6, 5, 4, 3, 2,
Dan BOOOOOOOMMMMMM....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
.
__ADS_1
Bersambung