DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Rencana Penyambutan


__ADS_3

"Bagaimana paman Fan, apakah paman Yan sudah menuju ke klan .?"Tanya Lin Feng para Zen Fan , yang saat ini tengah berkumpul di dalam Ruangan pertemuan di dalam mansion , disana juga ada kelima istri dari kelima paman nya yang juga bergabung sbelumnya ,


"Sudah , kemungkinan sebentar lagi kakak pertama akan tiba , lalu apa rencana mu Feng'er .?"Tanya Zen Fan


"Awalnya aku ingin menggunakan ilusi untuk menyambut paman dengan menciptakan ilusi mengenai kalian semua yang aku Tawan , tapi aku mengurungkan niat itu karena aku rasa itu terlalu berlebihan , jadi bagaimana jika begini , paman bermpat akan berpura pura melawan ku nantinya , dan tugas paman adalah meminta bantuan paman Yan jika dia sudah tiba di sini , setelah itu kalian serahkan sisanya padaku , bagiamana menurut mu bibi.?" Lin Feng menoleh ke arah isterinya Zen Yan yang kini tengah duduk di samping Zen Yanzi


"Bibi rasa tidak masalah , " istri Zen Yan tersenyum kearah Lin Feng tidak mempermasalahkan rencana itu , justru nampak ibu dan anak itu kini nampak menahan tawanya karena tidak sabar untuk melihat orang yang mereka cintai itu menghadapai Lin Feng


"Baiklah sudah di putuskan , jika begitu paman berempat ambil satu orang satu pedang ini sebagai hadiah pertemuan kita kali ini , untuk paman Yan aku titipkan pada bibi "


Brak...


Klang....Klang...


muncul lima pedang di atas meja tempat mereka kumpul , dimana pedang itu semuanya berada di tingkat surgawi satu tingkat lebih tinggi dari pedang tingkat dewa yang di gunakan mereka sebelum nya ,


Tanpa sungkan mereka berempat langsung memilih pedang nya masing masing , dan seperti yang Lin Feng sebutan sebelum nya , pedang untuk Zen Yan di titipkan pada istrinya


"Terimakasih Feng'er aku tidak menyangka akan memiliki pedang surgawi saat ini , "Zen Fan mengucap kan itu dengan wajah yang berbinar sambil terus memperhatikan pedang yang ada di genggaman nya ,begitu pun dengan ketiga orang lainnya mereka juga melakukan hal yang sama


berbeda dengan ke empat orang itu yang wajahnya nampak berbinar saat ini , terlihat wajah ketiga pemuda tampan dan juga dua wanita cantik yang ada di sana nampak memasang wajah iri melihat ayah ayah mereka yang nampak berbagaia itu


"Kalian berlima tidak usah cemberut seperti itu , bukankah Gege sudah mengatakan pada kalian sebelum nya jika dia akan memberikan kalian hadiah nantinya , jadi tidak usah memasang wajah seperti itu lagi karena kalian bukan lagi anak kecil yang cocok dengan ekspresi seperti itu " Ling Ling tertawa geli melihat saudara saudarinya itu , begitu juga dengan ibu dari mereka berlima yang nampak tersenyum setelah mendengar ucapan Ling Ling sbelumnya


mendengar ucapan Ling Ling itu , Mereka yang awalnya murung kini langsung ceria lagi , dan menggaruk Belakang kepala Mereka karena malu mendengar ucapan Ling Ling sebelumnya


Di tengah pembicara an itu , Lin Feng menoleh ke luar karena merasakan aura yang cukup kuat menuju ke arahnya ,

__ADS_1


"Paman bersiaplah karena Target kita sudah muncul " Lin Feng menoleh ke arah ke empat paman nya , kemudian menghilang dari tempat nya untuk mengeksekusi rencana nya


Mereka berempat yang melihat Lin Feng sudah menghilang dari tempat nya langusng menghilang juga dan muncul tak jauh dari mansion klan Zen berada , disana ada Lin Feng yang sudah menunggu mereka


"ayo mulai paman " Tanpa menunggu ke empat paman nya siap , Lin Feng langsung mengayunkan pedangnya yang langsung memunculkan kobaran api dari tebasan pedang tersebut


"swhooosh"


"Booommm"


Tanah yang di pijaki oleh Zen Fan dan yang lainnya langsung berubah bentuk menjadi kawah setelah di terjang oleh serangan Lin Feng sbelumnya ,


"Sial , apakah feng'er sangaja ingin membunuh kita , bukankah ini hanya sandiwara lalu kenapa serangan nya sangat kuat " Zen Yun mengumpat dengan kesal pada Lin Feng , bagiamana tidak serangan yang Lin Feng kirimkan sebelum nya sudah lebih dari cukup untuk membuat mereka berempat terluka parah jika sampai terkena langsung hantam jurus sebelum nya


"Tidak usah kesal seperti itu saudara ke 3 , saudara pertama sudah menuju ke tempat itu , ayo Kita ikuti permainan yang di buat oleh feng'er , dan pastikan kalian serius agar saudara pertama tidak curiga nantinya " Zen Fan yang di beritahu oleh Lin Feng melalui telepati jika Zen Yan menuju ke tempat ini langusng mengeluarkan pedang miliknya , di ikuti oleh ke tiga lainnya ,


"Trang"


"Trang"


"Trang"


ke empat orang itu langsung menyerang Lin Feng dengan pedangnya masing-masing


sedangkan di kejauhan ada satu sosok yang baru saja tiba di tempat itu , langsung melihat ke arah pertarungan mereka dengan wajah kaget , sebab saat ini ke empat suadara nya tengah melawan orang berpakaian hitam menggunakan topeng dengan sedikit aura kegelapan merembes dari tubuh orang itu , yang sengaja Lin Feng melepaskan sedikit elemen kegelapan dari tubuhnya agar Zen Yan makin yakin jika petarungan di depan nya memang melawan orang orang dari aliran hitam


"Bugh"

__ADS_1


'Maaf paman'


Lin Feng mengirimkan telepati kepada zen Yun yang terkena tendangan nya , yang saat ini nampak Zen Yun tengah meringis menahan sakit di punggung nya akibat tendangan Lin Feng sebelumnya


sedangkan ketiganya tengah menertawakan Zen Yun di dalam hatinya saat melihat ekspresi nya yang nampak ingin protes pada Lin Feng karena hanya dirinya yang terkena tendangan sedangkan yang lainnya tidak


"Maaf"


"Bugh"


"Bugh"


"Bugh"


"Booommm"


di tengah ketiganya yang masih menertawakan nasib Zen Yun sebelum nya , tiba tiba Lin Feng muncul di belakang mereka bertiga dan langsung menendang mereka satu persatu dengan keras bahkan sampai ketiganya jatuh meluncur Hinga menabrak tanah dengan kecepatan tinggi


"Uhuk"


ketiga ya langsung mengutuk Lin Feng di dalam hatinya , yang tanpa aba aba menghajar mereka bahkan lebih parah dari yang di terima Zen Yun sebelum nya , bahkan tanpa bisa mereka tangkis sama sekali


Zen Yun masih mematung di udara melihat kecepatan serangan Lin Feng itu , namun kemudian ia langsung ingin tertawa dengan kencang setelah melihat kondisi ketiga saudara nya yang nampak berantakan di bawah sana , tapi ia Menahan nya karena mendapat kan telepati Dari Lin Feng jika Zen Yan sudah berada di tempat ini dan kini tengah menyaksikan pertrungan mereka di balik ilusi yang telah ia ciptakan , itulah alasan mengapa Lin Feng menyerang ketiganya dengan cara seperti itu agar Zen Yan terpancing untuk keluar untuk melawan nya


akhirnya Zen Yun pun langsung menerjang ke arah Lin Feng untuk menyerang Kembali , tapi sebelum dia mendekati Lin Feng lebih jauh lagi , dia di hempaskan begitu saja oleh serangan yang tidak bisa ia deteksi datangannya..


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2