
"12 juta "ucap ruangan nomor 2
"13 juta "ruangan nomor 3 tidak mau kalah
"14 juta " ucap ruangan nomor 6
"15 juta "ucap suara penuh wibawa dari ruangan nomor 1 ,yang merupakan kaisar Zi Liyan
seperti sebelumnya , saat suara kaisar Zi Liyan terdengar suara Susana yang awalnya ramai dengan saling menawar kini mendadak hening
"20 juta " kali ini Xhuhan yang angkat bicara , setelah sebelumnya selalu Long Zen yang menawar semua barang yang dia inginkan
"Bajingan , apa dia berencana menguras hartaku sebelum barang puncak nanti "umpat kaisar Zi Liyan di dalam ruangan nya
"21 juta " kali ini ruangan nomor 8 angkat bicara , sebab Xhuhan sudah membuka jalan bagi mereka sebelum nya
akhirnya pertempuran harga pun berjalan dengan sengit ,hingga angka mencapai 30 juta batu roh tingkat tinggi , yang merupakan tawaran terakhir dari kaisar Zi Liyan
"31 juta " seperti sebelumnya ruangan tempat Xhuhan lah yang masih berani menaikkan harga meski di anggap menentang kekaisaran
sontak pasang mata langsung mengarah kan tatapannya pada ruangan nomor 10 tempat Xhuhan dan long Zen berada
"Bocah , apakah kau tidak tau siapa aku ,hah.?"bentak kaisar Zi Liyan yang sudah kehilangan kesabaran nya
"Maaf tua Bangka , aku tidak tau siapa kamu dan aku pun tidak mau tau , bukankah sudah jelas peraturan nya , jika punya uang tawar, Jiak tidak diam ,jangan menggonggong menganggu kenyamanan yang lain "ucap Xhuhan dengan lantang , bahkan terkesan mencemo'oh orang yang tadi bicara padanya
"anak muda , jaga mulutmu , apakah pantas kau bicara seperti itu pada yang mulia kaisar ,Hah?"teriak salah satu jendral yang tidak terima dengan ucapan Xhuhan
"hoho, jadi di ruangan nomor 1 adalah yang mulia kaisar , maaf tapi kembali lagi ke peraturan , hanya yang punya uang yang berhak bicara di sini, dan satu lagi jabatan yang kau katakan sebelumnya tidak berlaku di sini, dan satu lagi hanya dengan ranah Dewa sejati hijau puncak mu itu kau ingin bermain dengan ku, kau terlalu bermimpi paktua "ucap Xhuhan yang sebelumnya merasakan aura dari sang jendral yang mencoba menekan dirinya z meskipun dirinya Hanya berada di ranah Dewa sejati tahap awal , Xhuhan masih bisa bertahan kalau hanya melawan satu ranah penuh di atasnya , dan jika menggunakan kedua keistimewaan yang dimiliki nya bahkan bisa berhadapan seimbang dengan dua ranah di atasnya, meskipun akhirnya akan terluka cukup parah akibat menahan beban kekuatan yang akan menyerang tubuhnya
"kamu cukup berani bocah , tapi apakah keberanian mu itu cukup , kau akan menyesali nanti "ucap kaisar Zi Liyan berusaha menahan amarahnya
"kau mengancam ku yang mulia kaisar yang terhormat, sungguh menjijikan menggunakan status sebagai alat untuk menindas , dan apakah kau pikir aku takut dengan omong kosong mu itu, benar benar lucu " kali ini Xhuhan cukup jengkel dengan seorang penguasa yang menggunakan kekuasaan nya untuk menekan yang di bawahnya
__ADS_1
"Bawa bocah itu kehadapan ku setelah lelang ini selesai "perintah kaisar Zi Liyan pada panglima yang sebelumnya di perintahkan memantau ruangan Xhuhan
"Baik yang mulia"ucap sang panglima
"Silahkan umumkan pemenang nya , berikan pada bocah itu "ucap sang kaisar yang masih mengepalkan tangannya karena kesal
Xhuhan yang mendengar itu haha tersenyum dan dia juga tau jika sang kaisar tidak akan melepaskan nya begitu saja setelah apa yang telah ia lakukan sebelum nya ,
kemudian seorang pelayan mengantarkan inti angin abadi ke ruangan yang di tempati Xhuhan ,
dan Xhuhan pun membayar item yang di dapatkan nya , dan acara lelang pun di lanjutkan , yang merupakan item puncak di acara ini
"Baiklah , seperti yang saya katakan sebelumnya jika dia acara puncak kali ini akan ada item istimewa yang sangat di butuhkan oleh kultivator , dan batang itu adalah..."sang pembawa acara kemudian tepuk tangan dan muncul pelayan mengantarkan nampan dengan berisi tiga buah abadi ,
ya barang tersebut adalah milik Xhuhan yang di titipkan pada Gong Fu sebelumnya untuk di lelang
"Ini adalah tiga buah buahan abadi , yang bisa menaikkan 2-3 ranah bagi siapa saya yang menyerap nya dan juga membantu kultivator yang memiliki masalah pada kultivasi nya ,
menjeda kata katanya ,
"Bagaimana mungkin buah langka itu bisa ada di sini , dari mana mereka mendapatkan harta macam ini "ucap kaisar Zi Liyan dengan kaget mengetahui barang terakhir yang akan di lelang tersebut
"Bantu aku membeli buah buahan abadi tersebut dengan begitu aku bisa menaikkan Kultivasi ku dengan cepat dan kita bisa menginvasi wilayah timur secepatnya"ucap kaisar kepada para pengawalnya , sebab dia yakin kali ini akan sengit , oleh sebab itu dia meminta bantuan pada para bawahan nya untuk membantu nya jika sampai uang yang di bawa nanti kurang
"karena ada tiga buah , maka aku akan melelangnya satu persatu ,"
"Baiklah yang pertama mari kita mulai dengan Apel langit , dan saya akan membuka harga 15 juta baru roh tingkat tinggi " ucap pembawa acara membuka lelang buah pertama
"20 juta "tanpa membuang waktu Xhuhan langsung menaikkan tawaran ke angka 20 juta , yang sontak menjadi tatapan seluruh peserta lelang
"bocah , kau sungguh serakah , apakah tidak keterlaluan jika ingin mendapatkan semuanya untukmu sendiri"ucap kaisar Zi Liyan yang sudah tidak dapat menahan amarahnya
"Maaf paktua, salahnya dimana , aku hanya menawar ,jika kau mampu tawarlah jangan banyak bicara"ucap Xhuhan acuh tak acuh
__ADS_1
Kemudian
.......wush.....wush....wush.......
Baik kaisar Zi Liyan ataupun para penghuni ruangan VIP lainnya mengeluarkan aura kultivasi nya untuk menekan ruangan nomor 1 tempat Xhuhan dan long Zen , sebab mereka sudah tidak tahan dengan kelakuan kedua orang tersebut
aura Dewa sejati putih tingkat awal menerpa ruangan yang ditempati Xhuhan, bahkan bukan hanya itu saja masih banyak lagi aura yang berusaha menekan nya ,
"Hahahaha ingin bermain denganku , baikah jangan sesali apa yang telah kalian mulai ini "ucap Xhuhan ,kemudian menatap Long Zen yang dari tadi diam di samping nya
"Tekan mereka semua dengan auramu , tapi jangan bunuh mereka , aku hanya ingin memperingati Mereka agar tidak bermain main dengan kita , dan satu lagi khusus ruangan nomor 1 ,kau beri kaisar bodoh itu pelajaran yang tidak pernah dia terima sebelum nya
"Baik tuan muda "ucap long Zen menyeringai , karena dari tadi dia sudah muak dengan orang orang ini , terutama sang kaisar
......Wush.......
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1