
"Sialan , siapa kamu hah, berani sekali kau ikut campur dengan urusanku , apakah kamu ingin mati " Orang bertopeng dengen pakai an hitam itu berteriak marah pada Lin Feng yang tiba tiba muncul dan menyembuhkan Yu Ji yang sudah hampir ia kalahkan sebelum nya
"siapa aku itu tidaklah penting , yang penting sekarang aku ingin membunuhmu apakah kamu kebaratan dengan itu.?" Bukannya menjawab Lin Feng justru mengatakan jika ia ingin membunuhnya di sertai kekehan kecil di bibirnya
"Membunuh ku , hahahaha jangan mimpi kau bajingan , Di wilayah ini tidak ada yang berani mengatakan itu sbelumnya , bahkan orang tua yang bernama Yu Ji sebelum nya pun tidak mempunyai kualifikasi untuk melakukan itu, lalu siapa kau yang memiliki kepercayaan diri setinggi itu untuk membunuh ku " orang bertopeng itu langsung tertawaan setelah mendengar ucapan Lin Feng , apalagi dia tidak merasakan Qi sama sekali dari tubuh Lin Feng membuat dirinya makin mencibir nya
"Begitu kah , Baiklah jika begitu maka matilah " Lin Feng tersenyum di balik topeng nya
Zhep....
Tubuh Lin Feng menghilang dari tempat nya ,
Uhukkk....
Tiba tiba saja tangan Lin Feng udah mencengkram batang leher orang bertopeng dengen pakai an hitam itu , membuat orang itu terbatuk karena tersedak, bahkan wajahnya langsung memerah karena kekurangan oksigen
"Le,..paskan aku , uhuukk...." Dengan wajah memerah karena tidak bisa bernafas orang bertopeng dengen pakaian hitam itu meronta untuk di lepaskan
"Jadi bagaimana sekarang , apakah aku sudah memenuhi kualifikasi untuk membunuh mu ?" Sambil mengencangkan cengkraman nya , Lin Feng mengaktifakan mata Dewa nya untuk melihat ke dalam mata orang itu untuk membaca ingatan dari kenangan orang itu secara paksa , karena Lin Feng ingin tau siapa sebenarnya orang ini apakah dari organisasi yang sama dengan yang di hancurkan nya atau bukan
"Arrkk....... ampun , cukup , Arrrkkkkk....." Orang bertopeng dengen pakaian hitam itu meronta dengan hebat saat Lin Feng melakukan pencarian informasi secara paksa di otaknya ,
Terlihat dari mata , hidung dan kupingnya mengeluarkan banyak sekali darah, Lin Feng sangaja melakukan itu untuk menyiksa orang ini dan sekaligus melihat' Informasi yang ada di kepala nya , sebenarnya bisa saja Lin Feng langsung menyerapnya tapi Lin Feng tidak mau melakukan itu , karena itu terlalu mudah , akhirnya Lin Feng melakukan pengambilan Informasi itu dengen cara paksa yang membuat orang itu mengeluarkan banyak sekali darah karena cara itu sangat meyakitkan karena Lin Feng mengambil sacara paksa dari otaknya dan mengobrak abrik nya , Jika orang itu beruntung mungkin hanya akan menjadi gila setelah ini , tapi jika tidak maka akan langsung mati
10 menit kemudian tidak ada lagi gerakan dari orang bertopeng dengen pakai an hitam yang ada di Cengkraman Lin Feng itu , ternyata dia sudah mati karena tidak kuat menahan siksaan sbelumnya , dan kemungkinan otaknya sudah pecah saat ini sehingga oyabv tersebut' mati
Wush ...Bam....
Lin Feng melempar kan mayat orang itu ke bawah hingga menciptakan kawah kecil di tanah ,
Sementara orang orang di tempat itu tidak ada yang bersuara sedikit pun setelah menyaksikan penyiksaan yang di lakukan oleh Lin Feng sbelumnya, mereka masih trauma dengan teriakan orang bertopeng sbelumnya juga mereka masih mengingat dengan jelas darah yang terus keluar dari berbagai lubang di kepala orang itu , mulai dari mata , hidung , kuping dan yang paling banyak dari mulutnya
"Smuanya sudah selesai sekarang , kalian bisa kembali ke tempat kalian masing masing , dan untuk keluarga tuan kota dan juga paktua Yang bernama Yu Ji tetap di tempat karena ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian setelah ini " Suara Lin Feng menggema di kota bulan , untuk orang orang yang bukan bagian dari keluarga tuan kota langsung meninggal kan tempat itu karena takut Lin Feng berniat jahat pada tuan kota dan malah berimbas pada mereka
Wush....
"Apakah kau sudah lebih baik pak tua Ji .?" Tanya Lin Feng setelah mendarat tak jauh dari tempat rombongan tuan kota dan juga leluhur Yu Ji yang sbelumnya Lin Feng Tolong
"Ba baik tuan , sekali lagi terimakasih untuk pertolongan nya " Yu Ji dengan gugup menjawab pertanyaan Lin Feng dan membungkuk kan badan nya ke arah Lin Feng di ikuti oleh tuan kota dan yang lainnya
"Baguslah , jika begitu kita bisa langsung berbicara ke intinya Langsung , seperti yang aku katakan sebelumnya bahwa aku akan membicarakan sesuatu padamu Pak tua Ji , ini berkaitan dengan pedang putih yang kamu miliki itu , apakah aku boleh melihat nya.?" Lin Feng langsung mengatakan keinginan nya langsung pada Yu Ji
__ADS_1
Deg....
Jantung Yu Ji dan juga Yang lainnya berdegup kencang , mereka mengira Lin Feng juga menginginkan pedang itu sama dengan Orang yang sbelumnya, ya meskipun tidak sepenuhnya salah apa yang mereka pikirkan tapi Lin Feng bukan mau mengambil pedang itu dari Yu Ji tapi ingin menukarnya dengan harta yang sepadan dengan itu
Dengan berat hati Yu Ji mengeluarkan Pedang putih yang mengeluarkan hawa dingin dari cincin penyimpanan nya
Wush...
Di luar dugaan ternyata pedang itu langsung melayang mengitari tubuh Lin Feng , seperti anak kecil yang melihat ayah nya pulang sambil membawa kan manisan untuknya ,
Terlihat pedang itu nampak bersinar terang dan terus berputar putar di sekeliling tubuh Lin Feng ,
Yu Ji dan yang lainnya langsung kaget beserta kagum dengan apa yang mereka saksikan saat ini , sebab pedang yang mereka tidak bisa jinakkan selama ini kini nampak seperti anak kecil yang melihat manisan, nampak sekali jika pedang itu sangat menyukai Lin Feng
Lin Feng yang memiliki darah phonix tentu saja langsung di kenali oleh pedang itu , sebab material pembuat an pedang itu ada setetes darah murni phonix yang di campur kan, sama seperti pedang milik Qingzhu ibu nya
Swush.....
Tiba tiba dari tubuh Lin Feng memancarkan cahaya yang sangat terang di sertau dengan cahaya yang juga keluar dari pedang itu , tak lama setelah itu nampak sebuah siluet burung Phoenix yang sangat indah melayang di atas kepala Lin Feng dengan sangat mempesona , membuat pedang itu semakin terang sinar nya karena mengenali aura itu
Wush.....grep...
Lin Feng Langsung menghilangkan aura phonix dari tubuh nya dan langsung mengambil pedang yang melayang-layang itu dengan tangan kanan nya
"Paktua Ji, aku menginginkan pedang ini , apakah kau keberatan dengan itu .?" Ucap Ling Feng dengan lantang membuat suasana di tempat itu hening , sebab Yu Ji tidak tau harus menjawab apa , jika ia menolak maka ia takut lin Feng akan membunuhnya dan keluarga nya tapi jika ia memberi kannya maka dia tidak lagi memiliki senjata tingkat tinggi seperti pedang itu,
"Maaf maaf anda jangan salah paham , aku tidak bermaksud untuk mengambil pedang ini secara cuma cuma , karena aku akan menukarnya dengan tiga senjata ini "
Wush....
Muncul tiga pedang dengan bentuk yang sangat indah dan memiliki corak dan warna yang berbeda beda melayang di hadapan Lin Feng
Membuat Yu Ji dan yang lainnya membuka mulutnya dengan lebar sambil mengucap kan kata yang sama
"Pedang Tingkat Dewa .....
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
note: Tingkatan senjata
✓Bumi
✓Langit
✓kuno
✓mistis
✓Dewa
✓Surgawi
✓Semesta
Di alam dewa ini hanya ada beberapa kekuatan yang memiliki senjata di tingkat dewa , sebab hanya segelintir penempa yang bisa membuat nya , itupun di pusat alam dewa ,
✓ sementara untuk senjata Surgawi adalah jenis senjata yang hanya berada di alam surgawi dan alam sembilan naga , karena disana lah tempat material dan bahan bahan yang di butuhkan bisa di dapatkan untuk membuat pedang itu , salah satunya darah dari banteng suci seperti Phonix , naga dan lainnya
__ADS_1
✓Dan Terakhir untuk senjata semesta sesuai dengan namanya , senjata ini hanya bisa di buat dan disempurnakan menggunakan darah dari pemilik tubuh semesta seperti Xhuhan dan Lin Feng , maka hanya kedua orang itu yang bisa memiliki senjata sekelas itu karena hanya mereka yang memiliki bahan penting dari pembuat an senjata itu