DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
. Meningkatkan kekuatan | Kelicikan Long Zen


__ADS_3

Di dalam dunia jiwa


"Paman Zen , paman Ti, kalian tolong latih Zhu'er selama aku berlatih , dan juga apakah paman berdua ada pil yang berguna untuk Dewa sejati awal sepertiku.?"ucap Xhuhan melihat ke arah kedua nya


"Tentu saja tuan muda , kami berdua nanti akan melatih tuan putri selama tuan muda berlatih , dan untuk pil yang tuan muda tanyakan , kebetulan saya memiliki nya tuan muda , tapi hanya bisa


menaikkan ke ranah Dewa sejati kuning , dan kebetulan pil tersebut tidak berguna lagi untuk ku "ucap long Ti menyerahkan 3 pil berwarna putih dengan garis emas di pinggir nya


"Terimakasih paman Ti, bagaimana dengan paman Zen.?"tanya Xhuhan menatap long Zen


"Maaf tuan muda , pil yang aku punya juga sama dengan yang di miliki saudara Ti ,"ucap Long Zen menunduk


"Tidak apa apa paman , paman berikan itu pada Zhu'er saja nanti , baiklah paman aku akan memulai latihan ku "ucap Xhuhan kemudian pergi menuju ruang Kultivasi


sesampainya di ruangan kultivasi , Xhuhan langsung membuat waktu di dalam sana berbeda dengan wilayah luar , dimana satu bulan di sana sama dengan satu hari di luar ,


pertama Xhuhan mengeluarkan tiga pil yang diberikan Long Ti sebelum nya dan mulai menyerap pil tersebut satu persatu ,


tiga bulan kemudian


.....Boom....


aura Dewa sejati kuning puncak merembes keluar dari dalam tubuh Xhuhan , kemudian cepat cepat Xhuhan mengonsumsi buah buahan abadi yang sudah berevolusi untuk mempercepat proses penyesuaian tubuhnya dengan kekuatan baru tersebut


"Huft, Dewa sejati Kuning tahap puncak , dan aku masih memiliki mustika naga laut dan juga inti Angin abadi , dengan dua item ini mungkin aku akan naik hingga ke ranah dewa sejati Hitam tahap Awal


setelah cukup dengan persiapan nya, Xhuhan kemudian mengeluarkan mustika naga laut dari cincin penyimpanan nya , dan memulai menyerap mustika tersebut'


hingga satu bulan berlangsung , mustika tersebut hanya terserap sepertiganya saja , kemudian xhuhan terus menyerap mustika tersebut


hingga tiga bulan berlalu


Booommm.....


Dewa sejati Putih tahap menengah ,

__ADS_1


tanpa membuang waktu Xhuhan langsung mengeluarkan inti angin abadi dan kembali berlarut dalam meditasi panjangnya ,


Dua belas hari di dunia jiwa , atau setahun di dalam ruang Kultivasi, Xhuhan sudah selesai dengan kelutivasi tertutup nya dan saat ini kultivasi nya sudah berada di ranah Dewa sejati Hitam tahap awal


seteleh mengganti pakaian nya yang kotor , Xhuhan langsung keluar dari ruangan kultivasi dan menuju istana,


karena xhuhan merasakan jika mereka semua tengah berada di sana


saat Xhuhan memasuki istana, semua orang yang ada di sana langsung menyambut Xhuhan, kecuali satu orang yang langsung berlari dan memeluk Xhuhan


Grep...


"Gege " Qingzhu langsung memeluk Xhuhan Karena sudah lama medal berdua tidak bertemu dan Selama itu pula Qingzhu hanya berlatih bersama Long Jia dan long Yu, dan kemudian datang Long Zen dan long Ti yang juga membantu melatihnya dan juga membantu menaikkan kultivasi nya


Terbukti saat ini kultivasi Qingzhu sudah berada di ranah Dewa sejati putih tahap awal , sungguh kecepatan yang luar biasa , sosok Dewi alam memang sangat mengerikan jika dalam kecepatan nya berkultivasi , sama seperti Xhuhan yang mempunyai tubuh semesta


"Tuan muda "ucap mereka serempak ,


disana sudah ada Long Zen , long Zhi , long Zhu , long Jia , long Yu dan dua bersaudara dari klan naga petir Long Tu dan long Ti


setelah xhuhan dan Qingzhu duduk di singgasana nya


"Tentu saja tuan muda, kami bertiga sudah berada di ranah Dewa sejati Hitam tingkat puncak , sedangkan saudara long Zhi dan long Zhu berada di ranah Dewa sejati Hitam tingkat menengah , dan untuk Jia'er dan Yu'er, mereka berdua sama seperti tuan putri , yaitu dewa sejati putih tahap Awal"ucap Long zen menjelaskan


"Baiklah paman , bagiamana jika kita berlatih tanding sebentar , karena aku juga ingin mencoba kekuatan ku ."ucap Xhuhan dengan sekejap melepas kan aura Dewa Hitam tahap awal merembes dari tubuhnya ,


"Tentu saja tuan muda , suatu kehormatan bagi kami jika bisa berlatih bersama tuan muda "ucap long Ti bersemangat , yang di angguki oleh long Tu di samping nya


sementara Long Zen hanya menelan ludahnya dengan kasar , sebab dia tau kekuatan sebenarnya dari tuan mudanya , kemarin saja saat kekuatan nya di ranah dewa sejati awal sudah sukses membuat nya kewalahan yang bahkan berada di ranah dewa sejati putih puncak , lalu bagaimana dengan sekarang, long Zen hanya terus begidik ngeri membayangkan betapa menakutkan nya tuan mudanya nanti


"Saudara Zen, kenapa kamu terlihat pucat begitu, apakah saudara sakit.?"tanya long Ti heran melihat perubahan raut muka saudaranya itu


"ah, tidak apa apa saudara Ti, aku hanya sedikit merindukan saudaraku yang lain "ucap long Zen beralasan , yang langsung di percaya oleh long Ti


sedangkan Xhuhan hanya terkekeh geli melihat long Zen saat ini , sebab dia tau kenapa tiba tiba Long Zen bertingkah aneh seperti itu sebelumnya

__ADS_1


"Baiklah , jadi siapa yang akan menemaniku berlatih.?"tanya Xhuhan menatap ke arah ke lima orang tersebut


"mungkin saudara long Ti dan saudara long Tu ,tuan muda "ucap Long Zen buru buru , agar dirinya tidak di ajak


"Tentu saja tuan muda , kami berdua akan menemani tuan muda berlatih "ucap long Ti percaya diri , dan long Tu juga tersenyum di sampingnya karena memang mereka berdua belum mengetahui bagaimana kuatnya tuan mudanya tersebut


Di sisi lain , long Zen hanya tertawa dalam hatinya, membayangkan kemalangan dua bersaudara itu


"Baiklah , ayo kita pundak ke sebelah barat dunia jiwa, karena disana terdapat lapangan luas yang sangat cocok untuk kita berlatih "ucap Xhuhan kemudian melapisi mereka semua dengan energinya , dan membawa mereka semua ke tempat yang di maksud dirinya sebelum nya


sesampainya di tempat yang di maksud ,


"Saudara Zen , apakah kamu yakin tidak mau berlatih bersama tuan muda .?"tanya long Ti sekali lagi


"Tentu saja mau saudara Ti, tapi aku tidak mau mengganggu waktu kalian dengan tuan muda , kalian kan baru saja bertemu dengan tuan muda , sementara aku sudah lumayan lama bersamanya, jadi aku akan memberikan kesempatan kali ini pada saudara Ti dan saudara Tu untuk menemani Tuan muda berlatih "ucap Long Zen dengan perkataan yang terdengar bijak , padahal di dalam hatinya dia sedang tertawa membayangkan apa yang akan terjadi pada kedua bersaudara ini .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


maaf jika hanya bisa up 1 chapter setiap hari, karena author lagi ada kesibukan di real life , mohon di maklumi kakak kakak semuanya ,..Terimakasih atas dukungan nya


__ADS_2