DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Pesta Di Mulai


__ADS_3

menjelang tengah malam , Lin Feng yang sudah siap dengan aksinya itu kini tengah duduk di atas dahan pohon besar sementara di depannya sudah terdapat senapan B@rret M82 yang sengaja ia siapkan bagi mereka yang nantinya selamat dari ledakan yang akan sebentar lagi ia mulai ,


dengan senapan tersebut Lin Feng akan memburu mereka yang ada di dalam kubah formasi yang telah dia buat sbelumnya , membayangkan itu Lin Feng semakin bersemangat dengan itu semua


"Baiklah saatnya memulai pestanya " kemudian Lin Feng menggunakan kekuatan jiwanya untuk mengecek semua dinamit yang sudah ia letakkan sebelumnya


" Meledak lah untukku " Lin Feng langsung mengaktifkan semua dinamit yang ada di markas bawah tanah di depan nya itu ,


Booomm......Booomm.....


Booomm......Booomm.....


kemudian gemuruh suara dentuman bersahut sahutan disertai goncangan tanah akibat dari letakan bawah tanah tersebut , yang perlahan mulai amblas ke bawah menimbun semua yang ada di dalam markas bawah tanah itu yang tidak sempat bereaksi , karena memang Lin Feng sengaja melakukan itu hampir tengah malam agar mereka mati dalam keadaan pulas tanpa sempat bereaksi karena memang waktu saat ini adalah saat saat mereka tidur


Lin Feng yang mendengar ledakan yang sahut sahutan di depan nya nampak berbinar, apalagi dinamit yang ia gunakan cukup besar sehingga suara yang di timbulkan sangatlah nyaring, juga getaran akibat ledakan itu sampai ke tempat nya berada , karena pohon yang ia tempati nampak bergoyang akibat ledakan yang terjadi di bawah tanah di depan nya itu


"Kurang ajar , siapa siapa yang berani melakukan ini pada markas topeng darah kami " Terdengar teriakkan sangat keras di tempat ledakan itu , di sana nampak 5 orang dengan baju compang camping tengah melayang di udara , dengan wajah yang nampak mengerikan karena sangat marah , bagaimana mereka berlima tidak marah , karena hanya mereka berlima lah yang masih bisa bertahan akibat ledakan yang tiba tiba tejadi di markas bawah tanah mereka , sementara 6 ketua lainnya tidak sempat melarikan diri karena memang kekuatan mereka lebih rendah dari 5 orang yang selamat tersebut , sementara untuk anggota kelompok orang orang yang selamat tersebut , jangan ditanya lagi , karena tidak ada satupun yang selamat dari ledakan itu , dan tertimbun di dalam sana


"Apakah hanya kita yang selamat .?" tanya topeng 1 setelah melihat hanya mereka berlima yang berhasil keluar dari dalam reruntuhan markas mereka sebelumnya


empat orang yang di tanya tidak menjawab , karena masih sangat syok dengan kejadian yang menimpa mereka , karena sewaktu kejadian tersebut Mereke masih tertidur beruntung topeng 1 membangun kan mereka tepat waktu jika tidak sudah di pastikan mereka akan menyatu dengan tanah sekarang ini

__ADS_1


"Siapapun yang sudah melakukan ini , aku bersumpah akan membalas nya dengan siksaan yang Paling kejam " sambil berteriak marah , topeng 1 melepaskan berbagai jurus ke berbagai arah untuk melampiaskan kemarahannya , saking marahnya dia sampai tidak menyadari jika serangan yang ia lepas kan semuanya meledak saat mengenai aray yang sudah Lin geng kadang sbelumnya


sementara Lin Feng yang menjadi pelakunya nampak menikmati keputus asaan yang di tunjukkan oleh topeng 1 , dan Lin Feng lengsung membidik kan senapan yang ada di depan nya ke arah salah satu dari empat orang yang nampak masih mengatur nafasnya akibat kejadian yang tiba tiba hampir merenggut nyawa mereka sebelum nya


"Apa yang kamu lakukan bodoh " Suara Lin Feng menggema di dalam kubah yang mengurung Topeng 1 dan empat rekannya tersebut


"Kau, siapa kau sialan , tunjukkan dirimu agar aku bisa menyiksamu dengan kejam atas apa yang kamu lakukan pada semua orang orang ku dan juga markas ku , Perlihatkan dirimu sialan " Topeng 1 menoleh ke kiri dan ke kanan untuk mencari pemilik suara yang berbicara kepadanya sebelum nya


"Hahahahah , apakah kamu suka dengan hadiah yang aku berikan , jika masih kurang coba kamu lihat mereka berempat " Lin Feng tertawa dengan keras sedangkan senapan nya sudah mengunci salah satu dari empat orang yang ada di samping topeng 1 , mereka adalah Topeng 2 ,3 ,4 dan yang terkahir topeng 5


Topeng 1 menoleh ke arah empat rekannya berada


pyak......Buk....


ketiga orang yang memang dekat dengan topeng 5 langsung bergidik ngeri ,pasalnya mereka juga tidak tau apa penyebab kepala teman nya itu tiba tiba meledak sebelumnya


"satu tumbang sekarang sisa kalian berempat ayo siapa dulu yang ingin menyusul teman Kelian sebelum nya , " Lagi lagi suara Lin Feng menggema di telinga empat orang tersebut ,


"Tolong ampuni kami "


Bruk , Bruk ,.Bruk ,

__ADS_1


tiga orang yang sbelumnya menyaksikan dengan jelas kematian temannya itu , tanpa pikir panjang langsung menjatuhkan tubuh mereka ke tanah dari ketinggian , karena takut kejadian yang menimpa topeng 5 juga menimpa mereka


"Hahahaha , apakah kau tidak mau memohon ampun juga, siapa tau aku berubah pikiran kemudian melepas kan mu " ucap Lin Feng main main pada topeng 1 yang nampak masih ragu untuk menyerah atau masih ingin melawan


"Baiklah jika hitungan 1 sampai 5 kamu masih tidak menyerah dan tidak memohon seperti mereka, maka salah satu dari mereka bertiga akan mati "


"1, 2, 3, " Lin Feng mulai menghitung sepeti yang ia katakan sebelumnya nya , sedangkan moncong senapan nya sudah ia arahkan ke arah kening dari topeng 4


"4,"


"5"


Dor


pyak....


suara tembakan di lepaskan oleh Lin Feng terdengar karena topeng 1 tidak bergerak dari tempatnya , dan sesuai dengan yang sudah Lin Feng katakan sebelumnya , tiba tiba kepala topeng 4 meledak seperti yang terjadi pada topeng 5 sebelum nya ,


tapi kali ini lebih membuat teror itu semakin nyata bagi 2 orang yang ada di samping topeng 4 karena darah dari meledaknya kepala rekannya itu langsung mengenai mereka karena posisi mereka sangat dekat , dan kejadian itu di saksikan langsung oleh mereka berdua , membuat topeng 2 dan 3 bergetar badannya karena teror yang di berikan oleh Lin Feng pada mereka ,


sementara Topeng 1 semakin gemetar badannya , meskipun dirinya cukup jauh dari posisi topeng 4 tapi dia bisa melihat jelas apa yang terjadi pada rekannya itu ,

__ADS_1


"Bagaimana sekarang , apakah kalian menyukai pesta yang aku buatkan untuk kalian " Lin Feng Semakin puas dengan wajah ketakutan ketiga orang yang tersisa di dalam kubah kurungan formasi yang ia buat , meskipun cara yang di gunakan Lin Feng terkesan kejam Lin Feng tidak peduli , karena ia sangat benci dengan kultivator yang menggunakan kekuatan yang dimiliki hanya untuk menindas manusia biasa seperti yang di lakukan oleh kelompok yang tengah di siksa mentalnya oleh Lin Feng saat ini , dengan membunuh teman mereka dengan kejam tepat di hadapan mereka


__ADS_2