DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Rencana Cong Li | Kekesalan Tuan Kota


__ADS_3

Pertanyaan yang di lontarkan oleh tuan kota membuat pipi Ling Ling panas di balik cadar nya , tapi karena sudah terlanjur mengatakan sebelum nya jika dirinya sudah memiliki suami maka Ling Ling memutuskan untuk menjawab pertanyaan itu


"Benar , orang yang memukuli dua orang bodoh sebelumnya adalah suamiku dan saat ini kami hanya ingin sarapan berdua dengan tenang di pagi ini , tapi ada saja gangguan yang datang untuk menggagalkan sarapan kami , menurutmu pak tua , apakah aku harus bagaimana pada orang orang yang menganggu waktu sarapan ku dan suami ku.?" Ling Ling membenarkan pertanyaan tuan kota sebelum nya dan mengajukan pertanyaan yang membuat jantung tuan kota hampir melompat keluar karena dirinya juga salah satu dari orang yang di maksud oleh Ling Ling sbelumnya sehingga membuat tuan kota gugup untuk menjawab pertanyaan pertanyaan itu , karena jika dia sampai salah menjawab takut sang Dewi akan marah dan mengamuk di kota ini karena tersinggung dengan jawaban nya


"Dewi saya...


"Lupakan , segera tinggal kan tempat ini dan satu lagi jangan menggangnggu Ku lagi atau aku akan bertamu ke tempat mu nanti bersama suamiku untuk mengajakmu mengobrol " Ling Ling mengusir rombongan tuan kota B


agar segera pergi dari sana , dan memperingati nya untuk tidak menggangu nya lagi


"Ba baik Dewi kami mohon undur diri , sakali lagi terimakasih untuk kemurahan hati Dewi pada kami " kemudian tuan kota langsung membawa prajurit nya keluar dari sana dengan terburu buru dan mengutuk keluarga Cong yang sudah menyinggung Monster berbahaya seperti Dewi bercadar yang terkenal kejam para semua musuh nya itu ,


"Awasi kediaman keluarga bangsawan Cong , jika ada pergerakan yang mencurigakan segeralah melapor padaku, karena aku yakin orang orang bodoh itu tidak akan melepas kan suami sang Dewi karena telah menyinggung mereka , karena mereka masih belum tau siapa yang mereka singgung sebenarnya , jika tidak, mungkin mereka akan mengutuk perbuatan tuan muda mereka yang bodoh itu karena membawa bencana ke pada keluarga nya " Tuan kota memerintah kan dua prajurit nya untuk mengawasi kediaman dari keluarga bangsawan Cong agar dirinya mengetahui apa yang akan di lakukan boleh mereka ، jika mereka masih berniat untuk memprovokasi suami dari sang Dewi lagi maka tuan kota berencana untuk mengentikan nya karena takut akan terjadi kekacauan di kota nya jika sampai sang Dewi mengamuk nantinya


sementara di kediaman mewah milik keluarga Cong , Cong Li yang masih Marah dengan kondisi anaknya yang pulang dalam ke adaan cacat kini di kejutkan lagi dengan kehadiran adiknya yang berantakan dengan nafas terengah engah masuk ke dalam ruangan pertemuan yang biasa di jadikan ruangan diskusi oleh keluarga itu


"Adik, apa yang terjadi pada mu .?" cong Li memicingkan matanya menatap sang adik yang pulang dalam ke adaan menyedihkan seperti saat ini


"Ini semua gara gara bocah yang memukuli San'er sebelum nya kak, aku yang berniat memberikan pelajaran pada anak itu saat mendengar kabar jika san'er cacat karana di pukuli seseorang , kemudian aku langsung menuju restoran tempat bocah itu berada , tapi bocah itu memiliki sosok pelindung yang kuat di balik bayangan, jika tidak, aku tidak akan mungkin mengalami hal memalukan seperti ini " Cong kak menceritakan apa yang terjadi kepada nya pada Cong Li , dan masih mengira jika Lin Feng Memiliki seorang pelindung yang melindungi nya dari bayang bayang , sebab dia masih tidak percaya jika pemuda seusia Lin Feng Memiliki kekuatan seperti yang menekan tubuhnya sbelumnya nya , menurut nya itu orang lain yang melakukan nya ,

__ADS_1


"Kurang ajar , Ayo antar aku ke tempat itu untuk membalas perlakuan bocah itu pada san'er dan juga atas penghinaan yang terjadi padamu , tapi sebelum itu kita kita lihat kondisi san'er dulu , apakah tabib bisa menyembuhkan nya atau tidak " Cong Li yang mendengar itu langsung murka dan langsung meminta di bawa ke tempat Lin Feng berada untuk balas dendam dan berencana membuat pemuda yang membuat anak dan adiknya terluka merasakan apa itu Putus asa karena dia berniat menangkap dan menyiksa nya agar menjadi peringatan bagi yang lainnya agar tidak ada yang berani melawan anggota klan Cong nya lagi di Kemudian hari


"Baik kak, tapi sbelum itu aku akan berganti pakaian ku dulu , kakak tunggu di kamar san'er dulu ،aku akan menemui kakak di sana " Cong Kak tersenyum dengan penuh semangat karena dia yakin kekuatan orang yang menjaga Lin Feng tidak sampai ranah dewa langit maka dia sangat percaya diri dengan adanya Cong Li di sisinya yang memiliki kekuatan dewa langit 🌟 1


Di halaman kediaman itu nampak ramai dengan prajurit klan yang di siapkan oleh Cong Li untuk berangkat ke tempat Lin Feng , rupanya cong Li tidak main main dengan ucapan nya yang akan memberi pelajaran pada Lin Feng sbelumnya , karena saat ini sudah ada 500 prajurit yang ia bawa dengan Kultivasi di ranah Dewa kaisar 🌟 1, ini menunjukkan keseriusan Cong Li untuk membalas Lin Feng yang sudah membuat putra dan adiknya terluka dan di permalukan sebelum nya


sementara tak jauh dari gerbang kediaman bangsawan Cong , terlihat dua orang yang terus m mantau kediaman itu , mereka adalah dua orang suruhan tuan kota untuk mengawasi tempat ini sbelumnya


"Bagaimana apakah kita langsung laporkan ini pada tuan kota atau bagaimana , karana dari apa yang kita lihat saat ini kemungkinan patriak Cong Li akan menyerang seseorang , dan yang aku takutkan orang itu adalah suami sang Dewi , jika itu terjadi maka kekacauan di kota ini tidak bisa di hindari " ucap salah satu dari dua orang itu pada teman di samping nya


"Kalau begitu kamu cepat laporkan ini pada tuan kota , biar aku yang memantau disini sendiri , dan katakan pada tuan kota untuk bersiap siap takut apa yang kita pikirkan sebelumnya benar benar terjadi " teman satunya menimpali dan menyuruh temannya untuk kembali ke tempat tuan kota untuk melapor kan apa yang mereka lihat di sini


"Apakah yang kamu katakan ini benar .?" Tuan kota yang tengah duduk di ruangan nya di buat terkejut dengan laporan mata mata yang ia perintahkan untuk memantau kediaman bangsawan Cong sebelum nya


"Benar tuan , dan nampaknya mereka sebentar lagi akan berangkat ,karena sebelum aku kembali 500 prajurit klan Cong yang sudah berada di ranah dewa kaisar sudah berbaris rapi di halaman kediaman bangsawan Cong dan Hanya menunggu perintah untuk mereka bergerak "mata mata yang sebelumnya baru saja kembali dari kediaman bangsawan Cong langsung menyampaikan apa yang dia lihat sbelumnya


"Baiklah jika begitu kekacauan yang aku takut kan benar benar akan terjadi Sebentar lagi ، jika begitu kita Harus evakuasi penduduk kota yang dekat dengan restoran tempat ratu berada agar tidak terkena dampak kemarahan sang Dewi nantinya , dan kau segera kumpulkan prajurit di ranah dewa kaisar dan dewa bumi untuk menjalankan tugas yang aku sebutkan sebelum nya , dan ingat ingatkan pada mereka untuk tidak ikut campur dengan masalah ini Karena tugas kita adalah Hanya mengamankan penduduk ,jangan sampai terlibat dengan Masalah ini agar tidak memancing amarah sang Dewi lebih dalam lagi , biarkan Cong Li sialan itu yang menanggung kemarahan dari Dewi sendiri , yasudah laksanakan apa yang aku katakan sebelumnya" tuan kota memberi arahan pada orang yang menjadi mata mata sbelumnya untuk mengurus masalah ini sesuai apa yang ia katakan sebelumnya dan meminta mereka untuk tidak terlibat dalamkonflik yang akan terjadi Sebentar lagi


"Dasar keluarga Bodoh, mau mati saja masih merepotkan orang , masih ada banyak orang lain di tempat ini kenapa harus Dewi yang kau singgung sialan " Tuan kota memijat pelipisnya karena pusing dengan masalah ini dan mengutuk apa yang di lakukan oleh bangsawan Cong Li saat ini , karena ulahnya kota ini akan terkena dampaknya

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


. Bersambung

__ADS_1


__ADS_2