
Di apartemen,
Dengan Stive El Zeidan yang mematung berpikir menggunakan alas bulus cerdik macam apa agar musuh bisa sekali terperangkap tewas seketika, yah maksudnya bisa langsung mau menyerah dengan mudah menandatangani surat perceraian, semua terasa sulit, Elghora Dezira yang kini berbaring disofa berbantal kedua paha Stive tak luput dia memandang wajahnya yang teramat kesulitan mencari jebakan maut untuk Biyanka Barnia,
Ujar Elghora yang membuyarkan angannya,
"Biyanka seperti buronan saja yah, "
"Apa kau bilang El? "
"Iya dia itu buronan, kau petugas nya dan aku korban nya, hehehe, menyenangkan bukan melihat kau jadi agak unik mematung ditempat seperti itu Stive, "
"Karena aku gak bisa melihat kau menikah dengan pria lain maka nya aku harus mematung sebentar, "
"Heheh, mematung sebentar, lalu ngomel lagi, tapi aku penasaran dengan satu hal Stive, "
"Apa itu El? "
sambil membelai lembut kepala Elghora Dezira,
"Siapa calon yang akan dijodohkan dengan ku yah? kok cepet Daddy mendapatkan nya, "
"Aku tidak peduli hal itu, tapi aku lebih peduli dengan mu El, aku gak mau El ku dimiliki oleh orang lain, "
"Baik lah tapi aku masih penasaran Stive,aku punya ide, briliant! "
"kau yang mengatakan briliant aku yang merinding El, "
mengambil benda pipih tersebut lalu menekan nomor ponsel Sang kakak lalu berpesan chat dengan nya,
"Kak, mau tanya boleh? "
"Ya, katakan lah adikku yang paling manis! "
Stive yang secara sengaja membacanya jadi ikutan bingung,
ucapnya,
"Bagaimana dia bisa mengatakan kata-kata seperti itu kepada mu El? "
gerutu Elghora Dezira,
"baru juga kata-kata sudah keheranan,makanya aku kan pernah bilang kalau kakak ku itu aktif disetiap hal, bukan aku yang mengekor tapi dia, yang bersikap manis dia bukannya aku,selalu manja juga dia enggak pernah aku, dan paling menyebalkan bukan aku yang mengekor tapi dia yang selalu mengikuti ekor ku walaupun aku tak memiliki ekor, menyebalkan, "
mendengarkan penjelasan Elghora Dezira, Stive El Zeidan menarik nafas panjang lalu membuangnya,
gumamnya,
"Ternyata untuk mendapatkan mu saja banyak sekali ranjau di sekitar mu El, ibarat aku harus terjun payung sendiri menghadapi peperangan yang terlalu sengit ini, "
kemudian Chat keduanya pun berlanjut,
"Kak, tau gak siapa pria yang bakal disandingkan dengan ku itu? "
__ADS_1
"Ya, kenapa cantik?
" Bisa beritahu El gak kak tentang keluarga nya, mungkin El bisa tau kak? "
"Baiklah tapi sepertinya kau juga akan terkejut El, dia dari keluarga Zoead, bagaimana menurut mu? "
"What? Zoead, bukannya dia memiliki satu putra tunggal kak, kalau tidak salah namanya Lezif Zoead, benar kan? "
"Yah, tunggu, kau mengenal nya? "
"iya kak, bukannya dia yang selalu nempel sama kakak ya? "
"Ya, dia adalah sahabat kakak, "
"Oh, tapi bukannya dia seorang Milyader kak, kok bisa nyasarnya ke Elghora sih? gimana ceritanya itu? "
"Kurang lebih nya kakak gak tau, tapi yang jelas sekarang tergantung dari tindakan kekasih mu itu, "
"iya juga sih kak, "
"Terus, gimana dia? "
"Lagi jadi patung kak sebentar katanya,"
"Patung, ngapain El? "
"Lagi proses melenyapkan anak seseorang, bilang nya sih gitu kak, "
"Apa? dibunuh? "
"makin cantik kalau lagi ngambek kek gini El, "
sambung Stive sedari tadi gak bisa fokus gara-gara melihat obrolan kedua bersaudara angkat tersebut,
"Kakak mu pinter juga menggoda El? "
sahut Elghora Dezira,
"Wah parah gak main kalau menggoda nya dengan ku, tapi giliran cewek lain tu muka bercap stempel Kulkas dua pintu, alias ni watak kakak gue yang gak main-main,hebat kan, bahkan gila nya melebihi dirimu Stive El Zeidan, "
lalu tiba-tiba percakapan mereka terhenti kala Sang kakak memberi pesan stiker bergambar hati,Elghora Dezira pun langsung menatap wajah kesal Stive El Zeidan bukan main,
kesalnya,
"Kapan-kapan aku pengen ketemu sama kakak angkat lo deh El? pengen banget lihat tampangnya itu! "
"Haduhh tak masalah, seenggaknya nanti kalau ketemu jangan Demen, entar gue mala makan ati lagi, "
"El aku gak belok, tapi lurus, inget itu! "
"Kan kakak ku cantik, banget malah, makanya dia diangkat dari keluarga mafia masuk ke dalam keturunan Dezir, sebenarnya dia pewaris tunggal milik almarhum Mam, sedangkan aku sendiri diberikan segala hal dari pihak Daddy,makanya dia sangat extra ful menjaga ku Stive,dan satu hal aku tak diizinkan sama Daddy untuk bekerja, melainkan untuk menikmati hasilnya saja, alasan gila ini membuat ku jengah dan gak pengen berlama-lama dikediaman Dezir, "
"Aku tidak menyangka kalau keluarga mu sangat berkelas tinggi El, sebenarnya tidak heran dengan semua kekayaan Daddy mu pasti apa yang kau habiskan gak akan berpengaruh, apalagi yang ku lihat kau beda dari wanita berkedok wajah mulus namun nge-mall melulu, alias, "
__ADS_1
"Suka uang, heheheh, kadang aku sampai main petak umpet nyembunyiin uang sama Daddy, "
"Kenapa? "
"Ya masak uang beberapa juta di suruh ngabisin sehari, jadi Aku ambil taktik dengan ngumpetin tu uang disegala tempat Stive, "
"Ketahuan gak? kan secara pengawal Daddy mu mesti ikutan ronda juga kan? "
"iya sih ketahuan, dan malah ditambah lagi uang sakunya makanya aku kabur, kan capek gak tau buat apa uang segitu banyaknya di suruh ngabisin Stive, jadi Elghora ngambek dan males pulang, "
"kau itu emang lucu El, "
"Tapi, apa Biyanka gak mencari mu Stive, udah seharian Penuh lo kau disini? "
"Biarkan dia bingung sendiri, ngapain juga mikirin orang yang gak pernah mikirin perasaan seseorang El, kau itu udah disakitin juga ngapain sih kepikiran tu anak, biarin aja, aku akan menginap disini El, mungkin beberapa hari, "
"Apa? kok lama, "
"Kenapa kaget sayang? "
sembari merangkul tubuh molek Elghora Dezira,
"Gimana sampai tu cewek kemari Stive? takutnya bisa gue bunuh,gara-gara nahan emosi tujuh turunan kalau liat wajah protagonis yang dominan antagonis itu,kesel banget Stive, "
"Gimana kalau sekarang kita jalan-jalan keluar nikmatin kebersamaan kita, oke gak? "
"Banget deh pokoknya, ayuuk, "
akhirnya mereka berdua pun bersiap untuk berangkat menuju kesenangan selepas kerinduan yang teramat dalam bisa kembali berduaan lagi,
***********
Sedangkan si Biyanka Barnia mendapatkan kabar dari sang teman terdekat bahwa ia mendapati Sang suami tengah bersama dengan seorang wanita, yang tidak lain nama tak asing yang membikin Biyanka Barnia geram sejadi-jadinya,
"Aaaaaa, Tu anak ngapain lagi sih, deketin suami ku mulu, gak ada apa cowok lain dipikirannya, aku harus cari cara agar dia jerah untuk mendekati Stive milikku, hemmm, sepertinya aku tau sesuatu yang akan membikin dia tak lagi menemui suami ku, pelakor gila, tunggu saja permainan ku yang akan mempermalukan dirimu, dasar Wanita gila Elghora Dezira,kau pikir aku akan diam saja ketika seseorang seperti dirimu menganggu milikku, kita lihat siapa pemenangnya kali ini! "
Tanpa sepengetahuan Stive Biyanka Barnia telah membayar temannya untuk mengawasi pergerakan keduanya dimana pun mereka berada,sebenarnya mereka sempat menolak,namun karena uang yang dijanjikan cukup fantastis makanya sahabat nya langsung menyetujuinya,sedangkan dua sejoli yang kini bersenang-senang tak tau sedang mendapatkan pantauan khusus dari si biang kerok yang akan siap menuju ke lokasi dimana mereka berada, akan ada pertumpahan sengit memperebutkan Stive El Zeidan disana,
*********
Tepat diTaman bunga tempat favorit Elghora Dezira dengan pemandangan indah yang luar biasa, Elghora Dezira sangat terpesona akan indahnya dari pancaran semua tumbuhan disana,
Ucap Elghora,
"Terimakasih Stive sudah memberikan aku kebahagiaan yang menakjubkan seperti ini, "
jawab Stive yang tak pernah lepas dengan memberikan kasih sayangnya kepada dirinya,
bisiknya,
"Ini adalah hal yang akan selalu ku ingat El, dimana ada pemandangan disitulah ada dirimu yang selalu mengingatkan ku, kau telah menjadi separuh bagian dalam tubuh ku El,jadi tetaplah bertahan untuk ku, "
pelukan yang tak lepas dari kebiasaan Stive saat bersama dengan Elghora,
__ADS_1
Namun tak diduga dari belakang mereka datanglah seseorang yang datang tanpa diundang.