
Keesokan harinya Elghora Dezira dia dibangun kan Sang kakak Elghone Dezirev untuk lekas turun agar bisa makan bersama,
Keluh nya,
"Masih pagi kak, ngantuk, bobok dulu okey! "
Tiba-tiba ditarik lah selimut hangat yang sudah menutup seluruh tubuhnya, ia yang merasakan tak ada penghangat menempel dibadan, ditarik lah kembali dengan paksa oleh Elghora Dezira,
"Astaga kak dingin, pengen tidur, berat ni mata, lanjutin aja tanpa ku, capek! "
melihat sikap manja Elghora Dezira membuat Elghone menatap kepada Luwis Ndrizen,
"Apa dia seperti ini kepada mu juga? Luwis, "
Luwis hanya tersenyum memandang Sang kakak Nona nya,
"Hah jadi aku harus turun dengan sebuah kegagalan tanpa mu, mustahil, baiklah sekarang aku akan membuat mu jengah di pagi hari, bersiaplah Elghora Dezira! "
mendengar penuturan tersebut Luwis pun mengambil ancang-ancang untuk menjauh agar tak mendapatkan balasan pula, sebab dirinya tau jika Nona nya paling tidak suka jika tidurnya diganggu,
melihat nya menjauh, Elghone pun bertanya padanya,
"Kenapa kau malah menjauh Luwis?tidak kah seharusnya kau itu membantu ku, emm! "
jawab Luwis Ndrizen sambil gelagap bingung,
"Em... ti... dak Tuan, say permisi saja dulu, soalnya masih pengen hidup, "
pergi keluar kamar begitu saja,
Sekejap mata selimut ditarik kemudian dibuang ke sembarang tempat,lalu diambil pula bantal yang dibuat nya tertidur lelap, sontak sekejap saja Elghora Dezira terduduk mengernyitkan dahinya yang begitu pusing, dan,
"BRUAK, "
Vas bunga jatuh ke lantai karena lemparan kuat Elghora,
"BUK,BUK, BUK, "
melempar empat bantal ke arah Elghone,
"DAK, DAK, DUAK, "
kembali dilemparkan apapun yang terlihat olehnya, hingga Elghone Dezirev hanya mampu menghindari nya,
Ujarnya,
"Jika seperti ini caranya, pantas Luwis tidak brani membangun nya,aku bahkan baru tau kalau bangun tidur bisa menimbulkan efek samping seperti ini, dasar sialan, kenapa ia tidak memberitahu ku? Oh astaga, perkataan nya barusan yang masih ingin hidup maksudnya adalah murkanya Elghora yang terganggu saat tidur, lain kali aku tak akan melakukan hal seperti ini, bahkan sekarang aku terpojok tak bisa keluar, sekarang bagaimana aku bisa terselamatkan? "
Tak kunjung memiliki ide untuk kabur, akhirnya ia memikirkan jalan pintas, yaitu dengan membuka jendela kamar dan keluar dari sana,
__ADS_1
Teriak nya keras,
"Woi ngapain kabur, kemari awas jika kau berani sekali lagi mencari masalah, mati kau, Elghone Dezirev! "
mendengar ancaman dari Sang Adik ia hanya bisa geleng-geleng kepala,
geramnya,
"Sepertinya Stive El Zeidan buta, atau memang dia menyukai tipe seperti itu, lalu bagaimana ketika ia meminta jatah dengan membangun kan nya? maka bisa dipastikan, dia akan tewas tergeletak diranjang, mampus kau ditempat Stive, Nyawa lo akan melayang jika sampai menikahi nya, untung bisa kabur lebih cepat, "
melihat dari jendela atas, Luwis hanya bisa tersenyum pasti Sang kakak mendapatkan gempuran lemparan bertahap dari Nona yang sangat menakutkan itu,
"Dia bisa keluar dengan selamat, berarti bisa dipastikan hidupnya masih beruntung, heheh, untung aku tau hal yang berkaitan dengan Nona Elghora Dezira,"
Sedangkan Sang Daddy yang tepat disana sempat kaget hingga bertanya kepada Putra tertua nya,
"Kau sedang apa Elghone, atraksi di pagi hari, tidak kah menurut mu itu aneh, kenapa harus meloncat dari jendela atas?apa ada sesuatu yang terjadi? "
Elghone Dezirev langsung menanggapi Sang Daddy,
"Ya, Tiba-tiba macan tidur mengamuk brutal tidak jelas, dari pada aku kena imbasnya, mending kabur, masih sayang sama nyawa satu ini Dad, "
jelas Elzedam Deziren,
"Maksud mu macan tidur itu adik mu, hemm, "
sambil menganggukkan kepala dan,
"BUK, "
"Kau sadar kalau dia adik mu Elghone, "
pukulan terdampar tepat dibahu nya,
Setelah beberapa jam akhirnya keluarga besar Dezir berkumpul dimeja makan menikmati makanan nya,
Peringat nya,
"Jika kau sampai kedua kalinya berlagak dikamar mu, aku pastikan, leher mu jadi taruhan nya, paham Elghone Dezirev! "
melihat peringatan keras dari Elghora Dezira, Elzedam Deziren tersenyum lebar, sebab hal seperti ini adalah yang paling dirindukan olehnya, melihat kedua anak itu dihadapan kedua mata berbinar maka seketika air mata kebahagiaan mengalir dengan sempurna,
Elghora Dezira yang melihat hal itu kembali menyalahkan Sang kakak,
"Lihatlah kau, tanpa sadar membuat Daddy menangis, dasar anak tertua tapi nyebelin nya selangit, "
Elghone Dezirev tak Terima,
"Yah kau sadar dengan ucapan mu! "
__ADS_1
jawab nya,
"Lo gak liat ni mata masih nempol ditempat seperti sedia kala, hemm, lo aja gak sadar makanya dijamin aku mengucapkan nya secara sadar, makanya benar, semua karena ulah mu, "
masih tak bisa diterima dari pendapatan nya barusan,
"Kau itu belajar dimana bisa jadi pinter nya kelewat batas, hah? sampai bisa kebalik aneh kek gini, pasti yang ngajar lebih gila dari seorang pengajar yang wajar di sembarang tempat, lagian kau itu kenapa juga sih bisa kek jadi begini modelnya?"
Elzedam tertawa lepas dihadapan kedua anaknya, hal itu membuat keduanya bergumam serius,
"Kak, kayaknya udah gak normal tu? "
"Bisa jadi, tapi kenapa? kok bisa, "
"Kesambet bocil lewat mungkin! "
"Siapa tu bocil? "
"Anak lo yang ada diluar kandungan, ngerti gak? "
"Jangan buat otak ku muter, bocil dari mana? "
"Mana ku tau, gue gak nanyak, heheh, "
"Kau itu udah gak beres rupa nya, "
"Jelas lah, kalau gue diberesin emang barang apa, enak aja tinggal beresin, stempel gue berlebel branded kali, "
"Berapa kali kau menjadi barang branded, pikiran mu sebaiknya di servis biar bener, "
"Lo pikir gue ini Motor apa perlu di servis, enggak lah, perlu di cumbu biar candu, heheh, "
"Wah, wah, wah, gila nya keluar lagi, lebih parah pula, "
"Napa, kakak ku gak pernah merasa candu kan, paling juga cumbu dengan pawang nya doang, heheh, Daddy, kenal pawang nya Elghone gak? "
"Pawang, bahas apa tanya nya pun gak ada sambung nya, gimana kau ini? "
"Gak liat sedari tadi udah gue sambungin tanpa aba-aba, heheh, lagian pasti pawang lo labil deh, mana gak pernah nongol,emang kau sembunyikan dimana sih kak, emm? "
"Diantara paha gue napa emang? mau lihat! "
"Gue smash baru tau rasa, kejang lo nyungsep dibawah, bagus juga buat tonton nan, "
"Astaga inilah alasan kenapa aku sangat capek berurusan dengan cewek? apalagi modelnya versi saudara kembar adik ku, bisa mati berdiri ni hidup, hah, "
"Haduhh, manis deh kakak ku, untung gak ada yang sama! "
"Kenapa? "
__ADS_1
"Pengen gue transfer ke orang biar tau, rasanya menyantap kakak keren tiada duanya seperti mu, kkkkkk menyenangkan pastinya, pasti pada rebutan, ihuiii. "
"Lama-lama ni otak jadi ikutan stress deh, "